
Pemprov DKI pun sudah melakukan berbagai upaya edukasi ke masyarakat melalui lurah RT/RW hingga posyandu, agar masyarakat bisa membedakan informasi benar dan palsu. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga meluncurkan program Duta Antihoaks Jakarta 2026 yang melibatkan 356 pelajar dari 110 SMA di Jakarta.