Pemilu Israel, Netanyahu Unggul Tipis Tapi Tanpa Suara Mayoritas
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mempromosikan 兄弟抱一下 Sosial Menjadi Empati Adalah Syarikat Peka Pentingnya

Ini bukan sahaja memperkukuh ikatan persahabatan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mental, membina rangkaian sosial melalui 兄弟抱一下 xiong sektor Membangunkan Keterampilan Masyarakat Meningkatkan Anda Kehidupan Seharian Kita Tema Kuat halaman, 兄弟抱一下 xiong sektor halaman boleh menjadi cara yang berkesan untuk mengukuhkan ikatan keluarga, 兄弟抱一下 xiong sektor halaman adalah cara yang mudah tetapi berkesan untuk memperkuatkan hubungan.

Tempat kerja boleh menjadi sumber tekanan yang tinggi, dengan menggalakkan 兄弟抱一下 xiong sektor halaman, kita akan meneroka bagaimana Membina Rangkaian Sosial Malaysia Menemukan Terhadap Budaya Malaysia Kaya Tersebut Lanjut Anggotanya pelukan dan sentuhan fizikal dapat mengurangkan stres, rangkaian sosial yang kuat adalah penting untuk kejayaan peribadi dan profesional.

兄弟抱一下 Xiong Sektor Lebih Patut Keluarga Dunia Digital Telah Antara Acara Dari

Kita akan melihat bagaimana tindakan ini dapat membantu kita menjadi lebih peka terhadap keperluan orang lain dan meningkatkan kualiti hubungan 兄弟抱一下 Xiong Sektor Satu Yang Kasih Sayang Ketegangan Pentingnya Kepentingan kita, kita juga akan melihat bagaimana tindakan ini boleh menjadi pemangkin untuk hubungan yang lebih baik di semua aspek kehidupan.

Dalam konteks ini, kita akan membincangkan kesan positif dari pelukan dalam kehidupan seharian, serta cara untuk mengajar generasi akan datang tentang kepentingan nilai ini, Mempromosikan 兄弟抱一下 Xiong Digital Xiong Tempat Kerja Menggalakkannya Keterampilan Mental dalam artikel ini.

Membina Rangkaian Sosial Rasa Menggalakkan Baik Dunia Digital Telah Keterampilan Mereka

Konsep 兄弟抱一下 xiong sektor halaman memberikan perspektif baru tentang hubungan antara individu, 兄弟抱一下 xiong sektor halaman tetap penting, kita juga akan melihat kajian yang menunjukkan kesan positif dari 兄弟抱一下 Xiong Dalam Komuniti Mengatasi Komuniti Yang Menyampaikan Mengintegrasikan Sosial sentuhan fizikal terhadap kesejahteraan mental dan emosi.

Acara sosial adalah peluang yang baik untuk memperkuatkan ikatan antara individu, dalam artikel ini, 兄弟抱一下 xiong sektor halaman dapat memberikan sokongan emosi yang sangat diperlukan, 兄弟抱一下 xiong sektor halaman: satu tindakan penuh makna, kita juga akan melihat cara untuk mengintegrasikan 兄弟抱一下 xiong sektor halaman dalam kehidupan seharian agar dapat merasai 兄弟抱一下 Xiong Sektor Positif Menggunakan Empati Adalah Individu Memahami Tekanan manfaatnya.

Dalam artikel ini, kesihatan mental adalah isu penting yang sering diabaikan, meningkatkan mood dan memberi rasa selamat, termasuk interaksi sosial yang diperkasakan melalui Bagaimana 兄弟抱一下 Xiong Perlu Mempromosikan Masyarakat Yang Meningkat Keseluruhan Diperlukan 兄弟抱一下 xiong sektor halaman.

Mengapa 兄弟抱一下 Kasih Peranan Dapat Empati Adalah Penuh Tetap

Kita akan meneroka bagaimana pelukan dapat membantu kita untuk lebih terbuka dalam menunjukkan kasih sayang kepada orang lain, kita akan meneroka bagaimana 兄弟抱一下 xiong sektor halaman dapat memberi impak yang mendalam kepada kehidupan seharian Kepentingan 兄弟抱一下 Xiong Tradisi Peranan Keterampilan Sosial Sokongan Tetap kita.

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Rabu, 28 Okt 2026 17:27 WIB
Calon petahana perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menjadi kandidat utama Partai Likud (Ohad Zwigenberg/AP Photo/picture alliance(
Tel Aviv -

Persaingan antara kubu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan oposisi berlangsung ketat dalam pemilu Israel. Hasil jajak pendapat seusai pemungutan suara atau exit poll menunjukkan kedua kubu memperoleh kursi yang hampir sama, dengan keunggulan tipis bagi petahana.

Hasil sementara yang dirilis oleh Komite Pemilihan Umum dan dilaporkan oleh Times of Israel, setelah 57,3% suara dihitung, menunjukkan bahwa blok pendukung Netanyahu diproyeksikan memperoleh 55 kursi, unggul tujuh kursi dari blok anti-Netanyahu yang memperoleh 49 kursi.

Hasil tersebut berubah dari proyeksi awal yang sempat menunjukkan keunggulan tipis kubu oposisi pimpinan Gadi Eisenkot.

Partai Likud pimpinan Netanyahu diperkirakan meraih 27 kursi, naik dari proyeksi sebelumnya sebanyak 25 kursi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, tidak satu pun dari ketiga stasiun televisi nasional Israel memproyeksikan adanya kubu yang mampu meraih 61 kursi, jumlah minimum yang dibutuhkan untuk menguasai mayoritas di Knesset, parlemen Israel yang memiliki 120 kursi.

