Tak hanya tempat makan langganan PNS, beberapa warung makan langganan pejabat juga bikin penasaran. Rekomendasinya bisa menjadi alternatif makan siang hari ini.
Di sejumlah sudut ibu kota, terdapat tempat makan yang sudah beroperasi selama puluhan tahun. Beberapa di antaranya bahkan dikenal sebagai tempat bersantap favorit para pejabat hingga tokoh penting.
Menariknya, tempat makan tersebut tidak selalu berupa restoran mewah. Ada pula warung sederhana yang justru populer berkat racikan makanan khas Nusantara dan cita rasa yang dipertahankan sejak lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 5 tempat makan siang langganan pejabat:
Cicip Ayam Afrika, Begini Komentar Menteri Keuangan Purbaya Foto: Instagram/menkeuri |
1. Ayam Afrika
Ayam Afrika menjadi salah satu pilihan kuliner unik di kawasan perkantoran. Tempat makannya sederhana dengan suasana warung yang ramai pernah dikunjungi oleh Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan RI.
Menu andalannya berupa ayam goreng ala Afrika yang disajikan dengan taburan bawang bombai goreng melimpah. Saat menjabat menjadi Menteri Keuangan RI, Purbaya dan timnya mengaku ketagihan menikmati Ayam Afrika.
Harga makanan di sini berkisar Rp17.000-Rp60.000. Lokasinya berada di Jalan Kebon Sirih Timur Dalam No. 2, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
2. Soto Betawi H. Ma'ruf
Soto Betawi H. Ma'ruf merupakan tempat makan legendaris yang sudah dikenal sejak 1940-an. Awalnya, H. Ma'ruf berjualan dengan cara dipikul sebelum akhirnya membuka restoran sendiri pada 1983 di Taman Ismail Marzuki.
Tempat makan ini menawarkan berbagai jenis soto khas Betawi dengan berbagai isian yang bisa dipilih sesuai selera. Sederet nama pejabat banyak yang pernah makan di sini, misalnya Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, hingga Adhyaksa Dault.
Harga soto Betawi kuah susu sekitar Rp60.000, sedangkan versi kuah bening dibanderol Rp58.000. Lokasinya di Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.
3. Sop Buntut Cut Meutia
Sop Buntut Cut Meutia merupakan warung makan legendaris yang sudah beroperasi sejak 1970-an. Tempatnya sederhana dengan konsep warung makan khas Jakarta yang kerap dipadati pelanggan saat jam makan siang.
Sop buntut rebus menjadi menu andalan dengan kuah bening gurih dan potongan daging yang besar. Mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui racikan sop buntut di sini menjadi salah satu makanan favoritnya.
Harga sop buntut sekitar Rp60.000 per porsi, sedangkan sop iga dan iga bakar sekitar Rp65.000. Alamatnya berada di Jalan Menteng Kecil No. 4-5, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
Puan Maharani makan di Soto Banjar Bang Suhai. Foto: Instagram Soto Banjar Bang Suhai |
4. Soto Banjar Kuin Abang Suhai
Di kawasan Sabang, Jakarta Pusat ada sebuah warung makan yang menawarkan soto banjar otentik dengan nama Soto Banjar Kuin. Tempat makan ini sudah sering dikunjungi para pejaat, salah satunya menjadi destinasi Puan Maharani setelah menghadiri acara di Istana Negara.
Menu andalannya adalah soto Banjar dengan kuah gurih berempah dan suwiran ayam kampung. Pemiliknya menggunakan resep turun temurun dari keluarganya yang juga penjual soto banjar legendaris di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Seporsi soto Banjar dibanderol sekitar Rp50.000an. Gerainya dapat ditemukan di Jalan H. Agus Salim No. 22C, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
5. Gado-Gado Direksi
Gado-Gado Direksi merupakan salah satu kuliner legendaris yang sudah berjualan sejak 1967. Tak hanya para foodies, banyak pejabat yang menjadi langganan setia di sini.
Nama-nama seperti Gus Dur, Megawati Soekarnoputri hingga Soeharto disebut sering memesan racikan gado-gado enak dari tempat ini. Gado-gadonya berisi sayuran segar dengan bumbu kacang khas yang dibuat dari kacang tanah asal Tuban.
Seporsi gado-gado dibanderol sekitar Rp40.000. Lokasinya berada di Jalan Pintu Besar Selatan II No. 7HI, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat.
Simak Video "Video K-Talk: Dubai Chewy Cookie Tercipta dari Tangan Mantan Sersan AL Korsel"
Kepentingan Dialog Antara Seni Dan Penglibatan Komuniti Dalam Ekonomi Memperoleh Melalui(dfl/dfl)




























































Zalina Hashim Terkini Penerangan Baru Zalina Hashim Menunjukkan Mendatang Dimiliki
Refleksi Praktik Pembelajaran Diri Azra Content Shah Alam Jawapan Kenyataan