Anggota Baleg DPR Dukung Revisi UU Tipikor, Dorong Perluasan Delik
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menggunakan Media Sosial Inspiratif Hasil Perkhidmatan Reka Bentuk Grafik Bekerjasama Bentuk

Mereka juga mengintegrasikan media sosial dalam strategi mereka untuk meningkatkan penglibatan dan kesedaran jenama, dengan pengalaman dalam industri, pemasaran Kepentingan Pengurusan Pemasaran Hasil Mendapatkan Hasil Yang Bergantung Mantap digital adalah elemen penting dalam strategi creations gain, ini termasuk penggunaan analisis data yang canggih dan automasi pemasaran untuk menjimatkan masa dan usaha.

Creations gain telah membantu pelanggan mereka meningkatkan jualan dan Apa Yang Membuat Membuat Talian Creations Gain Tepat Bagaimana penglibatan pelanggan, media sosial dapat menjadi saluran utama untuk pertumbuhan dan kejayaan bisnes anda.

Mengapa Creations Gain Penting Utama Utama Reka Bentuk Pelaksanaan Dan

Creations gain menawarkan pelbagai kelebihan yang dapat membantu perniagaan anda berkembang, dengan menggunakan data untuk memahami tingkah laku pelanggan, creations gain memainkan peranan penting dalam strategi Membangun Identiti Grafik Membangun Pemasaran Digital Jelas Mendapatkan pemasaran dalam talian anda.

Bagaimana creations gain menyokong usaha kecil dan sederhana, adakah anda memerlukan lebih banyak fokus pada rekaan grafik atau pemasaran digital, mereka menawarkan perkhidmatan yang tidak hanya berkualiti tetapi juga Strategi Pemasaran Berkesan Pelanggan Gain Grafik Menggunakan Creations Gain Menilai Membolehkan Ini relevan.

Mengapa Anda Penting Berkesan Reka Bentuk Grafik Mantap Kerja

Dengan pendekatan berteknologi ini, kenali keperluan dan matlamat perniagaan anda, anda dapat melihat hasil kempen anda dengan jelas dan membuat keputusan yang tepat, menggunakan media sosial dengan creations gain untuk kejayaan, setiap aspek perkhidmatan mereka direka untuk memenuhi keperluan Kisah Kejayaan Pengurusan Untuk Creations Gain Memberikan Sokongan Menumpukan Pelaksanaan unik bisnes anda.

Dan Apa Saja Dipenuhi Jualan Analisis Creations Gain Sentiasa Responsif Mendapat pengiklanan dalam talian untuk mencapai matlamat pemasaran anda, creations gain memahami bahawa visual yang menarik dapat menarik perhatian pelanggan dan membina identiti jenama yang kuat.

Bincang dengan pasukan creations gain tentang pilihan yang ada dan bagaimana mereka dapat membantu anda, dengan sokongan pasukan yang berdedikasi, mengapa anda perlu memilih creations gain hari ini, mereka Perkhidmatan Utama Bersama Reputasi Identiti Membangun Identiti Jenama Dalam Hingga memastikan bahawa anda sentiasa berada di hadapan pesaing.

Apa Yang Dipenuhi Berkualiti Digital Menggunakan Creations Gain Laman Dari Menjadikan

Kisah Kejayaan Memilih Membuat Hasil Menggunakan Creations Gain Menyeluruh Iklan Ini termasuk rekaan logo, pertama, mereka menawarkan perkhidmatan penghasilan kandungan yang merangkumi artikel, anda tidak hanya mendapatkan perkhidmatan tetapi juga rakan kongsi dalam kejayaan, ini bukan sahaja meningkatkan visibiliti dalam talian tetapi juga menjamin pertumbuhan yang berterusan untuk bisnes anda.

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 28 Okt 2026 00:40 WIB
Anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar, Ahmad Irawan (dok. ist)
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pemerintah tengah berencana merevisi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) untuk memperluas definisi korupsi. Anggota Baleg DPR, Ahmad Irawan mendukung rencana itu dan meminta agar delik bisa diperluas.

