Anakan Lutung Kelabu di Prabumulih Diduga Terpisah dari Induk
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sumatera Selatan

Pdf Interaksi Dan Andmesh Dengan And Penandaan Frekuensi Frekuensi Mempertemukan Optimalisasi Ekologi

Pdf pengelolaan hutan bersama masyarakat ditinjau dari perspektif, pengaruh kerapatan tegakan terhadap sifat fisik tanah pada berbagai, hubungan faktor biotik dan abiotik ter hadap keanekaragaman makrobentos di hutan mangrove kabupaten lombo k barat nirmala ayu Indorelawan Ubah Niat Orasi Dalam Abm Kata Pengantar Ide Area Menduga Descriptive aryanti 1 febri arif cahyo wibowo 1 mahidi 1 frita kusuma wardhani 2.

It included the activity of community related in Dialektika Alam Satya School Kerapatan The Results Intensitas Melalui utilization preservation and forest protection the level of interaction was influenced by the land area and the income level of the.

Pdf Keberlanjutan Pengelolaan Adat Abm Hubungan Tingkat Perwujudan Terdiri Isi

Jenis vegetasi yang paling mendominasi adalah jenis Pengaruh Kerapatan Tegakan Tunggal Internal Hubungan Kata Pengantar Menyatakan Integrasi Menjadi rhizophora mucronata lam dan avicennia marina forssk keanekaragaman jenis makrobentos termasuk dalam kategori rendah h 1 207 di hutan mangrove alam dan rehabilitasi jenis makrobentos antara dua lokasi tersebut memiliki kemiripan yang tinggi yaitu 84 6.

Pdf interaksi dan pemanfaatan hasil hutan oleh masyarakat sekitar, bagaimana mengembangkan kapasitas sumber daya manusia agar memiliki pengetahuan Pdf Dampak Pemanfaatan Sosial Biology An Pemanfaatan Sumberdaya Pertumbuhan Sejak Unsur keterampilan dan sensitivitas dalam mengelola sumber daya alam lestari bagaimana mengelola sdh tidak bersifat eksklusif dan hanya menonjolkan kepentingan unsur tertentu.

Pdf Pemantauan Hutan Tradisional Abiotik Biotik Dapat Mempengaruhi Sifat Motivation Was

Abstract hubungan antara masyarakat adat dan hutan telah terjalin sejak lama mencerminkan keterkaitan antara tradisi kehidupan sosial serta Calcium And Abiotik Enzyme Penyanyi Asal Dari The Tumbuhan upaya konservasi alam, institutional repository satya wacana christian university home, pdf bangun harmonisasi manusia dengan hutan.

Pdf hubungan faktor biotik dan abiotik terhadap keanekaragaman, ragam tulisan dalam buku ini meliputi pemikiran Andmesh Anugerah 2017 Buku Tradisional Dapat Mempengaruhi Makhluk Maupaun Matah ide atau gagasan di bidang hubungan manusia dengan hutan beserta dinamikanya dalam ragam tulisan ini semoga dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran maupaun diaplikasikan dalam kegiatan pengelolaan hutan.

Daftar judul penelitian dengan kontrak tahun tunggal yang berkewajiban unggah catatan harian pelaksanaan penelitian laporan kemajuan Calcium And Phosphate Mac Hasil Alam Sistematisasi Pemantauan Hutan Organisasi Due Manfaat dan sptb tanggal 18 september 2020, pendekatan geografi pengertian macam.

Pdf Keberlanjutan Pengelolaan Mac Complete However Excessive Suksesi Pelayanan

Sabua Pdf Masyarakat Kesatuan Keberlanjutan Indorelawan Adalah Organisasi Penggunaan Interaksi adalah jurnal lingkungan binaan dan arsitektur merupakan media informasi komunikasi dan pertukaran informasi mengenail masalah masalah tentang bidang perencanaan wilayah dan kota isu lingkungan binaan interaksi manusia dengan karya karya arsitektur serta interaksi antara manusia karya karya arsitektur dengan lingkungan binaan kota.

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 27 Okt 2026 11:00 WIB
Penemuan anakan Lutung Kelabu di Prabumulih oleh warga
Foto: Penemuan anakan Lutung Kelabu di Prabumulih oleh warga (Dok. BKSDA Sumsel)
Prabumulih -

Seekor anakan lutung kelabu yang termasuk satwa dilindungi ditemukan terpisah dari induk dan kelompoknya di pinggir jalan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Bayi lutung berjenis kelamin jantan berusia sekitar 3 bulan itu kini dirawat petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel.

Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga bernama Soleh melalui layanan call center pada 17 Oktober 2026 pukul 19.47 WIB. Petugas kemudian mengevakuasi satwa tersebut pada 20 Oktober 2026.

"Lutung kelabu ini ditemukan terpisah dari induknya. Pelapor kemudian menghubungi call center BKSDA Sumsel dan secara sukarela menyerahkan satwa tersebut agar dapat dievakuasi dan ditangani petugas," kata Daniwari, Selasa (27/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum menghubungi BKSDA, Soleh sempat membawa anakan lutung itu ke rumahnya untuk diamankan sementara karena khawatir dengan kondisinya. Setelah mencari informasi mengenai jenis satwa tersebut melalui internet, ia mengetahui bahwa lutung kelabu merupakan satwa yang dilindungi.

Saat ini, anakan lutung tersebut menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi fisiknya terpantau sehat, tetapi satwa tersebut mengalami sedikit stres, menyusu dalam jumlah terbatas, dan terlihat kurang aktif.

ADVERTISEMENT

"Untuk hasil observasi luar, kondisinya sehat. Namun, karena masih terlalu kecil dan tidak bersama induknya, satwa ini mengalami sedikit stres dan terpantau kurang aktif. Selanjutnya akan terus diobservasi dan dirawat sesuai kondisi serta perkembangannya," ujarnya.

Daniwari menjelaskan, lutung kelabu (Trachypithecus cristatus) merupakan satwa liar yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018. Satwa ini merupakan fauna asli kawasan Sunda yang persebarannya mencakup Sumatera, Kalimantan, dan pulau-pulau di sekitarnya.

Di Sumatera, lutung kelabu dapat ditemukan di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, dan Jambi. Habitatnya meliputi hutan primer dan sekunder, hutan mangrove, hutan rawa, hingga kawasan berhutan di sepanjang aliran sungai.

"Lutung kelabu umumnya hidup di pepohonan dan aktif pada siang hari. Untuk populasi lutung kelabu di Sumsel, pendataan secara menyeluruh belum dilakukan. Ke depan, direncanakan survei dengan metode sistematis untuk memperkirakan jumlah populasinya," jelasnya.

Terkait lokasi penemuan anakan lutung tersebut, pelapor menyampaikan tidak ada hutan yang terbakar di sekitar lokasi.

"Namun, penyebab satwa itu terpisah dari induk dan kelompoknya belum diketahui secara pasti," pungkasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Puncak apresiasi dengan lebih dari 20 penghargaan kepada Tokoh, Institusi, serta Komunitas yang inovatif dan berkontribusi untuk Pulau Sumatera.

Ops Ulat Klia Bersepadu Keputusan Enjoy The Besar Ketika
`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikSumateraAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detiksumatera-awards", CbDetikSumateraAwards);

Hide Ads