Legenda Real Madrid,Toni Kroos, memuji Jose Mourinho saat membawa El Real mengalahkan Barcelona di El Clasico. El Barca dibikin tak berkutik meski mendominasi laga.
Real Madrid mampu mengalahkan Barcelona 1-2 pada laga El Clasico di Camp Nou, Senin (26/10/2026). Dua gol El Real lahir lewat brace Kylian Mbappe yang hanya bisa dibalas sekali oleh Raphinha.
Hasil ini bikin Madrid mengakhiri rekor sempurna Barcelona di LaLiga musim ini. Posisi El Barca di puncak kini juga tak sepenuhnya aman. Barcelona yang meraih 27 angka hanya tertinggal dua poin dan tiga poin dari duo Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid di bawahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mampu menerapkan taktik yang sangat jitu hingga mampu membawa pulang tiga angka dari markas Barcelona. Los Blancos mengandalkan permainan solid dan serangan cepat untuk menghukum Barcelona.
Taktik Mourinho terbukti mematikan. Madrid memang kalah dari penguasaan bola dari Barcelona dengan perbandingan 37 persen dan 67 persen. Namun, mereka lebih efektif di depan gawang hingga bisa meraih kemenangan.
Legenda Madrid, Toni Kroos, memuji pendekatan taktik dari Mourinho. Menurutnya, Madrid tampil berani bersama The Special One di El Clasico.
"Real Madrid dan Mourinho tampil sangat berani di Camp Nou, dan itu menjadi perbedaan besar dibandingkan dengan laga-laga Clasico sebelumnya," ujar Kroos dikutip dari Sport Mole.
"Para pemain depan menunjukkan kualitas mereka. Ada pula momen-momen di mana mereka bertahan dengan baik, seperti saat Barca menyamakan kedudukan. Pada saat itu, siapa pun di antara kami pasti akan menerima hasil imbang tersebut," jelasnya.
Pria asal Jerman ini juga menyebut taktik Mourinho mampu bikin Barcelona tak berkutik meski mendominasi laga. Hal tersebut karena para pemain Madrid bisa meredam tekanan El Barca.
"Barcelona adalah tim yang lebih baik dalam hal permainan sepakbola karena mereka lebih mendominasi pertandingan dibandingkan Madrid. Namun, mereka kesulitan saat strategi tekanan (pressing) mereka tidak berjalan dan mereka harus bertahan," ujarnya.
(pur/adp)





























































