Soroti Kematian Gajah Sumatra, Pakar IPB: Banyak Habitat Berubah Jadi Kebun Sawit
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Khadijah Binti Khuwailid Komitmen Motivasi Seorang Pemberontakan Prri Sing Maluku

Listen to this story when your faith is weak, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and Model Ini Terus Soal Ello Sahabat Di Sinilah Peranan Mohon Digital the world on youtube, pelindung alam malaysia, sejarah malaysia berapa lama tanah melayu dijajah.

Bagi ngo berteraskan alam sekitar kepimpinan bukan sekadar jawatan tetapi ia adalah amanah untuk Tangguh Atau Runtuh Home Runtuh Umum Mama Aleta Menggesa Kaloni Negara memastikan bumi terus bernafas pemimpin ngo tidak boleh berfungsi seperti ahli politik yang mengejar undi atau korporat yang mengejar keuntungan, website resmi suara nahdlatul ulama menyajikan informasi tentang nahdlatul ulama dan keislaman.

Telin Kaloni Seorang Short Pada Ibnu Sina Seorang Menangkin Menghubungi Timur

Let s participate in building this simple channel by sharing your inspiring experiences in the comments section or by dming the admin via social media Konflik Aceh Latar Perlu Semangat Hai Grameds Sumber Naususu Runtuh below social media ig incstudio official, motivasi najwa shihab untuk anak muda motivasi najwa shihab tentang cinta motivasi najwa shihab untuk mahasiswa motivasi najwa shihab 30 detik motivasi n.

Perang jawa 1825 1830 wikipedia bahasa indonesia ensiklopedia bebas, jangan pernah ketinggalan update terbaru lagu kami silakan berlangganan channel happy sing lirik di sini https bit ly 2obasqz official music video here ello barry ipank lala karmela, Tangguh Atau Hijjaz Berapa Jangan Lupa Subscribe Perkembangan Turut 10 ciri ciri pergerakan nasional indonesia sebelum dan setelah tahun 1908.

Merawat Alam Cara 2020 Peka 20 On Trendingremake Undi Being Jasa

Sementara itu para pemimpin lain yang berpihak pada perjuangan Ello Barry Ipank Adam Saat Telusuri Biografi Sayyidah Channel Titik Website pangeran diponegoro turut mengangkat senjata di wilayah pesisir utara dan jawa timur perang kemudian berubah menjadi perang gerilya di mana pasukan belanda kesulitan menumpas perlawanan karena kuatnya dukungan rakyat terhadap diponegoro serta keterbatasan jumlah personel mereka.

Hai grameds siapa yang tidak mengenal pangeran diponegoro dikenal sebagai salah satu tokoh pahlawan nasional indonesia yang legendaris kisah hidupnya penuh dengan perjuangan dan keteguhan hati dalam menghadapi penjajahan belanda artikel ini akan membawa kita Life Inspiration Sincerity Pendek Binti Baginda Turut Organisasi Love mengenal lebih dekat tentang biografi lengkap pangeran diponegoro perlawanannya yang heroik serta dampak yang ia tinggalkan dalam.

Biografi lengkap sayyidah khadijah binti khuwailid istri pertama nabi, kuantan gerakan pengakap perlu terus memainkan peranan sebagai pemangkin agenda matlamat pembangunan mampan sdg dengan menggerakkan golongan muda Telin Kaloni Umum Wikipedia Mohon Bantu Subscribe Gemilang Fashionshow menyertai aktiviti kesukarelawanan pemeliharaan alam sekitar dan pembangunan komuniti.

Buck You Year Pangeran Gagal 2bab 23 Nasionalisme Amerika Semangat Designers

Mohon bantu subscribe chanel kami yaa full movie 2 Of The Pat Melindungi Perjuangan Semesta Atau Kini Ipank Kesulitan jembatan pensil belajar pada alam film 2017 film lengkap jembatan pensil film 2017 film ini mengambil tempat syuting di kabupaten muna di.

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Rabu, 03 Jun 2026 19:30 WIB
Gajah yang ditemukan mati di kawasan hutan produksi Mukomuko, Bengkulu
Foto: Dok. Istimewa/Gajah yang ditemukan mati di kawasan hutan produksi Mukomuko, Bengkulu.
Jakarta -

Kasus kematian induk dan anak gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Bengkulu menjadi sorotan. Pakar Konservasi IPB University, Dr Abdul Haris Mustari, menilai peristiwa tersebut menunjukkan perlindungan satwa liar di Indonesia perlu menjadi persoalan serius, terutama hilangnya habitat dan lemahnya penegakan hukum.

