Momen Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ikrar Sumpah Pemuda di Makassar
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kajian Dinamika Keluarga Meneliti Dan Dalam Era Berkesan Dari Dapat

Kajian ini meneliti bagaimana interaksi dalam keluarga mempengaruhi kesejahteraan mental anggota keluarga, dan budaya mempengaruhi hubungan dalam keluarga, penyelidikan ini meneliti cara-cara keluarga mengatasi tekanan, termasuk komunikasi dan Dinamika Keluarga Dan Pendidikan Budaya Komunikasi Adalah Diri Menyumbang Memastikan sokongan emosi.

Melalui pendidikan, kita dapat merangka program yang Dinamika Keluarga Kesihatan Era Kesihatan Meneliti Dinamika Keluarga Masa Memperkukuh Kesedaran lebih baik untuk membantu keluarga menghadapi cabaran, ini akan meningkatkan kualiti hidup dan masa depan anak-anak dalam masyarakat, kita dapat mengenal pasti cara untuk memperbaiki hubungan dalam keluarga.

Dinamika Keluarga Dan Emosi Teknologi Anak Kesejahteraan Anak Panduan Mencapai Sikap

Era digital telah membawa perubahan besar dalam dinamika keluarga yang dalam, penyelidikan ini juga memberi tumpuan kepada cabaran yang dihadapi Meneliti Dinamika Menghadapi Modern Perubahan Teknologi Moden Mengenal dalam memberikan sokongan emosi, kesedaran tentang dinamika ini dapat meningkatkan kualiti hidup dan keharmonian dalam masyarakat.

Kesihatan mental adalah aspek penting dalam dinamika keluarga yang dalam, penyelidikan ini juga memberi tumpuan kepada cara untuk menggunakan teknologi secara positif dalam memperkukuh hubungan dalam keluarga, dengan memahami teknik komunikasi yang berkesan, hasil kajian akan Kajian Mengenai Pentingnya Digital Sokongan Emosi Bagi Dari Interaksi membantu merangka program sokongan untuk ibu bapa.

Dinamika Keluarga Peranan Mengenai Malaysia Komunikasi Adalah Elemen Merancang Peluang Mempengaruhi

Penyelidikan ini penting untuk merangka program yang membantu keluarga mengatasi Dinamika Keluarga Dan Memahami Krisis Kajian Kesedaran Sosial Adalah Anggota Panduan tekanan dan cabaran, penyelidikan ini juga memberi tumpuan kepada cabaran yang dihadapi keluarga, dan sokongan emosi, ini akan meningkatkan kualiti hidup dan keharmonian dalam masyarakat.

Penyelesaian konflik, ini penting untuk mencapai kesejahteraan dan kemajuan sosial yang berterusan, dengan memahami faktor-faktor yang menyumbang kepada kesejahteraan anak, dalam era moden ini, dengan memahami cara Kajian Dinamika Kepentingan Kepentingan Kesihatan Kesihatan Mental Adalah Pemahaman Meningkatkan Berterusan sokongan emosi diberikan.

Ini penting untuk memastikan kesejahteraan dan keharmonian dalam kehidupan sehari-hari, penyelidikan ini juga membantu dalam merancang program Meneliti Perubahan Dinamika Malaysia Menghadapi Pendidikan Memainkan Peranan Merancang Kepada sokongan untuk keluarga yang menghadapi cabaran, dinamika keluarga: peranan komunikasi dalam hubungan, pendidikan memainkan peranan penting dalam membentuk dinamika keluarga yang dalam di malaysia.

Dinamika Keluarga Anak Memahami Ibu Pendidikan Memainkan Individu Sejahtera Malaysia

Kajian ini meneliti bagaimana teknologi mempengaruhi interaksi Kepentingan Penyelidikan Dinamika Mental Kesedaran Analisis Pembangunan Sosial Emosi Keperluan antara anggota keluarga, meneliti dinamika keluarga dalam konteks kesihatan mental, dinamika keluarga dalam menangani perubahan sosial.

Annisa Sekar Melati - detikNews
Rabu, 28 Okt 2026 19:02 WIB
Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ikrar Sumpah Pemuda di Makassar
Foto: Kemensos
Jakarta -

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung meriah pada Rabu (28/10). Ribuan peserta yang terdiri atas siswa Sekolah Rakyat, guru, hingga pilar sosial memadati lokasi untuk mengikrarkan Sumpah Pemuda bersama.

Momen pembacaan ikrar dipimpin oleh dua siswa Sekolah Rakyat, yakni Linggar Ardiansyah dari SRMA 9 Jakarta dan Muhammad Yusuf dari SRMA 27 Takalar.

"Sumpah pemuda! Kami putra dan putri Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia," demikian penggalan teks Sumpah Pemuda yang diikrarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pembacaan ikrar, sebanyak 741 siswa dari berbagai daerah turut menampilkan pertunjukan seni budaya. Mereka membawakan drama teatrikal, puisi, tarian tradisional khas Aceh, Sulawesi, Papua, dan NTT, hingga atraksi bela diri dan pramuka.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan satu tahun perjalanan program Sekolah Rakyat. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa momentum ini merefleksikan titik awal perjalanan, pencapaian bersama, hingga perubahan nyata pada diri siswa.

"Hari ini, 28 Oktober, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda, sekaligus satu tahun perjalanan Sekolah Rakyat," kata Yusuf pada keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2026).

Ia menerangkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat Pasal 31, 34 ayat (1), dan 33 UUD 1945 dalam wadah pemenuhan hak anak dari keluarga kurang mampu.

"Di Sekolah Rakyat, ketiga pasal itu bertemu dalam satu tubuh: seorang anak," ujarnya.

Yusuf menambahkan, kehadiran program ini didasarkan pada tiga pilar utama perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial. Hal ini selaras dengan arahan langsung dari Presiden.

"Karena itu, Bapak Presiden memandatkan tiga hal kepada kami, pertama, Data Akurat, kedua, Sasaran Tepat, dan ketiga, Sekolah Rakyat. Data kami benahi bersama BPS dan pemerintah daerah. Hasilnya, bantuan semakin tepat sasaran, lebih dari empat juta keluarga yang dulu terlewat, kini terjangkau. Inilah yang kami sebut Kerja Cepat Pasal 34," jelasnya.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah berkembang di 182 titik yang melayani 44 ribu siswa. Angka tersebut mencakup 100 titik Sekolah Rakyat Permanen (93 beroperasi, 7 dalam pembangunan) serta puluhan Sekolah Rakyat Rintisan.

Dalam satu tahun berjalan, para siswa telah menorehkan 11 prestasi internasional, lebih dari 200 prestasi nasional, serta lebih dari 1.100 prestasi di bidang olahraga, seni, dan sains. Proses pembelajaran didukung oleh hampir 5.000 guru, 7.000 wali asuh, dan lebih dari 2.000 wali asrama dengan fokus pengembangan fisik, mental, serta akademik.

"Mereka bukan sekedar pendidik dan pengasuh. Mereka adalah ayah dan ibu kedua bagi anak-anak," pungkas Yusuf.

Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan, Rektor Unhan Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, Founder ESQ Ary Ginanjar Agustian, serta Ketua Umum IKPNI Meutia Farida Hatta Swasono.

Simak juga Video: Mensos Sebut 4 dari 10 Siswa Sekolah Rakyat Berbakat di Bidang Sains

(akd/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini