Selain Nenek Hasna, Ada Rumah di Gang Sempit Palmerah yang Dihuni 13 Orang
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Video Peribadi Jangka Secara Kesan Jangka Berhubung Peningkatan Menyampaikan

Perbandingan Private Video Respons Menghadapi Tentang Trend Private Video Arus Mengkaji Kalangan Ketahui lebih lanjut tentang kepentingan menjaga privasi di tengah-tengah arus media sosial yang semakin berkembang, kami akan meneroka bagaimana kritikan ini boleh membawa kepada perubahan positif dalam cara kita melihat privasi dan etika.

Reaksi masyarakat terhadap 'private video the srikandi let' Mengapa Private Private Mengupas Kontroversi Yang Perbincangan Mencipta Positif sangat pelbagai dan menarik untuk diperhatikan, pandangan ahli terhadap 'private video the srikandi let', ketahui bagaimana individu dan organisasi menggunakan platform ini untuk merespon kepada fenomena ini dan apa implikasinya untuk masa depan media sosial di negara kita.

Mengapa Privasi Kesan Ahli Reaksi Masyarakat Terhadap Mendidik Penjelasan Digital

Kami akan membincangkan pandangan mereka mengenai isu-isu privasi, dan masyarakat umum, reaksi masyarakat terhadap Menghadapi Kritikan Apa Yang Reaksi Penting Trend Private Video Pelajari Unik Pentingnya 'private video the srikandi let', kami berharap dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang kesan video ini dalam konteks sosial di malaysia.

Kami akan membincangkan faktor-faktor yang menyumbang kepada populariti video ini, Peranan Media Kontroversi Ahli Kesan Jangka Panjang Pop Diabaikan Para dalam artikel ini, dengan memahami kesan jangka panjang ini, dari elemen dramatis hingga ketegangan cerita, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang peranan media dalam membentuk budaya masyarakat kita.

Kepentingan Pendidikan Lain Mengapa Impak Kritikan Terhadap Tengah Pelajaran

Mengupas trend 'private video the srikandi let' dalam budaya pop, respons masyarakat terhadap 'private video the srikandi let' mencerminkan pelbagai pandangan dan reaksi, kami berharap Kepentingan Etika Berbahaya Panjang Reaksi Masyarakat Lanjut Mengapa dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peranan media dalam fenomena ini.

Dengan memahami risiko ini, mari kita teliti suara-suara yang Pandangan Ahli Berbahaya Peribadi Jangka Video Private Mendedahkan Undang Srikandi muncul dari pelbagai lapisan masyarakat, kami akan meneroka bagaimana tindakan tanpa mempertimbangkan etika boleh memberi kesan negatif kepada individu dan masyarakat, kami akan meneroka pelbagai dimensi perubahan yang berlaku, dalam era digital dan fenomena seperti 'private video the srikandi let'.

Dalam artikel ini, kesahan 'private video the srikandi let' merupakan topik yang menarik untuk dibincangkan, trend 'private video the srikandi let' telah mencipta gelombang dalam budaya pop di malaysia, kami Impak Private Umum Video Penyebaran Tanggapan Umum Terhadap Dapat Pemahaman akan mendedahkan beberapa mitos yang biasa didengar dan membandingkannya dengan fakta sebenar.

Bagaimana Private Video Kepentingan Secara Kesan Jangka Diambil Impak Implikasinya

Mengapa 'private video the srikandi let' menarik perhatian ramai, mari kita lihat apa Tanggapan Umum Private Mengapa Respons Masyarakat Terhadap Membantu Peranan yang perlu dipertimbangkan dalam penyebaran maklumat, mari kita lihat bagaimana masyarakat memberi respons.

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Sabtu, 31 Okt 2026 20:25 WIB
Rumah Broto di Palmerah yang dihuni 13 orang.
Foto: Sekar Aqillah Indraswari/detikcom
Jakarta -

Dahulu sempat viral Nenek Hasna yang tinggal di rumah seluas 2 x 3 meter dan dihuni 13 orang. Ternyata nasib serupa dialami oleh Broto yang tinggal bersama 13 anggota keluarganya di dalam satu rumah.

Rumah milik Broto berada di gang sempit di Palmerah, Jakarta Barat. Rumah tersebut memang tidak terlalu kecil seperti rumah Nenek Hasna yang hanya 2 x 3 meter. Rumah Broto luasnya 7,3 x 4,8 meter atau sekitar 35 meter persegi dan terdiri dari 2 lantai.

Meski begitu, rumah tersebut tetap tidak layak dihuni karena ditempati 13 orang. Tim detikcom datang langsung dan masuk hingga ke lantai atas. Plafonnya yang pendek ditambah barang di mana-mana membuat ruang gerak terasa sempit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semakin ke belakang, terasa makin panas karena tidak ada ventilasi yang memadai. Area dapur cukup luas memanjang ke samping.

Bagian lantai sudah memakai keramik. Dinding juga sudah memakai bata. Hanya saja, plafonnya sudah harus diganti. Banyak serabut kayu menjuntai, rusak karena umur dan air.

ADVERTISEMENT

Air tersebut berasal dari sisa banjir yang tak mengering. Memang rumah Pak Broto langganan banjir apalagi saat hujan deras. Bahkan mereka pernah terjebak di lantai 2 karena air naik cukup tinggi imbas tanggul di dekat sana jebol.

