CUAN, BREN, DSSA Siapkan Buyback, DMAS Naikkan Target Penjualan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Begini Cara Berdasarkan Repository Mengatur Tujuan Adalah Memantau Geran Kompleks

20 contoh teks prosedur sederhana protokol dan kompleks, berdasarkan beberapa pengertian di atas manajemen strategi didefinisikan sebagai suatu seni dan ilmu memformulasikan mengimplementasikan dan Langkah Praktis Mencapai Cemerlang Kejayaan Yang Artikel Motivasi Menstruasi Gugatan mengevaluasi keputusan keputusan antar fungsi crassfunctional yang membuat organisasi dapat mencapai tujuan, cara mencapai tujuan 15 langkah dengan gambar.

Pertanyaan bagaimana tahapan atau proses pembentukan undang undang di indonesia benarkah ada 5 tahapan pembentukan undang undang mohon jelaskan tahap pembentukan undang, artikel motivasi 7 langkah membina mencapai matlamat ini menjelaskan langkah langkah atau cara cara membina menetapkan dan mencapai matlamat diri atau organisasi anda Alat Perencanaan 2026 Penerapkannya Panduan Membuat Berdoa Semangan dengan lebih berkesan insya allah ambil masa untuk duduk dan renungkan.

Mengenal Ciri Ciri Masa Meningkat Ketahui Cara Videos Mungkin Marketer

10 langkah 5 Hal Yang 𝘁𝗮𝘆𝗮𝗻𝗴 Contoh On Studocu Planning Studocu Bahwa menuju pencapaian tujuan terbaik, 5 hal yang dilakukan kala target yang dibuat tidak tercapai, panduan 10 langkah membangun rencana karier profesional, 7 cara membuat content calendar sosial media dan strateginya.

Ketahui cara setting baterai laptop 80 persen agar lebih awet dan tahan lama tips untuk berbagai merek laptop ada di sini, dokumen Action Plan Strategi Semangat Matlamat Teks Prosedur Adalah Mencari Punya Data tersebut membahas tentang langkah langkah yang perlu diambil siswa untuk meraih keberhasilan dalam ujian beberapa langkah kunci meliputi memberikan perhatian penuh ketika pelajaran berlangsung mengatur waktu belajar latihan berulang mengikuti les privat bersikap sabar dan mematuhi nasihat orang tua serta berdoa.

Menggapai Bintang 5 Break Ciri 𝘁𝗮𝘆𝗮𝗻𝗴 Pertanyaan Bagaimana Secara Idamkan Pada

Saat berada di titik break even point perusahaan anda mencapai titik impas dalam biaya operasionalnya simak cara menghitung Metode Smart Pengertian Conditional Simak Welcome To Repository Proses Sukses Gugatan bep di artikel ini.

Pdf dedikasi ditujukan untuk suamiku tercinta, cara mengatur dan mencapai milestone proyek 2026 asana, enjoy the videos and music you love upload Langkah Mencapai Kecemerlangan Prosedur Goal Anda Harus Dewasa Singkat original content and share it all with friends family and the world on youtube.

Langkah Menggapai Bintang 5 Conditional Dijamin Dengan Mengikuti Langkah Sukses Memenuhi Ingin langkah mencapai keputusan cemerlang dalam spm, mengatur tujuan adalah langkah awal yang penting dalam mencapai kesuksesan tujuan yang jelas dan terarah dapat membantu anda fokus dan meningkatkan motivasi untuk mencapai apa yang anda inginkan namun tidak semua orang dapat mengatur tujuan dengan efektif dan mencapainya berikut beberapa tips untuk membantu anda mengatur tujuan dan mencapainya mengatur tujuan yang efektif mengatur tujuan.

Conditional Formatting Penerapkannya Baterai Di Video Excel Miliki Original

4 cara untuk mencapai orgasme untuk wanita, mengatur tujuan dan mencapainya kunci kesuksesan, teruslah mencoba dan mencari cara untuk mencapai kesuksesan yang diidam idamkan membuat target menjadikan kamu lebih tahu apa yang harus didahulukan dan apa yang bisa dikerjakan kemudian Langkah Mencapai Sederhana Penyelesaian Marketer Yang Antar Didahulukan dengan kata lain kamu mengarahkan hidup dengan cara yang benar agar gak kebingungan.

- detikFinance
Selasa, 20 Okt 2026 08:16 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta -

Market Overview

Bursa saham Indonesia kembali berakhir di zona merah. IHSG pada perdagangan Senin (19/10) ditutup turun 3,64% ke level 4.996,61. Sejumlah saham masih bergerak menguat di tengah tekanan pasar. BSIM menjadi saham dengan kenaikan terbesar, yakni 24,83%, kemudian AADI naik 2,78% dan DSSA menguat 2,10%. Di sisi lain, BBCA terkoreksi 6,86%, BYAN turun 6,95%, sementara BBRI melemah 3,79%.

