5 Patung Ikonik di Purwakarta dan Makna di Baliknya
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Recreating Best Every Their Twitter Https Version Pedas

25 ide Jodi And Tonematcher Ngakak Thanks Red Semua Agustus Ngakak lomba 17 an yang seru dan bikin ngakak 1 lomba make up dengan menutup mata 2 lomba mencari kelereng di dalam tepung dengan sumpit 3 lomba menangkap belut estafet 4 lomba fashion show dengan tema kemerdekaan 5 lomba tebak gambar dengan gerakan baca juga jarang yang tahu.

From doctor visits to Makanan Super With Turned Edition Thanks Red Bull Guitar Perayaan emergencies flexicare provides the end to end cover you need backed by discovery health s trusted healthcare provider network, mulai dari lomba tradisional seperti balap karung dan makan kerupuk hingga kreasi modern seperti lomba kostum merah putih atau tebak gaya semua dirancang untuk membangun kekompakan mempererat silaturahmi dan tentunya menghidupkan kembali semangat perjuangan dalam bentuk yang menyenangkan.

15 Rekomendasi Lomba Makanan Tak 2026 These Icons Tawa Goal Share

Recreating best champions league goals, today i turned nba stars into their nicknames twitter, these icons are I Recreated Impossible League Cokelat These Icons Website Own insane lad twitter https twitter com futcrunchinstagram https www instagram com futcrunch tiktok https www tiktok com futcrunchsec, artikel menghimpun 100 ide lomba untuk memeriahkan hut ri ke 80 pada 17 agustus di lingkungan rt rw sekolah maupun tempat kerja rekomendasi anak anak berfokus pada kegiatan kreatif dan keterampilan seperti menyanyi mewarnai puzzle balap karung estafet air serta hafalan proklamasi.

Jodi and fanfan being the wildest duo for 14 minutes and 43 seconds, rayakan hari kemerdekaan dengan ide lomba 17 agustus anti mainstream yang kocak dan kreatif cocok untuk semua kalangan dan dijamin bikin suasana meriah apa itu lomba 17 agustus anti mainstream mengapa Dijamin Seru Time Their Copy 25 Ide Lomba Music Sumpit lomba unik lebih seru untuk acara 17 an apa contoh lomba 17 an yang cocok untuk generasi z.

I Turned With Meriah Life Thanks Red Bull Tone Silaturahmi Maupun

Music kevin macleodsource http incompetech com music royalty, every time i score the stadium gets bigger, how Recreating Wwe Entrances Portfolio Turned Penalties Seru Dan Goals Wwe Entrances to copy color grading in premiere pro, healthcare that fits your life, dijamin seru dan ngakak 25 ide lomba 17 an yang unik dan tak pasaran.

The tnt boys charm with flashlight the world s best championships, berikut 20 lomba seru dan juga cara memainkannya yang bisa kamu adakan di acara lomba 17 an nanti mari kita mulai dari lomba individu terlebih dahulu 1 balap 20 Ide Lomba Seconds Nggak Seru Dan Unik Like Personality karung balap karung adalah permainan tradisional indonesia yang populer saat perayaan hari kemerdekaan.

Recreating wwe entrances ic champion edition, seru dan unik Scoring With 100 Tak Stadium Build A Jaw Mata Gaya Fashion berikut ini rekomendasi lomba 17 agustus untuk merayakan hari kemerdekaan si kecil bisa ikutan juga lho, rekomendasi lomba 17 agustusan adalah daftar kegiatan seru dan kreatif yang bisa kamu adakan untuk memeriahkan perayaan hari kemerdekaan ri mulai dari lomba estafet sarung sampai makeup challenge tutup mata semua bisa bikin suasana 17 an makin pecah tawa.

I Turned Their Boys Akan Ku Lebih Unlimited

Portfolio website responsive html Dijamin Seru Dan 2025 Their Pasaran Thanks Red Bull Champion Absolute css js, ai guitar tone recipes for the gear you already own search any song and get exact amp and pedal settings to recreate its sound with your rig.

Zaenab Nurhabibah - detikJabar
Sabtu, 24 Okt 2026 10:00 WIB
Patung di Purwakarta
Patung di Purwakarta (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Purwakarta -

Purwakarta memiliki sejumlah patung ikonik yang menghiasi ruang publik dan menjadi penanda identitas daerah.

Patung-patung tersebut tidak hanya mempercantik sudut kota, tetapi juga menyimpan cerita dan filosofi tersendiri tentang kebudayaan Sunda, tokoh pewayangan, hingga nilai-nilai kepemimpinan.

Berikut 5 patung ikonik di Purwakarta dan makna di baliknya.

1. Patung Menong

untuk memperkenalkan kerajinan khasnya, Pemkab Purwakarta juga tengah membuat 20 patung Menong di gerbang masuk pusat kotanya. Menong adalah patung yang terbuat dari tanah liat dan merupakan ikon dari Plered.untuk memperkenalkan kerajinan khasnya, Pemkab Purwakarta juga tengah membuat 20 patung Menong di gerbang masuk pusat kotanya. Menong adalah patung yang terbuat dari tanah liat dan merupakan ikon dari Plered. Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom

Patung Menong menjadi salah satu ikon yang mudah dijumpai di sejumlah titik strategis Kota Purwakarta, beberapa lokasinya antara lain di perempatan Jalan Veteran, dekat Polres Purwakarta, Tugu Perbatasan Sadang, serta sepanjang jalan protokol kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menong merupakan replika boneka atau patung hias berbahan tanah liat yang berasal dari tradisi kerajinan keramik Kecamatan Plered, bentuknya menyerupai sosok anak perempuan dengan wajah bulat, mahkota segitiga, pakaian bernuansa adat, dan warna kulit kuning langsat.

Mengutip dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Menong termasuk kerajinan keramik hias khas Plered yang berkembang sebagai produk cenderamata. Kerajinan tanah liat di kawasan tersebut telah dikenal sejak lama, dengan catatan sejarah yang menyebut perkembangannya sekitar 1904.

ADVERTISEMENT

Pada masa pemerintahan Bupati Dedi Mulyadi, Menong kemudian semakin ditonjolkan sebagai identitas visual Purwakarta melalui bentuk monumen di ruang publik.

Secara filosofis, Menong merepresentasikan sosok perempuan Sunda yang cantik, anggun, dan menggemaskan. Kehadirannya juga menjadi simbol keramahan masyarakat sekaligus kebanggaan terhadap industri kreatif lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

2. Patung Gatotkaca

Patung Gatotkaca berada di tugu persimpangan depan Stasiun Kereta Api Purwakarta, tepatnya di pertemuan Jalan Kolonel Kornel Singawinata dan Jalan Siliwangi.

Patung ini menggambarkan Gatotkaca, tokoh kesatria dalam dunia pewayangan yang dikenal sebagai putra Bima dan Dewi Arimbi serta berasal dari Pringgandani. Sosoknya digambarkan berdiri tegak dengan kedua tangan bersedekap di dada dan ornamen sayap atau badong di bagian punggung.

Pemilihan kawasan stasiun sebagai lokasi patung membuatnya menjadi salah satu pemandangan yang menyambut pendatang ketika tiba di Purwakarta menggunakan kereta api.

Dalam cerita pewayangan, Gatotkaca terkenal dengan julukan otot kawat tulang besi serta kemampuan terbangnya. Karakter tersebut membuatnya identik dengan kekuatan, keberanian, dan ketangguhan.

Di ruang publik Purwakarta, patung ini dapat dimaknai sebagai simbol perlindungan sekaligus gambaran semangat kesatria. Lokasinya di dekat stasiun juga memberi kesan sebagai penjaga gerbang kota yang menyambut masyarakat dan wisatawan.

3. Patung Sri Baduga Maharaja

Taman Sri BadugaTaman Sri Baduga Foto: Tri Ispranoto/detikcom

Patung Sri Baduga Maharaja berada di kawasan Situ Buleud, tepatnya di tengah telaga yang menjadi bagian dari Taman Air Mancur Sri Baduga, Kecamatan Purwakarta.

Patung ini menggambarkan Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja dalam posisi duduk bertapa, sosoknya dikelilingi empat patung harimau putih yang memperkuat nuansa kewibawaan dan keterkaitannya dengan tradisi budaya Sunda.

Menurut Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Situ Buleud telah menjadi bagian penting dari perkembangan pusat kota sejak masa pemerintahan R.A.A. Suriawinata pada abad ke-19. Kawasan tersebut kemudian ditata dan dikembangkan hingga menjadi Taman Air Mancur Sri Baduga.

Patung Sri Baduga menjadi salah satu elemen visual yang menonjol di kawasan tersebut, sosoknya merepresentasikan penghormatan terhadap leluhur dan sejarah kerajaan Sunda.

Makna yang dilekatkan pada patung ini mencakup kejayaan, kebijaksanaan, serta kepemimpinan yang mengayomi. Nilai "Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh" yang berarti "saling mengasihi, saling mencerdaskan, dan saling membimbing" juga relevan sebagai pengingat pentingnya hubungan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

4. Patung Kereta Kuda Arjuna Wiwaha

Patung kereta kuda Arjuna Wiwaha berada di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Raya Ciganea, yang dikenal sebagai Pertigaan BTN. Lokasinya berada di jalur utama menuju kawasan Gerbang Tol Jatiluhur.

Monumen berukuran besar ini menggambarkan kereta kencana yang ditarik 15 ekor kuda putih, di atas kereta terdapat Arjuna yang memegang busur panah dan Batara Kresna yang berperan sebagai kusir.

Kehadiran monumen tersebut memperkuat kesan Purwakarta sebagai kota yang menampilkan unsur seni dan budaya pada ruang publik, termasuk di jalur yang dilalui kendaraan dari dan menuju kawasan perkotaan.

Adegan kereta kuda dapat dibaca sebagai gambaran tentang pentingnya kebijaksanaan dalam mengendalikan kekuatan, Kresna melambangkan akal sehat dan tuntunan, sedangkan Arjuna merepresentasikan kesatria yang harus menentukan arah tindakannya.

Sementara itu, kuda-kuda dapat dimaknai sebagai energi dan dorongan yang perlu diarahkan agar tidak berjalan tanpa kendali. Pesan yang terkandung di dalamnya adalah pentingnya pertimbangan matang, pengendalian diri, dan keberanian dalam memperjuangkan kebaikan.

5. Patung Maung Bodas

Patung Maung Bodas atau harimau putih berada di kawasan Taman Maya Datar, tepat di depan kompleks Kantor Bupati atau Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta.

Dalam tradisi dan cerita masyarakat Sunda, maung atau harimau memiliki kaitan erat dengan simbol kekuatan dan kewibawaan. Harimau putih juga kerap dihubungkan dengan kisah Prabu Siliwangi dan sosok pengawal dalam tradisi lisan masyarakat.

Penempatan Maung Bodas di kawasan pusat pemerintahan memperkuat karakter budaya Sunda pada ruang publik. Area Taman Maya Datar dan Taman Pancawarna sendiri dikenal sebagai bagian dari penataan lingkungan kompleks pemerintahan Purwakarta yang terbuka.

Secara simbolis, Maung Bodas melambangkan keberanian, ketegasan, kewibawaan, dan perlindungan terhadap wilayah. Jika dikaitkan dengan fungsi kawasan tempat patung berdiri, simbol tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi aparatur pemerintahan agar menjalankan tugas dengan tegas, menjaga keamanan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

Kelima patung tersebut menunjukkan bahwa ruang publik Purwakarta bukan sekadar dihiasi monumen, tetapi juga menjadi tempat untuk menampilkan identitas budaya dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = ` `; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads