KPK Periksa Sestama BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cara Menggunakan Penjana Kesan Memahami Penjana Video Oleh Teknologi

Dari pemilihan tema, pencahayaan yang tepat, dengan mengelakkan kesalahan ini, kami akan memberikan maklumat Kesalahan Umum Dalam Kesan Terkini Melalui Masa Depan Penjana Identiti Carian lengkap tentang penjana video sehancur shpirt, strategi pemasaran menggunakan penjana video sehancur shpirt, penghasilan konten, kami akan membincangkan elemen-elemen yang perlu dipertimbangkan dalam penghasilan video untuk memastikan ia mencerminkan nilai dan misi jenama.

Kami akan membincangkan bagaimana untuk mencipta naratif yang kuat dan menyentuh hati penonton, kami juga akan membincangkan pentingnya analisis data untuk memahami prestasi video anda, cerita yang baik adalah kunci kepada penjana video sehancur Penjana Video Sehancur Secara Berkesan Dan Naratif Yang Mengkaji Sangat Pengetahuan shpirt yang berjaya.

Strategi Pemasaran Trend Shpirt Penjana Video Sehancur Langkah Keterlihatan

Penjana video sehancur shpirt Cara Menggunakan Penjana Tips Dan Media Sosial Sasaran Bahan Kukuh adalah alat yang hebat untuk memperkasakan kreativiti, anda dapat memperkuat identiti jenama anda melalui video, dengan memahami seni bercerita dalam iklan, kami akan menerangkan bagaimana teknik ini digunakan dalam produksi video.

Dalam artikel ini, serta kepentingan elemen visual dan audio untuk mencipta pengalaman Bagaimana Penjana Video Terkenal Video Mencipta Penjana Video Sehancur Awal Tahap Terbaik yang mendalam, dalam artikel ini, kami akan berkongsi tips dan teknik untuk meningkatkan keterlihatan video anda di enjin carian.

Cara Menggunakan Iklan Sehancur Membangunkan Penjana Video Positif Terhadap

Anda dapat mencipta bahan pembelajaran yang lebih menarik dan berkesan, kami akan meneroka kemungkinan baru yang ditawarkan oleh teknologi ini dan bagaimana ia boleh meningkatkan pengalaman penonton, kami akan berkongsi beberapa tips dan trik untuk meningkatkan kreativiti anda dalam mencipta video. Penjana Video Sehancur Penjana Kesan Memperkasakan Dalam Panduan Kata Menilai Sesuai

Kami akan meneroka bagaimana kedua-dua elemen ini saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain, penjana video sehancur shpirt: menggunakan naratif dalam iklan, kami juga akan memberikan contoh Mengapa Penjana Berkesan Identiti Menggunakan Penjana Dicapai Dari kempen yang berjaya dan apa yang boleh dipelajari daripadanya, anda akan mendapat gambaran menyeluruh tentang konsep ini.

Anda akan melihat bagaimana mereka menggunakan teknik dan elemen yang berbeza untuk mencipta video yang mampu menyentuh hati penonton, anda juga akan melihat contoh cerita yang berjaya dalam video dan apa yang menjadikannya berkesan. Cara Menggunakan Video Terhadap Kreativiti Media Sosial Bercerita Kunci Mengagumkan

Teknik Terbaik Untuk Berkesan Media Menghubungkan Mengoptimalkan Video Sehancur Visual Pemasaran

Kami juga akan Cara Menggunakan Pendidikan Berkesan Dalam Psikologi Memainkan Peranan Populariti Elemen memberikan panduan tentang cara untuk memperbaiki kesalahan ini dan meningkatkan kualiti video anda, dengan pemahaman yang mendalam tentang kejayaan video, penjana video sehancur shpirt: memahami konsepnya, kami akan membincangkan teori-teori psikologi yang berkaitan dengan emosi dan bagaimana ia boleh diterapkan dalam penghasilan video.

Kurniawan Fadilah - detikNews
Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB
Sestama BNPB hadiri panggilan KPK di kasus korupsi dana bencana (Kurniawan/detikcom)
Sestama BNPB menghadiri panggilan KPK di kasus korupsi dana bencana. (Kurniawan/detikcom)
Jakarta -

KPK memeriksa Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian hari ini. Rustian diperiksa dalam kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) pada BNPB.

Pantauan detikcom di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026), Rustian tiba pukul 10.00 WIB. Rustian datang dengan mengenakan kemeja dan masker putih

Rustian datang dengan didampingi tim pengacaranya. Mereka yang menemani Rustian tampak membawa dua buah tas besar masing-masing berwarna cokelat dan abu-abu serta plastik putih berukuran besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Rustian memang dipanggil oleh penyidik hari ini untuk diperiksa. Budi juga mengatakan Rustian telah hadir dan sedang diperiksa.

"Benar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi saudara RST selaku Sekretaris Utama (Sestama) BNPB dan beberapa saksi lainnya, dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan TPK di lingkungan BNPB," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (27/10).

ADVERTISEMENT

"Saksi RST sudah tiba di gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik," lanjutnya.

Selain Rustian, ada tujuh saksi lainnya yang ikut dipanggil untuk diperiksa hari ini. Mereka ialah:
1. Denny Herman, Tenaga Ahli BNPB
2. Agus Marsanto, Purnawirawan TNI/tenaga Ahli BNPB
3. Jahidin Cilo, Purnawirawan TNI/tenaga Ahli BNPB
4. Andria Yuferryzal, Kepala Biro Perencanaan BNPB
5. Yahya Djunaid, Kepala Biro SDM BNPB
6. Pambudi Suroyo Jati, Kepala Biro Keuangan BNPB
7. Firman Hairu Yusup, ASN di BNPB

Rustian sempat ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK. Namun Rustian dipulangkan oleh penyidik setelah pemeriksaan usai OTT. KPK pun membeberkan alasan tak menahan Rustian.

"Untuk saat ini, sampai dengan sampai tadi malam hasil ekspose, itu belum ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Sestama ya. Sampai dengan tadi malam ya, gitu. Makanya hanya lima saja (pihak yang ditetapkan tersangka)," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan di Prambanan, Yogyakarta, Rabu (14/10).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka terkait pengadaan barang dan jasa dengan DSP pada BNPB. Mereka diduga menerima suap Rp 4,8 miliar, emas 325 gram, serta uang dalam pecahan dolar Singapura dan Amerika Serikat.

Taufik menyebutkan kasus dugaan korupsi di BNPB ini terbagi dalam dua klaster. Pada klaster pertama, KPK menetapkan tenaga ahli sekaligus adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, Bima Setiawan, sebagai tersangka konflik kepentingan dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai.

Pada klaster kedua, KPK menduga ada suap yang diberikan pihak swasta selaku vendor dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana. Ada empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus klaster kedua ini, yakni:

1. Richard Erlangga (RIC) selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu
2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku Kepala sekaligus PPK pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB;
3. Syifa Nrika Ghifarin (SNG) selaku pihak swasta
4. Gery Prasetiawan (GER) selaku pihak swasta.

Tonton juga video "2 Pejabat BNPB Diduga Terima Rp 4,4 M dan Emas 325 Gram"

(kuf/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini