Elon Musk menghabiskan sekitar USD 474 juta (Rp 8,5 triliun) untuk membantu Partai Republik mempertahankan kendali atas Kongres, jumlah yang kira-kira setara dengan seseorang berpenghasilan USD 100.000 setahun yang menabung selama 4.400 tahun.
Hasilnya, kandidat Republik kalah total dari Partai Demokrat. Anggota Partai Demokrat di Kongres sudah mengantre membidik Musk, dengan kemungkinan surat panggilan dan penyelidikan atas operasi bisnisnya.
Musk kini menghadapi ancaman terhadap pundi-pundi keuangannya di beberapa tempat, termasuk Texas, tempat ia menetap dan mengembangkan perusahaan. Musk menghabiskan banyak uang untuk mempertahankan Gubernur Partai Republik Greg Abbott, yang akhirnya kalah. Demokrat juga mengamankan kendali DPR Texas dan Senat AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah kemenangan tingkat negara bagian pertama bagi Demokrat di Texas dalam lebih dari 30 tahun. Para kandidat tersebut menang sebagian karena terus-menerus menyerang Musk terkait keringanan pajak dan hibah yang diterima perusahaannya, serta hubungannya dengan para politisi Republik.
"Era korupsi terang-terangan ini akan segera berakhir," kata Anggota DPR Gene Wu, ketua Kaukus Demokrat yang mendapatkan kekuasaan mayoritas di badan legislatif Texas.
Reputasi Musk
Lebih dari setengah pemilih Texas berpandangan negatif tentang Musk, menurut Jajak Pendapat Pemilih AP terhadap lebih dari 5.000 pemilih. Meski Musk dipandang sangat positif anggota Republik pendukung MAGA, angka tersebut turun bagi pemilih Republik non-MAGA dan anjlok drastis di pemilih independen serta Demokrat.
Mereka adalah pemilih target James Talarico yang akhirnya menang kursi Senat dan kandidat gubernur Demokrat Gina Hinojosa, yang mengalahkan Abbott. Keduanya membingkai kampanye sebagai pertarungan antara miliarder melawan warga biasa dan kemunculan Musk sebagai donatur utama Partai Republik mendukung narasi itu.
"Paxton didanai satu orang. Elon Musk menginginkan tanah kita. Ia menginginkan air kita. Ia menginginkan uang pajak kita. Ia menginginkan senator AS pribadinya sendiri," kata Talarico kepada kerumunan, tepat setelah Hinojosa memberikan kecaman serupa.
"Kita tahu Elon Musk mendapat keringanan pajak properti USD 1,7 miliar di sini di Texas, pajak properti yang mana kita semua harus membayarnya dengan harga penuh," kata Hinojosa yang dikutip detikINET dari Associated Press.
Pesan Partai Demokrat ditujukan tepat ke jantung pemilih yang rumah tangganya di bawah tekanan karena harga bahan bakar, bahan makanan, sewa, dan cicilan rumah terus naik.
Anggota DPR yang akan habis masa jabatannya, Chip Roy (Republikan dari Texas), mengatakan ada suatu titik di mana besarnya jumlah donasi Musk tidak membantu upaya Partai Republik.
"Anda mencapai batas atas manfaat dari uang-uang ini. Orang-orang menjadi sangat muak dengan semua iklan tersebut dan yang Anda lakukan hanyalah menayangkan iklan yang sama setiap saat," katanya.
Dua perusahaan Musk, Tesla dan SpaceX, sama-sama turun harga sahamnya. Investor gelisah tentang dampak pemilu terhadap bbisnis Musk. Kekhawatiran ia mungkin menghadapi penyelidikan Kongres berkontribusi pada anjloknya saham itu.
Partai Demokrat belum melupakan masa-masa Musk di Washington tahun lalu saat memimpin DOGE, yang menerjang berbagai lembaga dengan memangkas pegawai dan kekacauan baru-baru ini di mana layanan internet SpaceX di Ukraina dibatasi di tengah perang dengan Rusia.
"Elon Musk mengayunkan gergaji mesin di atas panggung dan tertawa saat memecat pelayan publik dan menghancurkan layanan yang diandalkan warga Amerika. Ia harus mempertanggungjawabkannya di bawah sumpah," tulis Anggota DPR James Walkinshaw, Demokrat dari Virginia.















































