
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyoroti lebih banyaknya penggunaan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia di ruang publik seperti bandara hingga lembaga pemerintahan. Ia memberi contoh banyaknya tulisan berbahasa asing dibandingkan Indonesia di bandara. Padahal menurutnya itu merupakan pintu gerbang Indonesia.
Mu’ti juga menyoroti penggunaan bahasa asing dalam pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan lembaga negara. Hal itu ia katakan dalam sambutannya di puncak perayaan Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 yang di gelar di Kemendikdasmen, Jakarta pada Rabu (28/10).