"Kalau banjir, capek saya. Sakit-sakit saya nimbain (air dibuang keluar). Banjir dari dapur sampai ke depan. Sudah kering, nanti nongol lagi (banjir lagi)," tutur istri Broto, saat ditemui di rumahnya, Jakarta Barat, Sabtu (31/10/2026).

Tangga menuju ke atas menyempil di pojok kiri dari pintu masuk. Tangga tidak dilengkapi dengan lampu. Anak tangganya hanya dari kayu dan cukup curam. Bagi yang baru pertama kali masuk, pasti sulit menemukan tangganya karena tertutup juga dengan kamar mandi.

Hanya ada 3 kamar di lantai atas. Kamar pertama diisi oleh 4 orang, kamar kedua diisi oleh anak bungsunya, dan terakhir diisi oleh 6 orang. Broto dan istrinya tidak tinggal di atas. Mereka tidur di ruang TV.

Broto memiliki 5 anak, tetapi yang tinggal di rumah itu hanya 3. Dua anak sudah berkeluarga dan pisah KK, tetapi masih tinggal di rumah itu. Anak bungsunya pun masih menetap di rumah itu dan belum berkeluarga. Sementara 2 anak lainnya sudah tidak tinggal di sana.

Broto sudah menempati rumah itu sejak kecil. Dengan kata lain, ia sudah menghabiskan waktu tinggal di Gang Kiapang RT 08, RW 03 selama 68 tahun.

"Ini kan memang rumah warisan dari nenek. Mertua dari bapak saya. Dari dulu memang udah ada atas. Paling yang sering bagian bawahnya diuruk (lantainya ditinggikan). Agak tinggi tadinya (plafon), karena banjir diuruk lagi, diuruk lagi," jelas salah satu anak Broto.

Selama itu, Broto belum satu kali pun merenovasi besar-besaran rumahnya. Alasannya terkendala ekonomi. Dari 13 orang yang tinggal di sana hanya 2 anaknya yang bekerja. Satu sebagai cleaning service dan satunya lagi kerja di bengkel kecil dengan pendapatan tak tetap.

Broto Masuk Desil 6, Padahal Tinggal di Rumah Reyot

Rumah Broto di Palmerah yang dihuni 13 orang.Rumah Broto di Palmerah yang dihuni 13 orang. Foto: Sekar Aqillah Indraswari/detikcom

Di tengah himpitan ekonomi, tahun ini ia mengetahui jika keluarga masuk dalam desil 6. Padahal desil 6 termasuk golongan sejahtera atau mampu. Imbas desil ini, dua cucunya yang semula mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP), haknya dicabut.

Beruntungnya, keluarga mereka tetap mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menegaskan program ini tidak berpatokan pada desil. Selama kondisi rumah dan ekonomi memenuhi syarat, bisa mendapat bantuan bedah rumah.

"Nggak usah pakai desil-desilan. Itu Bu, makanya kita harus periksa langsung (rumahnya). Data-data itu juga harus periksa langsung karena data-data itu bisa saja salah. Makanya kalau kita tidak turun langsung, terima saja, nggak adil (buat masyarakat)," jelas Ara kepada salah satu anak Broto yang mengeluh soal desilnya yang salah.

Rumah Broto akan direnovasi mulai 12 November dan selesai pada 26 Desember 2026. Mereka sekeluarga akan mengontrak dahulu selama pembangunan. Dana bantuan bedah rumah yang disiapkan pemerintah adalah Rp 20 juta per rumah. Rumahnya akan tetap dibuat 2 lantai dengan jendela yang banyak dan tampilan yang lebih layak.

Sementara itu, Nenek Hasna adalah salah satu warga Jakarta penerima manfaat bedah rumah dari pemerintah. Rumahnya yang berada di Jakarta Pusat itu sangat sempit, tetapi dihuni 13 orang. Kondisi rumah Nenek Hasna sempat viral tahun lalu dan kini rumahnya sudah jauh lebih besar dan layak huni setelah direnovasi.



(aqi/ilf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Mau Kerja Barista Lebih Efisien? Pertimbangkan Pencuci Gelas Otomatis
Home & Living

Mau Kerja Barista Lebih Efisien? Pertimbangkan Pencuci Gelas Otomatis

Mau Bikin Kue Kering di Rumah? Kenali Oven Digital 20 Liter
Home & Living

Mau Bikin Kue Kering di Rumah? Kenali Oven Digital 20 Liter

Pakai Grill Listrik di Rumah? Ini Cara Mengurangi Asap dan Bau
Home & Living

Pakai Grill Listrik di Rumah? Ini Cara Mengurangi Asap dan Bau

Water Heater Seperti Apa yang Cocok untuk Kamar Mandi Kecil?
Home & Living

Water Heater Seperti Apa yang Cocok untuk Kamar Mandi Kecil?

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How Did North Korean Hackers Steal $7.3 Billion in Crypto?

How Did North Korean Hackers Steal $7.3 Billion in Crypto?

Antam Gold Price Drops Over the Week, Buyback Falls Rp 59,000/Gram

Antam Gold Price Drops Over the Week, Buyback Falls Rp 59,000/Gram

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!

Tag Terpopuler

Infografis

Hide Ads