Penyanyi Raisa belum lama ini merilis lagu berjudul "Nyawa dan Harapan" bersama labelnya, JUNI Records. Lagu yang menyoroti tentang berbagai bencana di Indonesia, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sumatera dan Kalimantan, mendapat respons positif dari audiens. Raisa dan labelnya pun mengumumkan bahwa keuntungan yang mereka dapatkan dari lagu tersebut akan didonasikan untuk rehabilitasi orang utan.
Dilansir detikPop, Raisa dan JUNI Records mengumumkan bahwa pendapatan dari video musik Nyawa dan Harapan telah disalurkan langsung ke Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Untuk diketahui, yayasan ini bergerak di bidang restorasi dan penyelamatan habitat orang utan di Indonesia.
Raisa juga menyampaikan pesan melalui unggahan resmi di Instagram, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian habitat orang utan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di setiap kehidupan, selalu ada harapan yang layak untuk dijaga. Seluruh pendapatan JUNI Records & Raisa dari music video Nyawa dan Harapan hingga 28 Oktober 2027 akan didonasikan untuk mendukung restorasi habitat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)," tulisnya.
Melalui lagu Nyawa dan Harapan, Raisa ingin menyampaikan tentang isu lingkungan terutama ancaman kepunahan satwa liar dan habitatnya. Bencana karhutla yang belakangan terjadi tidak hanya berdampak buruk bagi satwa yang tinggal di hutan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Keputusan Raisa dan label untuk mendonasikan keuntungan lagu Nyawa dan Harapan mendapat apresiasi dari para penikmat musik dan aktivis lingkungan. Mereka berharap langkah Raisa dan labelnya ini juga menjadi inspirasi bagi musisi dan seniman lainnya untuk memanfaatkan platform dan pengaruh mereka untuk menyuarakan isu-isu penting.
Baca selengkapnya di sini.




























































