Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), berdampak pada satwa liar yang hidup di habitatnya. Ada tiga individu tenggiling menjadi korban kebakaran di kawasan tersebut.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Daniwari Widiyanto mengatakan kebakaran hutan tidak hanya merusak habitat, tetapi juga mengancam keselamatan berbagai jenis satwa liar.
"Kemudian kebakaran ini pasti berdampak pada kehidupan satwa di habitatnya, makanya penting sekali untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan di situ. Karena beberapa satwa di lapangan juga tim pemadam menemukan ada yang menjadi korban dari kebakaran seperti dari jenis-jenis reptil, ular, kura-kura," katanya Rabu (28/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daniwari menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tiga individu tenggiling yang menjadi korban kebakaran di Suaka Margasatwa Padang Sugihan.
"Data kemarin ada tiga, tiga individu tenggiling yang menjadi korban kebakaran. Itu untuk yang itu di Padang Sugihan. Tapi pasti tim kami ya BKSDA dengan para pihak itu juga melakukan penyelamatan satwa tidak hanya di SM Padang Sugihan," ujarnya.
Sementara itu, kondisi gajah sumatra yang berada di Pusat Konservasi Gajah Jalur 21 di bagian utara Suaka Margasatwa Padang Sugihan dilaporkan dalam keadaan sehat.
"Karena di SM Padang Sugihan juga ada area pusat konservasi gajah jalur 21 di bagian utara SM Padang Sugihan, itu termonitor 29 individu gajah yang di situ dalam kondisi yang baik, sehat karena memang ada tim medis khusus ya, ada dokter hewan di situ di posko dan dikontrol juga setiap harinya dari pagi sampai malam oleh masing-masing mahutnya," jelasnya.
Daniwari menambahkan, kebutuhan pakannya untuk satwa di Padang Sugihan terutama gajah di pastikan terpenuhi. Walaupun ada beberapa area pengembalaan yang kemarin sempat terbakar.
"Kemudian kebutuhan pakannya juga dipenuhi. Karena memang ada beberapa area pengembalaan yang kemarin sempat terbakar sehingga kami melakukan penambahan kebutuhan pakan, baik pakan utama yang berserat seperti pelepah pisang, pelepah kelapa maupun nutrisi tambahan seperti buah-buahan, bubur gajah, obat-obatan itu juga dipenuhi secara cukup sesuai dengan rekomendasi tim medis," ungkapnya.



























































