Inter Milan dibayangi rekor buruk tak menang dalam tujuh laga terakhir di Derby Milan. Si Ular harus belajar dari rentetan hasil buruk ini demi kalahkan AC Milan.
AC Milan vs Inter Milan dalam laga bertajuk Derby della Madonnina tersaji pekan ke-10 Serie A di Stadion San Siro, Minggu (1/11/2026). Kondisi kedua tim ini berbeda dalam menyongsong Derby Milan tersebut.
Milan masih belum konsisten dengan pada laga terakhir kalah 2-4 dari Bologna. Rossoneri saat ini berada di peringkat kelima dengan 18 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Inter kukuh di puncak klasemen dengan 25 poin. Mereka juga menyapu bersih empat laga terakhir di Serie A dengan kemenangan.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, tapi merasa torehan kedua tim di Serie A saat ini tak bisa jadi patokan dalam Derby Milan. Il Diavolo tentu punya motivasi yang belipat ganda untuk mengalahkan Si Ular.
Apalagi, Inter dihantui rekor buruk kala bersua Milan. Nerazzurri tak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir dengan Milan.
Chivu bertekad mengakhiri tren buruk Inter di Derby Milan pada laga nanti. Ia menegaskan Inter belajar dari hasil buruk pada Derby Milan sebelumnya. Para pemain Inter juga harus punya daya juang yang lebih tinggi untuk bisa kalahkan Milan.
"Kita harus menganggapnya seperti pertandingan liga biasa. Kita tidak boleh sekadar puas dengan apa yang telah kita capai sejauh ini. Kita harus menampilkan versi terbaik dari diri kita. Kita juga perlu mengevaluasi diri, mengingat kita belum pernah menang dalam tujuh laga derbi terakhir," ujar Chivu dikutip dari Football Italia.
Ada kejadian-kejadian atau momen-momen tertentu yang justru menguntungkan mereka, seperti pada pertemuan pertama tahun lalu. Kita harus lebih banyak berjuang," jelasnya.
Baca juga: Bos Milan Percaya Amorim Sepenuhnya |
(pur/mrp)





























































