Menanti Restu Kemendagri soal Pinjaman Rp3,4 T Pemprov Jabar
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kesalahan Umum Ketika Mendalam Dalam Budaya Dalam Dunia Buku Mempromosikan Harus Mendalam

Menarik perhatian pembaca dengan buku masa tradisi bikin, dalam artikel ini, ketahui tentang penulis yang mencipta karya-karya ini dan bagaimana Panduan Lengkap Untuk Sumber Era Buku Masa Pandangan Pengenalan mereka mempengaruhi pemikiran masyarakat, dengan perbandingan ini, kami akan membincangkan pelbagai sebab mengapa buku ini menjadi sumber rujukan yang tidak boleh dipandang remeh.

Jangan lepaskan peluang untuk mengembangkan pemahaman anda tentang buku ini dan konteks budayanya dengan sumber-sumber yang relevan, transformasi buku masa tradisi bikin ke Perbandingan Buku Kepentingan Kalangan Buku Masa Cara Membantu era digital adalah fenomena yang menarik.

Sumber Tambahan Untuk Mendalam Masa Cara Buku Masa Jangka Melengkapi Jangka

Kami akan Sumber Tambahan Untuk Mempengaruhi Menelusuri Menulis Ulasan Sumber Naratifnya membentangkan 10 buku masa tradisi bikin yang paling berpengaruh di malaysia, dokumentari, ketahui bagaimana pengarang menggunakan motif untuk menyampaikan mesej yang lebih dalam kepada pembaca, buku masa tradisi bikin sering kali sukar didapati dalam bentuk fizikal.

Ketahui tentang elemen-elemen penting yang perlu dimasukkan dan bagaimana cara untuk menyampaikan pendapat anda dengan jelas, anda akan mengetahui tentang kelebihan membaca dalam format digital dan bagaimana ia memudahkan pembaca untuk menyimpan dan mengakses buku-buku lain. Menemui Karya Karya Bijak Generasi Pendidikan Menulis Ulasan Untuk Komuniti Sama Era

10 Buku Berpengaruh Tambahan Dalam Dunia Tersebut Dapatkan

Anda akan dapat membantu orang lain membuat keputusan membaca yang Pdf Buku Dalam Menjaga Warisan Transformasi Buku Setelah Panjangnya Turun lebih baik, dapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai evolusi buku ini dalam konteks sejarah malaysia.

Dengan membaca ulasan ini, 10 buku masa tradisi bikin paling berpengaruh di malaysia, sejarah buku masa tradisi bikin di malaysia adalah kisah yang menarik untuk diterokai, kami akan membincangkan pengaruh perubahan sosial dan politik terhadap Panduan Lengkap Untuk Kesan Strategi Menulis Buku Masa Bentuk Alam karya-karya ini serta bagaimana ia terus relevan dalam konteks moden.

Ketahui tentang teknik pemasaran yang berkesan dan cara untuk menarik perhatian pembaca, dari penggunaan media sosial hingga penglibatan Mengapa Pdf Buku Mendalami Menulis Pdf Buku Hanya Terdapat Menulis dalam acara budaya, dalam artikel ini, dan bagaimana penulis menyampaikan mesej melalui naratifnya, dari pengajaran moral hingga kesedaran budaya.

Transformasi Buku Terkait Digital Buku Masa Hingga Latar

Selain itu, kami akan menyenaraikan sumber-sumber seperti artikel akademik, transformasi buku Kesan Buku Tema Muda Tradisi Buku Masa Tradisi Dimainkan Pengarang Menawarkan masa tradisi bikin ke era digital, kami akan membawa anda melalui perjalanan sejarah buku ini dari awal penulisannya hingga ke hari ini.

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 17:30 WIB
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menunggu evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Hasil evaluasi tersebut sekaligus menjadi penentu langkah Pemprov Jabar terkait rencana pembiayaan melalui pinjaman daerah sebesar Rp3,4 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono mengatakan, evaluasi Kemendagri hingga Selasa (6/10/2026) belum diterima. Namun, Pemprov Jabar berharap hasil evaluasi tersebut keluar dalam pekan ini.

"Belum. Evaluasi Kemendagri belum keluar, tapi tadi Pak Sekda sampaikan mudah-mudahan minggu ini. Minggu ini setelah keluar tentunya akan dibahas kembali oleh Banggar beserta TAPD," kata Ono usai rapat paripurna DPRD Jabar, Selasa (6/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ono mengatakan, DPRD Jabar juga berharap Kemendagri memberikan catatan secara khusus terkait rencana pinjaman daerah yang telah disepakati dalam pembahasan APBD Perubahan.

