Viral seorang ibu lansia bernama Dg Tumang (73) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), tinggal di ruangan sempit bekas toilet. Dg Tumang kini tak ada yang mengurusi setelah ditinggal anaknya yang pergi merantau ke Kalimantan.
Camat Bontolempangan Budi Rachman mengungkapkan Dg Tumang awalnya tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan. Setelah anaknya pergi merantau, Dg Tumang dipindahkan tinggal bersama keluarganya di Desa Ulujangang.
"Jadi untuk Dg Tumang itu awalnya dia tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan. Cuma karena mungkin beliau tidak tahan dan anaknya juga merantau keluar kota sehingga beliau kembali lagi dan dirawat oleh keluarga di Baliangngan Desa Ulujangang," ujar Budi kepada detikSulsel, Senin (2/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan keluarganya di Desa Ulujangang sudah menyediakan kamar tapi Dg Tumang merasa tidak nyaman. Menurutnya, wanita lansia itu memilih tinggal di bekas toilet milik keluarganya.
"Di lain sisi juga keluarganya sudah membuatkan sebuah kamar untuk ditinggali sama beliau. Cuma beliau juga merasa tidak nyaman sehingga memilih tinggal di bekas WC yang ada di tempat tersebut," ucapnya.
Dia mengungkapkan Dg Tumang beraktivitas hingga tidur di bekas toilet. Budi mengaku mendapat laporan Dg Tumang ingin memilih tempat dengan ruangan kecil karena merasa takut jika tinggal di tempat dengan ukuran yang luas.
"Kalau tidur iye, karena beliau sering berhalusinasi (menurut assasment pendamping PKH) beliau memilih ruang sempit agar mudah, justru kalau bertempat di ruangan luas beliau jadi takut," katanya.
Menurut Budi, pikiran Dg Tumang sedang tidak stabil. Dia menyebut wanita lansia itu seringkali berhalusinasi sehingga memicu rasa ketakutan.
"Karena mungkin pikiran Dg Tumang agak tidak stabil jadi memang dia hanya minta dibuatkan kamar yang kecil. Karena memang sering beliau berhalusinasi, jadi dia mau tinggal di tempat yang kecil karena takut ada yang dipikirannya itu menyerang," ungkapnya.
Baca juga: Bursa Calon Wakil Bupati Gowa Mulai Memanas |
Budi mengatakan pihak aparat pemerintah setempat telah menghubungi anaknya untuk pulang merawat ibunya. Menurut dia, anak Dg Tumang akan balik setelah dirinya menerima gaji di tempatnya kerja.
"Anak kandang yang bersangkutan masih dalam proses untuk kembali. Informasi yang kami terima mungkin setelah gajian baru bisa pulang ke kampung halaman," jelasnya.
Lebih lanjut, Budi mengatakan pemerintah setempat juga telah berupaya memberikan tempat tinggal untuk Dg Tumang. Pihaknya menginginkan agar Dg Tumang memperoleh tempat tinggal yang layak.
Diketahui, beredar di media sosial Dg Tumang terlihat tinggal di bekas toilet. Ia terlihat duduk di ruangan tersebut yang ukurannya sangat sempit. Dalam postingan tersebut juga terlihat piring dan beberapa perlengkapan untuk kebutuhan memasak.































































