Persib Bandung membuktikan mental juaranya saat menaklukkan Melbourne Victory 2-1 pada matchday keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Tertinggal lebih dulu, Maung Bandung mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Dalam pertandingan di AAMI Park, Australia, Rabu (4/11/2026), Melbourne Victory sempat unggul lebih dulu pada menit ke-72 melalui gol bunuh diri Julio Cesar.
Namun, Persib tidak kehilangan kepercayaan diri. Luka Menalo menyamakan kedudukan pada menit ke-86 sebelum Balsa Sekulic memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu membuat Persib kokoh di puncak klasemen Grup E dengan 12 poin sekaligus memastikan satu tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two.
Kemenangan itu bukan sekadar hasil dramatis. Statistik pertandingan memperlihatkan Persib tampil dominan, terutama dalam penguasaan bola dan jumlah peluang yang diciptakan.
Berdasarkan catatan Lapangbola, Persib unggul penguasaan bola dengan persentase 59 persen berbanding 41 persen milik Melbourne Victory. Persib juga mencatatkan 634 operan dengan akurasi mencapai 89 persen.
Dari sisi serangan, Persib membukukan 11 tembakan, dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Catatan tersebut menunjukkan Maung Bandung mampu memberikan tekanan dan berkali-kali mengancam pertahanan tuan rumah.
Pengamat Persib, Indra Jaya, menilai kemenangan tersebut memperlihatkan karakter Maung Bandung sebagai tim bermental pemenang. Menurutnya, kebobolan akibat kesalahan individu tidak membuat para pemain kehilangan fokus.
"Persib bermental pemenang. Tertinggal 1 gol akibat kesalahan individu pemainnya tidak membuat mental para pemain menjadi drop. Unggul ball possession dan peluang, Persib akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan dan kokoh di puncak klasemen grup," kata Indra.
Indra juga menyoroti variasi serangan Persib yang dinilainya menjadi salah satu kunci keberhasilan membongkar pertahanan Melbourne Victory. Serangan dari sisi sayap menghasilkan dua gol yang membawa Persib pulang dengan tiga poin.
"Variasi serangan Persib cukup variatif, terutama dari sisi sayap yang berbuah 2 gol. Namun permainan switch play, wall pass dan cut back berbahaya menjadi pembeda di pertandingan sore ini," ujarnya.
Selain pola serangan, Indra menilai keputusan pergantian pemain turut memberikan dampak besar terhadap hasil akhir. Ia melihat kedalaman skuad Persib musim ini menjadi salah satu keunggulan tim.
Saat tertinggal 0-1, pelatih Igor Tolic melakukan perubahan dengan memainkan Luka Menalo, Mariano Peralta, Ragnar Oratmangoen, hingga Marc Klok. Hal itu membuahkan hasil dengan dua gol yang tercipta.
"Pergantian yang dilakukan pun sangat efektif dan sangat berimbas pada skor pertandingan. Kedalaman skuad Persib memang luar biasa, soal kualitas skuad musim ini sangat baik, hanya kurang soal kuantitas karena mengarungi banyak kompetisi," ungkapnya.
Meski demikian, Indra tidak menutup mata terhadap kesalahan Fitrah Maulana yang berujung pada gol untuk Melbourne Victory. Namun, ia mengingatkan Fitrah telah memberikan kontribusi dengan banyak melakukan penyelamatan penting.
"Blunder Fitrah memang sangat mendasar, tapi selain satu kesalahan tadi yang berbuat gol, ada banyak aksi lainnya yang patut kita apresiasi," tuturnya.
(iqk/iqk)






















