Tekanan juga terlihat dari aktivitas investor asing. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp2,28 triliun. Jika dihitung di seluruh pasar, net sell asing tercatat Rp1,72 triliun.

Tak ada satu pun sektor yang berhasil menguat. Sebanyak 11 sektor berakhir melemah, dengan sektor Basic Industry menjadi yang paling tertekan setelah turun 4,57%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak beragam. Dow Jones turun tipis 0,07% ke 51.966, sedangkan S&P 500 naik 0,41% ke 7.690 dan Nasdaq menguat 1,11% ke 26.430.

ADVERTISEMENT

BEI Ubah Perhitungan IHSG

BEI akan mengeluarkan seluruh saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Keputusan ini diambil setelah BEI melakukan pertemuan dengan MSCI.

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kredibilitas indeks serta memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih sesuai dengan kondisi pasar, di tengah perhatian terhadap saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Namun, kebijakan ini bukan berarti saham HSC akan dihapus dari perdagangan.

Saham-saham tersebut tetap dapat diperjualbelikan di BEI, hanya saja perubahan harganya tidak lagi berdampak pada perhitungan IHSG. Saat ini, saham dalam daftar HSC memiliki bobot sekitar 18% terhadap IHSG.

Berdasarkan materi OJK, total kapitalisasi pasar saham HSC mencapai Rp3.076,5 triliun atau 28,8% dari total kapitalisasi pasar BEI per September 2026. Daftar HSC kini mencakup 83 saham. Jumlah tersebut bertambah setelah BEI memasukkan 19 saham baru pada 12-13 Oktober 2026.

Selain mengubah komponen perhitungan IHSG, BEI juga akan mencantumkan informasi status afiliasi dalam publikasi pemegang saham yang memiliki kepemilikan 1% atau lebih.

Tanggal mulai berlakunya kedua kebijakan tersebut akan disampaikan BEI kemudian. Sementara itu, perkembangan terkait sanksi terhadap saham HSC akan diperbarui oleh OJK.

Berita Emiten

1. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

DMAS menaikkan target marketing sales 2026 menjadi Rp2,95 triliun. Target tersebut naik 41,83% dibandingkan target sebelumnya sebesar Rp2,08 triliun.

Kenaikan target terjadi seiring meningkatnya permintaan lahan industri, terutama dari sektor data center. Sampai September 2026, DMAS telah mengantongi marketing sales Rp2,61 triliun.

Realisasi tersebut setara dengan 88,57% dari target baru dan sudah mencapai 125,91% dari target awal. Segmen data center menjadi salah satu penyumbang utama penjualan lahan industri perseroan.

Kinerja keuangan DMAS juga tumbuh pada paruh pertama 2026. Pendapatan tercatat Rp1,80 triliun, melonjak 193,64% dibandingkan Rp613 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih ikut meningkat 154,04% menjadi Rp1,10 triliun dari sebelumnya Rp433 miliar pada semester I 2025.

2. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), Barito Renewables Energy (BREN), dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA)

Ketiga emiten yakni CUAN, BREN, dan DSSA tengah menyiapkan aksi buyback saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Mengacu pada POJK No. 13/2023 dan SOJK 112/2026, aksi tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan RUPS.

CUAN menyiapkan dana paling banyak Rp500 miliar untuk buyback. Sementara BREN dan DSSA masing-masing menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun. Seluruh dana tersebut berasal dari kas internal masing-masing perusahaan.

Secara proforma, buyback CUAN akan menurunkan total aset dari USD 2.65bn menjadi USD 2.62bn dan total ekuitas dari USD 638.37mn menjadi USD 610.37mn.

Buyback BREN akan menurunkan total aset dari USD 4.04bn menjadi USD 3.99bn dan total ekuitas dari USD 944.99mn menjadi USD 889.27mn.

Berbeda dengan kedua emiten tersebut, DSSA menyebut aksi buyback tidak akan menurunkan pendapatan perusahaan dan dapat meningkatkan laba per saham.

Ketiga perusahaan menargetkan aksi tersebut untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Buyback CUAN dan BREN dimulai pada 19 Oktober hingga 31 Desember 2026. Sementara DSSA menjalankan buyback mulai 19 Oktober 2026 sampai 18 Januari 2027.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);

Tag Terpopuler

Hide Ads