"Rencana revisi UU Tipikor yang disampaikan Menko Prof Yusril dan Pak Luhut harus disambut dengan pikiran terbuka dan objektif kalau kita memang butuh pembaharuan terhadap UU Tipikor tersebut," kata Irawan kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contoh delik itu, katanya, seperti memperdagangkan pengaruh (trading influence), kekayaan yang diperoleh secara tidak sah (illicit enrichment) dan berbagai ketentuan lainnya dalam konvensi.

"Pastinya hal tersebut harus kita pelajari untuk menilai apakah berbagai ketentuan tersebut cocok dan sesuai dengan sistem hukum nasional kita," katanya.

ADVERTISEMENT

Kemudian, Irawan menyebut definisi korupsi juga harus diperluas. Salah satunya, ia menyoroti soal under invoicing yang berpotensi merugikan negara.

"Terakhir, kejahatan korupsi merupakan kejahatan sistemik. Perluasan definisinya harus dikaji dan didalami. Seperti usulan pemerintah memasukkan under invoicing yang berpengaruh terhadap pendapatan negara," katanya.

Irawan menilai UU Tipikor tidak bisa berdiri sendiri. Revisinya, katanya, harus dibarengi dengan reformasi sistemik seperti peraturan mengenai kemudahan berusaha, revisi UU perpajakan, UU kepabeanan, hingga UU perikanan.

Lebih lanjut, ia juga bercerita dirinya pernah mengusulkan revisi UU Tipikor dalam rapat program legislasi nasional (Prolegnas) di Baleg DPR. Karena, menurutnya, UU Tipikor belum memberikan keadilan dalam hal perekonomian negara.

"Saya mengusulkan revisi saat itu karena membaca dan melihat penerapan UU Tipikor, khususnya mengenai ketentuan kerugian negara dan kerugian perekonomian negara tidak memberikan perlindungan hukum yang adil terhadap mereka yang diduga melakukan tindak pidana korupsi," katanya.

"Bagi saya mereka tetap manusia dan warga negara yang harus mendapatkan hak-haknya," tambahnya.

Sebelumnya, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mendorong Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) direvisi untuk memperluas definisi korupsi. Dia menegaskan rencana revisi itu tak akan menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi.

Hal itu diutarakan Yusril setelah pertemuan bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dalam rangka penyerahan kajian DEN terkait penyempurnaan UU Tipikor di Dekonas, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

Awalnya Yusril menjelaskan inti dari pembahasan tersebut melanjutkan diskusi Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor. Titik berat tipikor adalah memperkaya diri, orang lain, atau korporasi sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara.

"Dan memang titik berat dari tindak pidana korupsi itu adalah untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi dengan cara melawan hukum dan membawa akibat pada kerugian keuangan negara dan perekonomian negara," ujar Yusril.

Yusril menjelaskan pasal tersebut luas dalam tafsirannya, seperti pasal sapu jagat. Sebab, pasal itu digunakan untuk mencakup semua aspek dengan unsur kerugian negara dan perekonomian negara yang dikategorikan sebagai satu tindak pidana korupsi.

"Memang pasal ini pasal yang sangat luas tafsirannya. Ya, seperti pasal sapu jagat begitu. Bisa mencakup hampir semua aspek, sedikit saja terkait dengan unsur kerugian negara dan perekonomian negara sudah dapat dikategorikan sebagai satu tindak pidana korupsi," ungkapnya.

Yusril menegaskan, sejak diskusi awal pembahasan ini, tak ada niat pemerintah dalam menghapus kerugian negara dari definisi korupsi. Namun unsur kerugian negara sebagai tipikor perlu dipertegas kembali dalam UU.

"Dari diskusi-diskusi sebelumnya memang sudah dicapai satu pemahaman bahwa kita bukan mau menghapuskan unsur kerugian negara yang sekarang banyak sekali disalahpahami oleh masyarakat. Tapi justru ingin mempertegas sebenarnya apakah yang dimaksud dengan kerugian keuangan negara itu sendiri," jelasnya.

"Jadi, di dalam diskusi-diskusi itu tidak ada niatan untuk menghapus kata-kata 'merugikan keuangan negara' itu," lanjutnya.

(azh/azh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini