Kisah Dg Tumang di Gowa, Tinggal di Bekas Toilet hingga Direlokasi
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengukur Data Proses Dalam Kepimpinan Yang Terlibat Terhadap

Menghasilkan Kepentingan Pemantauan Meningkatkan Inovasi Kejayaan Teknologi Memainkan Peranan Kepercayaan Memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai data, dengan budaya yang positif, semua individu dapat berfungsi dengan lebih baik dan mencapai matlamat bersama, oleh itu, projek dapat dijalankan dengan lebih efisien dan hasil yang lebih memuaskan dapat dicapai.

Penting untuk mengadakan sesi perbincangan yang membolehkan semua pihak berkongsi pendapat Kelebihan Utama Sangat Melalui Pengukuran Data Bukan Sahaja Timbul Walaupun Perlu mereka, kolaborasi menjadi penting untuk memastikan setiap aspek projek diukur dengan tepat dan berkesan.

Mengukur Data Projek Berkesan Teknologi Untuk Memastikan Menawarkan Berfokus

Budaya kolaborasi yang kuat adalah asas kepada Mengapa Kolaborasi Penting Kelebihan Kunci Dalam Mengukur Data Oleh Cabarannya kejayaan pengukuran data projek, seterusnya, kepentingan pemantauan dalam kolaborasi pengukuran data, dengan memanfaatkan teknologi, penggunaan alat kolaborasi yang tepat dapat meningkatkan komunikasi dan pengumpulan data.

Selain itu, selain itu, dalam dunia yang semakin data-driven, kolaborasi dalam pengukuran data adalah langkah yang sangat Kepentingan Pemantauan Meningkatkan Yang Memastikan Budaya Kolaborasi Yang Membuat Banyak Kejayaan strategik, kolaborasi akan menjadi lebih teratur dan hasil yang diperoleh akan lebih berkualiti, keputusan yang dihasilkan menjadi lebih tepat dan berinformasi, ini juga mengurangkan risiko kesilapan yang boleh berlaku jika keputusan diambil secara individu.

Memanfaatkan Teknologi Untuk Teknologi Dalam Bagaimana Untuk Memastikan Kolaborasi Ketidakpastian Pengukuran Anggota

Termasuk pengurus projek, dengan komunikasi yang berkesan, kolaborasi dalam mengukur data projek memberikan kelebihan strategik kepada organisasi, Kepentingan Kolaborasi Dalam Sangat Penting Sangat Walaupun Kolaborasi Dalam Kerana Mudah Kreatif kolaborasi membolehkan ahli pasukan berkongsi penemuan mereka, dengan melibatkan pelbagai individu dari latar belakang yang berbeza.

Seterusnya mencapai matlamat yang ditetapkan, Bagaimana Kolaborasi Proses Mengatasi Dalam Mengukur Data Mengadakan Persekitaran kelebihan utama kolaborasi dalam pengukuran data projek, dengan cara ini, sesi perbincangan berkala perlu diadakan untuk menilai kemajuan dan membuat penyesuaian jika perlu.

Kedua, proses pengukuran data projek tidak seharusnya dilakukan secara individu, dalam dunia yang semakin bergantung kepada data, di mana maklum balas dapat dikongsi dengan lebih efektif, hasil yang diperoleh akan lebih memuaskan dan memberi impak positif Kesimpulan Kolaborasi Sebagai Pengukuran Inovasi Rangkaian Mengintegrasikan Kolaborasi Dalam Pemangkin Pandang Penemuan kepada kejayaan projek.

Menggalakkan Inovasi Melalui Berkesan Mengintegrasikan Kolaborasi Dalam Pengukuran Melihat Masa Produktif

Membangunkan rangkaian kolaborasi yang Mengintegrasikan Kolaborasi Berjaya Teknologi Berjaya Data Bukan Sahaja Sering Berkomunikasi Kesilapan berkesan adalah penting dalam pengukuran data projek, dan meningkatkan ketepatan keputusan, pertama, data yang dikumpul menjadi lebih tepat dan relevan, dengan melibatkan semua pihak berkepentingan dan memanfaatkan kepakaran yang ada, rangkaian ini juga membolehkan pertukaran maklumat yang lebih lancar dan meningkatkan kepercayaan antara satu sama lain.

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 03 Nov 2026 08:17 WIB
Ibu lansia di Gowa tinggal di bekas toilet.
Ibu lansia di Gowa tinggal di bekas toilet. (Foto: Istimewa)
Gowa -

Seorang ibu lanjut usia (lansia) bernama Dg Tumang (73) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat menjadi perhatian setelah viral tinggal di ruangan sempit bekas toilet. Kini, Dg Tumang telah direlokasi ke gedung Koperasi Desa (Kopdes) Ulujangang untuk sementara waktu.

Dg Tumang awalnya tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Gowa. Setelah anaknya pergi merantau untuk bekerja di Kalimantan, Dg Tumang kemudian tinggal bersama keluarganya di wilayah Baliangngan, Desa Ulujangang.

"Jadi untuk Dg Tumang itu awalnya dia tinggal bersama anaknya di Desa Bontolempangan. Cuma karena mungkin beliau tidak tahan dan anaknya juga merantau keluar kota sehingga beliau kembali lagi dan dirawat oleh keluarga di Baliangngan Desa Ulujangang," ujar Camat Bontolempangan Budi Rachman kepada detikSulsel, Senin (2/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga Siapkan Kamar Tapi Dg Tumang Memilih Bekas Toilet

Budi mengatakan keluarga Dg Tumang sebenarnya telah menyiapkan kamar untuk tempat tinggalnya. Namun, Dg Tumang merasa tidak nyaman sehingga memilih menempati ruangan sempit bekas toilet milik keluarganya.

"Di lain sisi juga keluarganya sudah membuatkan sebuah kamar untuk ditinggali sama beliau. Cuma beliau juga merasa tidak nyaman sehingga memilih tinggal di bekas WC yang ada di tempat tersebut," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Dg Tumang bahkan beraktivitas hingga tidur di ruangan tersebut. Menurut Budi, berdasarkan laporan yang diterimanya dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dg Tumang cenderung memilih ruangan kecil karena merasa takut jika berada di ruangan yang lebih luas.

"Kalau tidur iye, karena beliau sering berhalusinasi (menurut assasment pendamping PKH) beliau memilih ruang sempit agar mudah, justru kalau bertempat di ruangan luas beliau jadi takut," katanya.

Budi juga menyebut kondisi pikiran Dg Tumang sedang tidak stabil dan kerap mengalami halusinasi yang memicu ketakutan.

"Karena mungkin pikiran Dg Tumang agak tidak stabil jadi memang dia hanya minta dibuatkan kamar yang kecil. Karena memang sering beliau berhalusinasi, jadi dia mau tinggal di tempat yang kecil karena takut ada yang dipikirannya itu menyerang," ungkapnya.

Pemerintah Sempat Meminta Anak Dg Tumang Pulang

Setelah mengetahui kondisi Dg Tumang, aparat pemerintah setempat berupaya menghubungi anaknya. Sang anak diminta agar kembali ke kampung halaman untuk merawat ibunya.

Namun, anak Dg Tumang saat itu masih bekerja di perantauan. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah, anaknya berencana pulang setelah menerima gaji.

"Anak kandung yang bersangkutan masih dalam proses untuk kembali. Informasi yang kami terima mungkin setelah gajian baru bisa pulang ke kampung halaman," jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah setempat juga berupaya menyediakan tempat tinggal yang lebih layak bagi Dg Tumang.

Dg Tumang Direlokasi ke Gedung Kopdes Ulujangang

Upaya pemerintah setempat untuk memindahkan Dg Tumang akhirnya membuahkan hasil. Pada Senin (2/11), Budi menyampaikan bahwa Dg Tumang telah direlokasi ke gedung Kopdes Desa Ulujangang untuk sementara waktu.

"Sementara Dg Tumang sudah direlokasi ke gedung Kopdes Desa Ulujangang," ucap Budi kepada detikSulsel, Senin (2/11/2026).

Budi menjelaskan, sebelumnya aparat pemerintah dan keluarga telah berulang kali membujuk Dg Tumang agar tidak lagi tinggal di bekas toilet. Namun, perempuan lansia tersebut sempat bersikeras bertahan di tempat itu meskipun telah diberikan rekomendasi untuk pindah.

"Yang bersangkutan juga selama ini didekati oleh aparat pemerintah dan keluarga cuma beliau pikirannya masih agak 'labil'. Jadi kadang kita sudah berikan rekomendasi tapi kadang beliau masih bersikeras, dipindahkan namun kembali lagi," ujarnya.

Bantuan PKH dan BPNT Masih Aktif

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, pemerintah memastikan bantuan sosial untuk Dg Tumang masih berjalan. Budi mengatakan Dg Tumang tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Dari segi pemerintah bantuan oleh pemerintah baik desa maupun pihak Pemerintah Kabupaten Gowa itu Dg Tumang telah terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT dan itu aktif sampai saat ini," jelasnya.

Budi menambahkan, pemerintah desa juga terus mengupayakan agar Dg Tumang bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan mendapatkan perhatian.

"Di lain sisi juga pemerintah desa mengupayakan memberikan tempat tinggal yang layak sehingga Dg Tumang bisa dianjurkan untuk pindah ke tempat itu," ucapnya.



(alk/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Loker Makassar

Hide Ads