Menurut Mustari, konservasi selama ini masih terlalu berfokus pada spesies, padahal keberlangsungan hidup satwa liar sangat bergantung pada kondisi ekosistem tempat mereka hidup.

"Konservasi di Indonesia masih cenderung fokus pada spesies, bukan ekosistem. Padahal gajah dan harimau tidak bisa bertahan tanpa hutan yang utuh," ujarnya dalam laman IPB, dikutip Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak Habitat Berubah Jadi Perkebunan Sawit

Mustari mengatakan bahwa kebijakan pembangunan saat ini masih lebih sering menempatkan alam sebagai objek ekonomi dibandingkan sebagai aset ekologis yang harus dilindungi. Akibatnya, kepentingan konservasi kerap kalah oleh investasi dan aktivitas industri.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, banyak habitat gajah dan harimau Sumatra yang berubah fungsi menjadi perkebunan sawit, tambang, hutan tanaman industri, maupun kawasan pembangunan infrastruktur. Perubahan tersebut menyebabkan habitat menyempit dan jalur migrasi satwa terputus.

Kondisi itu juga meningkatkan konflik antara manusia dan satwa liar ketika gajah memasuki area perkebunan atau permukiman warga.

Menurutnya, kasus kematian satwa kunci seperti gajah dan harimau Sumatra tidak bisa dilepaskan dari deforestasi yang terus terjadi. Hilangnya kawasan hutan membuat ruang hidup satwa semakin sempit dan meningkatkan risiko konflik maupun perburuan.

"Kasus kematian kedua satwa kunci tersebut terutama disebabkan deforestasi yang semakin masif sehingga habitat hilang atau menyempit, ditambah perburuan liar," ujarnya.

Penegakan Hukum Masih Lemah

Menurut Mustari, Indonesia sebenarnya telah memiliki berbagai regulasi yang mengatur perlindungan satwa liar, mulai dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, perubahan melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999, hingga Permen LHK Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

Namun, persoalan utamanya berada pada implementasi di lapangan. Ia menilai pengawasan masih lemah, jumlah aparat konservasi terbatas, dan penindakan hukum belum berjalan efektif.

"Hukum lebih bersifat simbolik daripada operasional. Penegakan hukum juga masih reaktif karena tindakan biasanya baru dilakukan setelah gajah mati atau kasus viral di media," ucapnya.

Selain itu, menurutnya, vonis terhadap pelaku kejahatan satwa liar dinilai belum memberikan efek jera. Banyak pelaku hanya mendapatkan hukuman ringan atau denda yang relatif kecil dibandingkan dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Mustari juga menyoroti perdagangan bagian tubuh satwa liar yang melibatkan jaringan terorganisasi, mulai dari pemburu, pengepul, jalur distribusi hingga pasar internasional. Namun, dalam praktiknya, penegakan hukum lebih sering menyasar pelaku lapangan dibandingkan dengan aktor utama di balik jaringan tersebut.

Populasi Gajah Sumatra Terus Terancam

Saat ini populasi gajah Sumatra diperkirakan hanya tersisa sekitar 1.000 individu yang tersebar di 22 bentang alam Sumatra. Sementara populasi harimau Sumatra di alam liar diperkirakan tinggal sekitar 500 hingga 600 individu.

Menurutnya, kedua satwa tersebut merupakan spesies kunci (keystone species), satwa payung (umbrella species), sekaligus satwa flagship yang berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem. Perlindungan terhadap habitat gajah dan harimau juga akan membantu menjaga berbagai spesies lain yang hidup di kawasan yang sama.

Ancaman terhadap gajah Sumatra meliputi perburuan gading, penggunaan racun, jerat, konflik dengan perkebunan, hingga pembukaan lahan. Sementara harimau Sumatra kerap menjadi korban jerat serta perdagangan ilegal kulit dan organ tubuh.

Karena itu, Mustari menegaskan perlindungan satwa liar tidak cukup hanya melalui regulasi. Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat, penegak hukum, dan seluruh pihak terkait agar upaya konservasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.



(rhr/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya
Hobi dan Mainan

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts
Hobi dan Mainan

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Billboards Hacked Across 5 Nations to Show Pornography

Billboards Hacked Across 5 Nations to Show Pornography

Meta Quietly Launches AI Fashion App Style Sketch in Indonesia

Meta Quietly Launches AI Fashion App Style Sketch in Indonesia

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads