Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku diteriaki seseorang terkait masalah galian saat joging di lokasi car free day (CFD) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat (Jakpus). Pramono pun meminta perusahaan yang biasa melakukan proyek galian untuk berkoordinasi.
"Ketika lari tadi, ada rombongan yang nyalip saya, karena memang pelari, teriaknya 'galian'," ujar Pramono di Halte Benhil PAM Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2026).
Dia menyebut galian biasanya dilakukan oleh Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Perumda Pengelolaan Air Limbah (PAL Jaya), dan beberapa pihak lain. Ia meminta agar proyek galian terkoordinasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan galian itu selalu terasosiasi dengan PAM Jaya. Untuk itu saya sudah meminta kepada PAM Jaya dan semua yang kemudian harus menggali, harus dilakukan terkoordinasi," kata Pramono.
Pramono melihat galian di Jakarta biasanya kerap dilakukan sendiri-sendiri oleh setiap perusahaan. Menurutnya, hal ini membuat penanganan galian terkesan lambat hingga mengganggu aktivitas warga.
"Dulu PAM Jaya sendiri, PAL Jaya sendiri, kemudian untuk apa, limbah sendiri. Sekarang enggak boleh. Karena memang bagaimana pun galian ini menjadi tanggung jawab untuk kita selesaikan bersama," ucapnya.
Seperti diketahui, beberapa galian masih ditemukan di sejumlah wilayah Jakarta. Galian itu misalnya berada di Matraman, Pancoran, hingga kawasan Haji Nawi.
Lihat juga Video: Diteriaki 'Galian!' Saat Joging di CFD, Ini Respons Pramono
(tsy/aik)




















































