Daftar Isi
Andrea Kimi Antonelli mencetak sejarah sebagai juara dunia Formula 1 (F1) termuda sepanjang masa. Pembalap Mercedes asal Italia itu mengunci gelar F1 2026 pada usia 20 tahun setelah finis ketiga di Grand Prix Meksiko, Senin (2/11/2026) waktu Indonesia.
Keberhasilan Antonelli bukan hanya mencuri perhatian penggemar balap. Lewis Hamilton, pembalap Ferrari yang pernah membela Mercedes, turut memberikan pujian. Google bahkan menghadirkan animasi khusus untuk merayakan pencapaian sang juara dunia termuda.
Antonelli memastikan gelar setelah menyelesaikan balapan di Autódromo Hermanos Rodríguez, Mexico City. Meski hanya finis ketiga di belakang Max Verstappen (Red Bull) dan Hamilton (Ferrari), hasil tersebut sudah cukup untuk mengunci gelar dengan empat balapan tersisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembalap bernomor 12 itu menjadi juara dunia pada usia 20 tahun 68 hari, memecahkan rekor Sebastian Vettel yang meraih gelar pada 2010 ketika berusia 23 tahun 134 hari.
Antonelli juga menjadi pembalap Italia pertama yang menjuarai Formula 1 sejak Alberto Ascari pada 1953.
Google Hadirkan Animasi Mobil F1 dan Trofi
Tak hanya di lintasan balap, keberhasilan Antonelli juga dirayakan di dunia maya. Google menghadirkan kejutan bagi pengguna yang mencari nama "Kimi Antonelli" melalui mesin pencarinya.
Berdasarkan pantauan detikINET, ketika nama pembalap Mercedes itu diketik di Google Search, muncul animasi mobil balap F1 yang melintas dan berputar di layar.
Setelah animasi mobil balap, muncul trofi emas yang bergerak naik ke atas layar. Trofi tersebut disertai tulisan "Youngest Ever World Champion" atau juara dunia termuda sepanjang masa.
Google Hadirkan Animasi Mobil F1 dan Trofi untuk rayakan Kimi Antonelli juara dunia F1. Foto: detikINET |
Animasi ini menghiasi halaman hasil pencarian yang menampilkan informasi mengenai Antonelli, termasuk profil pembalap dan hasil GP Meksiko 2026.
Pengguna juga dapat melihat ikon khusus pada halaman pencarian untuk memunculkan kembali efek perayaan tersebut. Namun, ketersediaan animasi dapat berbeda bergantung pada perangkat dan wilayah pengguna.
Aksi Lewis Hamilton Tuai Pujian Warganet
Bukan hanya Kimi Antonelli yang mencuri perhatian setelah GP Meksiko 2026. Nama Lewis Hamilton juga menjadi sorotan berkat sikap sportifnya terhadap pembalap muda Mercedes tersebut.
Hamilton menjadi orang pertama yang memeluk dan memberikan selamat kepada Antonelli setelah sang pembalap Italia memastikan gelar juara dunia F1 pertamanya. Momen itu terasa istimewa karena Antonelli merupakan sosok yang menggantikan Hamilton di Mercedes pada musim 2025.
Aksi Hamilton berlanjut saat perayaan di podium. Pembalap Ferrari tersebut bersama Max Verstappen mengangkat Antonelli ke atas bahu mereka untuk merayakan keberhasilannya menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang masa.
Momen tersebut menarik perhatian warganet. Hamilton mendapat pujian karena memperlihatkan rasa hormat dan dukungan kepada generasi penerusnya, meski kini mereka membela tim berbeda dan bersaing di lintasan.
Perayaan itu juga menjadi simbol pertemuan tiga generasi juara dunia F1. Hamilton telah mengoleksi tujuh gelar, Verstappen empat gelar, sementara Antonelli baru saja meraih gelar pertamanya pada usia 20 tahun.
Bagi Antonelli, berbagi podium dengan dua pembalap legendaris tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sementara bagi Hamilton, momen itu memperlihatkan bahwa persaingan sengit di lintasan tidak menghalangi para pembalap untuk saling menghormati.
Balapan Dramatis yang Mengantar Gelar Juara
Keberhasilan Antonelli mengunci gelar dunia tidak diraih melalui balapan yang mudah. GP Meksiko 2026 berlangsung dramatis dengan sejumlah insiden yang memengaruhi jalannya lomba.
Balapan sempat dihentikan menggunakan bendera merah setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan. Safety Car juga kembali masuk menjelang akhir balapan akibat insiden Arvid Lindblad.
Sementara itu, Verstappen berhasil mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Hamilton hingga garis finis.
Antonelli yang memulai balapan dari posisi keempat akhirnya finis ketiga. Hasil itu memastikan gelar juara dunia pertamanya pada musim kedua berkompetisi di Formula 1.
"Saya kehabisan kata-kata. Saya masih mencoba memahami apa yang baru saja terjadi. Kami berhasil. Tanpa Mercedes dan keluarga saya, saya tidak akan berada di sini," ujar Antonelli seusai balapan dikutip dari ITV News..
Dengan pencapaian tersebut, Antonelli bukan hanya menjadi juara dunia F1 termuda, tetapi juga membuka babak baru bagi generasi pembalap muda Formula 1.
(afr/afr)


















































