Kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia mengalami penurunan drastis akibat kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat belasan daerah kini masuk dalam kategori udara tidak sehat hingga berbahaya bagi kesehatan.
Juru Bicara Kemenkes Widyawati memaparkan berdasarkan data pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 3 November 2026 pukul 09.00 WIB, peta kualitas udara di wilayah terdampak menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan.
"Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 3 November 2026 pukul 09.00, terdapat 2 kabupaten/kota dengan kategori kualitas udara berbahaya, 15 kabupaten/kota kategori tidak sehat, 60 kabupaten/kota kategori sedang, dan 14 kabupaten/kota kategori baik," ujar Widyawati dalam siaran pers BNPB di YouTube, Rabu (4/11/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabupaten/Kota yang Masuk Kategori Berbahaya
Widyawati menyoroti secara khusus dua wilayah di Kalimantan Tengah yang mencatatkan konsentrasi partikel halus (PM 2,5) sangat tinggi hingga menembus kategori berbahaya bagi pernapasan.
"Ada dua wilayah yang perlu menjadi perhatian khusus yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur dengan nilai PM 2,5 sebesar 580 dan Kota Palangkaraya sebesar 348, keduanya ini sudah masuk dalam kategori berbahaya," jelasnya.
Selain dua daerah berstatus berbahaya tersebut, paparan asap pekat juga membuat sejumlah wilayah di provinsi lain berstatus tidak sehat, seperti:
- Muara Jambi: 168
- Barito Selatan: 161
- Sukamara: 144
- Katingan: 142
- Pali: 134
- Kota Palembang: 102
- Bengkalis: 101
Kondisi Kualitas Udara di Kalteng dan Riau
Terkait kondisi di Kalimantan Tengah, Widyawati menyampaikan ada lima daerah lain yang udaranya masuk kategori tidak sehat, yakni:
- Barito Selatan: 164
- Sukamara: 144
- Katingan: 142
- Pulang Pisau: 113
- Gunung Mas: 102
Sementara beberapa kabupaten/kota di Kalteng yang berada di posisi kualitas udara sedang, terdiri dari:
- Kapuas: 85
- Kotawaringin Barat: 83
- Barito Utara: 82
- Murung Raya: 75
- Seruyan: 62
- Lamandau: 58
"Adapun Barito Timur berada pada kategori baik," sambung Widyawati.
Kondisi yang perlu diwaspadai juga terlihat di Provinsi Riau. Dari 12 kabupaten/kota yang dipantau, tercatat empat wilayah mengantongi status udara tidak sehat.
"Kota Pekanbaru dengan nilai PM 2,5 sebesar 130, Indragiri Hilir 115, Pelalawan 107, dan Bengkalis 101. Sementara itu ada 7 kabupaten/kota berada pada kategori sedang, dan satu wilayah yaitu Rokan Hilir berada pada kategori baik," paparnya.
"Data ini menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Riau masih menghadapi paparan udara yang perlu kita waspadai, khususnya di Pekanbaru, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Bengkalis," beber Widyawati mengimbau warga di kawasan terdampak agar selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Simak Video "Video: Penanganan dan Pencegahan Kasus ISPA Karena Karhutla"
Comparison Table Of English Powered Pdf Free Excel Truly(sao/naf)

























