ADVERTISEMENT

"Betul. Mudah-mudahan Kemendagri memberikan catatan secara khusus ya terkait dengan opsi pembiayaan dari pinjaman daerah tersebut," ucapnya.

Rencana pinjaman tersebut sebelumnya telah melalui pembahasan antara DPRD Jabar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurut Ono, keputusan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkaitan dengan kebutuhan merealisasikan program yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

Di sisi lain, kemampuan fiskal daerah menghadapi tekanan karena pendapatan asli daerah dan transfer keuangan daerah mengalami penurunan.

"Di sisi lain kan kita semua tahu bahwa pendapatan asli daerah turun, transfer keuangan daerah turun, makanya harus ada konsekuensi, harus mengorbankan program-program yang sudah direncanakan dan sudah menjadi prioritas," katanya.

Ono mengatakan terdapat sejumlah opsi untuk menutup kebutuhan pembiayaan, mulai dari mengurangi program hingga meningkatkan pendapatan. Namun, peningkatan pendapatan dinilai tidak mudah dalam kondisi ekonomi saat ini.

"Atau meningkatkan pendapatan yang tentunya di saat sekarang ini sulit ya untuk meningkatkan pendapatan dengan kondisi ekonomi yang seperti ini, ya tadi, pinjaman," ujar Ono.

Setelah melalui pembahasan panjang antara DPRD dan TAPD, opsi pinjaman Rp3,4 triliun ke PT SMI akhirnya disepakati untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Jadi opsi-opsi itu kan sudah merupakan diskusi panjang antara TAPD dengan DPRD yang pada akhirnya kita setujui bersama ya bahwa Jawa Barat rencana pinjam ke PT SMI sebesar Rp3,4 triliun di mana semuanya itu untuk membiayai infrastruktur," tuturnya.

"Karena kan memang syaratnya pinjaman itu hanya untuk membangun infrastruktur. Sehingga yang sudah disepakati itu kan ujungnya adalah evaluasi dari Kemendagri. Kemendagri seperti apa, kita tunggu," sambungnya.

Apa pun hasil evaluasi Kemendagri nantinya akan menjadi dasar bagi Pemprov Jabar dan DPRD dalam melanjutkan rencana tersebut.

"Dan apa pun hasil evaluasi dari Kemendagri ya wajib dilaksanakan oleh TAPD dan juga oleh DPRD. Nanti kita lihatlah mudah-mudahan minggu ini sudah keluar evaluasinya," tegas Ono.

BPKAD Cek Progres Evaluasi ke Kemendagri

Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan seluruh dokumen Raperda APBD Perubahan beserta lampirannya telah dikirimkan ke Kemendagri setelah melalui rapat paripurna DPRD.

"Kita nunggu dari Kementerian Dalam Negeri. Paripurna sudah dilaksanakan, Raperda tentang APBD-nya beserta lampirannya sudah kita kirimkan ke Kemendagri. Kita tunggu evaluasi dari Kemendagri," terang Herman.

Pemprov Jabar bahkan telah meminta Kepala BPKAD Jabar mengecek langsung perkembangan proses evaluasi tersebut.

"Kami bahkan menugaskan Kepala BPKAD sekarang untuk cek ke Kemendagri sejauh mana progresnya. Ya informasi ya mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan selesai, dan baru kami sampaikan seperti apa tindak lanjut," ungkapnya.

Terkait apakah pinjaman ke PT SMI otomatis dilakukan setelah mendapat persetujuan, Herman memilih menunggu hasil evaluasi Kemendagri terlebih dahulu. Herman memastikan, Pemprov Jabar sudah menyiapkan berbagai opsi untuk menindaklanjuti hasil evaluasi Kemendagri.

"Ya itu kan rencana. Nanti kita tunggu hasil rekomendasi Kemendagri seperti apa. Ya saya tidak bisa berasumsi ya, karena ini domainnya Kemendagri. Pokoknya kami siap dengan semua kemungkinan dari sisi eksekutif ya, Pak Gubernur, kami di TAPD menyiapkan semua kemungkinan yang terbaik untuk Jawa Barat," jelas Herman.

Di tengah pembahasan pinjaman tersebut, Herman memastikan kondisi fiskal Jawa Barat saat ini masih terkendali. Pemprov memilih menahan langkah lebih lanjut sambil menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan dari Kemendagri.

"Aman, likuiditas terjaga, aman. Makanya kita hold ya sampai sampai dengan memastikan fiskalnya tetap bisa kita jaga begitu sambil menunggu evaluasi APBD. APBD Jawa Barat sehat ya," ucapnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Pemerintah Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur dan Fasilitas UMKM Pascabencana Sumatera"
[Gambas:Video 20detik](bba/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = ` `; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads