Pembalap Trackhouse, Raul Fernandez, mengikuti Grand Prix MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika dengan kondisi dua jari patah. Cedera tersebut dialaminya setelah bertabrakan dengan Marco Bezzecchi dalam sesi Sprint Race.
Meski mengalami cedera, Fernandez berhasil finis di posisi kedua. Ia bahkan sempat memimpin selama 18 lap pertama di Mandalika sebelum akhirnya disalip Bezzecchi.
Dikutip dari Grandepremio, Fernandez mengungkapkan bahwa dirinya merahasiakan cedera tersebut. Ia juga harus menyesuaikan teknik pengereman agar tetap bisa berkompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin, ketika saya mengalami kecelakaan dan melihat tangan saya, saya sudah tahu sebelum pergi ke klinik bahwa jari saya patah, jari yang biasanya saya gunakan untuk mengerem," kata Fernández setelah Grand Prix.
"Pagi ini, ketika saya bangun, saya menyadari bahwa bukan hanya satu, tetapi dua jari saya patah. Tidak ada yang tahu. Saya mencoba untuk tidak mengatakan apa-apa, hanya menyimpan rasa sakit itu untuk diri saya sendiri dan tetap fokus pada perlombaan."
Menyoal Patah Jari
Dikutip dari Cleveland Clinic, kondisi patah jari akan menimbulkan rasa nyeri yang membuat pasien tidak nyaman dalam melakukan aktivitas menggunakan tangan.
Pasien mungkin masih bisa menggerakkan jari atau ibu jarinya meskipun patah. Tetapi menggerakkannya biasanya akan terasa sakit. Terkadang, rasa sakitnya tumpul, dan terkadang bisa parah.
Setiap jari memiliki tiga falang, sedangkan ibu jari memiliki dua. Semua tulang ini dapat patah. Patah tulang juga dapat terjadi pada buku jari, yaitu persendian tempat tulang-tulang jari bertemu.
Beberapa gejala yang mungkin muncul akibat jari patah, di antaranya:
- Memar
- Kelainan bentuk
- Masalh menekuk atau menggerakkan jari
- Kemerahan
- Kekakuan
- Pembengkakan

























































