Pengembang apartemen LRT City, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) masih menyusun skema penyelesaian nasib konsumen LRT City. Skemanya berupa pengembalian dana atau refund dan penyelesaian pembangunan unit.
Saat ini, ADCP, masih berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penyelesaian masalah tersebut. Mereka sedang menyiapkan langkah-langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Saat ini, proses penyelesaian tersebut masih dalam tahap finalisasi pembahasan dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait," kata Manajemen ADCP kepada detikProperti, Jumat (30/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen ADCP menyiapkan skema-skema yang diinginkan oleh konsumen LRT City, yaitu penyelesaian unit apartemen serta refund. Mereka juga melanjutkan proyek-proyek prioritasnya.
"Perseroan terus mengupayakan penyelesaian secara menyeluruh bagi konsumen, baik melalui percepatan penyelesaian konstruksi dan serah terima unit, termasuk melakukan pembangunan pada proyek-proyek prioritas pertama, maupun melalui mekanisme pengembalian dana dengan mempertimbangkan kondisi serta aspek yang relevan dari tiap pengajuan," jelasnya.
Di sisi lain, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pengelola BUMN (BUMN), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sempat menargetkan keputusan final terkait penyelesaian masalah tersebut diumumkan pada pertengahan Oktober 2026. Namun, sampai saat ini masih belum ada informasi lebih lanjut.
Menteri PKP Maruarar Sirait yang menjadi mediator untuk membantu mempertemukan konsumen LRT City dengan pihak pengembang dan BP BUMN mengungkapkan untuk keputusan final tersebut masih menunggu jadwal pasti dari Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria agar lebih jelas dan lebih detail. Terlebih lagi Danantara yang membawahi langsung PT Adhi Karya (Persero) Tbk, induk usaha ADCP. Sementara itu, Kementerian PKP hanya menjadi mediator saja.
"Saya menunggu jadwal dari Pak Dony karena Pak Dony mau mempersiapkan rencana yang akan diperjelas langkah-langkahnya. Tentu yang mengeksekusi kan bukan saya," ujarnya kepada detikProperti, Kamis (29/10/2026).
Sebagai informasi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku induk usaha ADCP mengungkapkan per 1 Oktober 2026, pembangunan sejumlah proyek ADCP dilanjutkan. Proyeknya mencakup Apartemen LRT City Tebet, Cibubur, Ciracas, dan Adhi City Sentul (rumah tapak).
"ADCP telah mulai kembali melakukan aktivitas pekerjaan pada beberapa proyek sejak 1 Oktober 2026. ADHI juga mendukung berbagai upaya penyempurnaan proyek, termasuk dari sisi desain, kualitas, fungsi, dan nilai komersial, yang saat ini masih dalam proses kajian," kata Siswanto selaku Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk dalam keterangan kepada detikcom, Kamis (1/10/2026).
ADHI juga akan mengawasi dan melakukan koordinasi bersama pengembang Apartemen LRT City, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), guna memastikan proses pelaksanaan berjalan terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain percepatan pekerjaan, ADHI dan ADCP juga menyiapkan langkah penyelesaian terkait aspek pendanaan dan konsumen, termasuk mekanisme penanganan konsumen yang mengajukan refund.





























































