Sebanyak empat helikopter water bombing (WB) dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Kebakaran terpantau terjadi di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Muara Enim.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan tiga helikopter WB melakukan upaya pemadaman melalui udara di wilayah OKI. Sedangkan di Muara Enim dilakukan pemadaman oleh satu helikopter.
"Untuk wilayah OKI, ada tiga helikopter WB yang melakukan pemadaman di Kecamatan Cengal dan Pedamaran dengan total 61 kali water bombing," ujar Sudirman, Sabtu (31/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luas lahan yangvterbakar di Cengal dilaporkan seluas 10 hektare dan 4 hektare di antaranya berhasil dipadamkan. Sedangkan di Pedamaran, dari 3 hektare yang terbakar, 2 hektare di antaranya padam.
Sementara satu helikopter WB lainnya dikerahkan untuk memadamkan karhutla di Kabupaten Muara Enim, tepatnya di wilayah Sungai Rotan.
"Untuk di Muara Enim, satu helikopter melakukan pemadaman di wilayah Sungai Rotan dengan total 21 kali water bombing," katanya.
"Luas lahan yang terbakar di Sungai Rotan 10 hektare dan berhasil dipadamkan 5 hektare," sambungnya.
Dari empat helikopter WB yang dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di dua kabupaten tersebut, jumlah keseluruhan water bombing sebanyak 82 kali. Luas total lahan yang terbakar di OKI dan Muara Enim berdasarkan laporan mencapai 23 hektare.
"Hingga akhir pemadaman kemarin, kondisinya masih berasap," ungkapnya.
"Upaya pemadaman akan dilanjutkan kembali hari ini, namun setelah patroli udara dilakukan," sambungya.



























