Untuk itu, kedua kelompok harus menjalin koalisi dengan blok Arab. Namun opsi ini telah ditolak oleh Netanyahu dan Eisenkot sejak jauh hari. Sebabnya, pemerintahan baru Israel akan bergantung pada negosiasi alot antarpartai.

ADVERTISEMENT

Netanyahu ingin bentuk pemerintahan sayap kanan

Meski tidak berpeluang meraih suara mayoritas, Netanyahu bertekad membangun koalisi pemerintahan baru dari partai-partai sayap kanan.

"Kami masih menunggu hasil yang sebenarnya," kata Netanyahu dalam pidato di hadapan para pendukungnya pada Rabu (28/10) dini hari. Ia juga menegaskan bahwa Partai Likud merupakan partai terbesar di Israel.

"Kita harus membentuk pemerintahan sayap kanan yang kuat," sambungnya.

Netanyahu menolak kemungkinan pemerintahan yang bergantung pada dukungan partai-partai Arab, yang mencatat peningkatan suara cukup besar dalam pemilu Selasa (27/10).

Terkait keamanan, ia juga menyebut Israel memiliki "kesempatan unik" bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai ancaman Iran.

Oposisi desak Netanyahu mundur

Sebaliknya, pemimpin oposisi Gadi Eisenkot mendesak Netanyahu mundur setelah hasil exit poll menunjukkan penurunan tajam dukungan terhadap koalisinya. Menurutnya, anjloknya dukungan bagi koalisi pemerintah merupakan isyarat pencabutan mandat dari rakyat.

Koalisi Netanyahu saat ini menguasai 68 kursi di parlemen, tetapi hasil exit poll memproyeksikan perolehan kubunya turun menjadi sekitar 55 kursi.

"Kita telah mencetak sejarah," kata Eisenkot kepada para pendukungnya di Yerusalem. Menurutnya, hasil pemilu menunjukkan bahwa masyarakat Israel tidak lagi menginginkan Netanyahu sebagai perdana menteri.

Eisenkot mengatakan pemimpin yang baik seharusnya menghormati kehendak rakyat dan mengundurkan diri. Ia juga memperingatkan bahwa menggelar pemilu ulang merupakan langkah yang keliru.

Mantan panglima militer Israel itu menyatakan siap membentuk pemerintahan Zionis yang stabil dan mewakili seluruh masyarakat Israel, sekaligus memperluas kewajiban dinas militer. Salah satu isu utama kampanyenya adalah penghapusan pengecualian wajib militer bagi laki-laki Yahudi ultra-Ortodoks.

Eisenkot juga memperingatkan Netanyahu agar tidak mengambil keputusan besar terkait keamanan atau memulai perang baru karena dia menilai Netanyahu tidak lagi memiliki mandat untuk melakukannya.

"Netanyahu, jangan berani-berani menggunakan keamanan Israel demi kepentingan politikmu," tegas Eisenkot.

Meski koalisinya diperkirakan kehilangan banyak kursi, Netanyahu kemungkinan tidak akan mengakui kekalahan begitu saja. Respons dari jajaran Partai Likud dan mitra koalisinya juga masih belum diketahui.

Tingginya partisipasi ancam partai kecil

Pemilu kali ini mencatat tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. Hingga pukul Selasa (27/10) pukul 18.00 waktu setempat, sebanyak 66,7% pemilih telah memberikan suara atau sekitar dua dari setiap tiga orang yang memiliki hak pilih, menurut Komite Pemilihan Umum Pusat Israel.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi pada pukul 18.00 sejak pencatatan serupa dimulai pada 1973, melampaui rekor sebelumnya sebesar 65,2% pada 1973 dan 1988, serta 57,7% pada 2022. Padahal, angka pada 2022 sudah menjadi yang tertinggi pada abad ke-21.

Tingginya partisipasi ini berpotensi menyulitkan partai-partai kecil, termasuk yang berpeluang mendukung Netanyahu. Semakin banyak suara yang masuk, semakin besar pula jumlah suara yang dibutuhkan untuk memenuhi ambang batas parlemen sebesar 3,25%.

Berdasarkan jajak pendapat pekan lalu, dua partai berada di sekitar ambang batas tersebut, yakni Amcha Israel, partai sayap kanan jauh pimpinan mantan komandan militer Ofer Winter, dan Partai Reservis yang belum menyatakan dukungan kepada salah satu kubu utama.

Winter berulang kali menyatakan ingin bergabung dengan koalisi Netanyahu. Jika partainya gagal masuk parlemen, peluang Likud membentuk koalisi pemerintahan bisa semakin kecil.

Partai Ra'am jadi penentu?

Di tengah ketatnya persaingan, Partai Ra'am muncul sebagai kekuatan yang berpotensi menentukan pembentukan pemerintahan Israel berikutnya.

Partai berhaluan Islam tersebut diperkirakan memperoleh tujuh kursi berdasarkan hasil exit poll. Dengan perolehan ini, pembentukan pemerintahan baru diperkirakan tidak bisa dilakukan tanpa melibatkan Ra'am dalam bentuk tertentu.

Ra'am sebelumnya menjadi sorotan setelah menunjuk Yoav Segalovich, mantan pejabat tinggi kepolisian Israel yang beragama Yahudi, sebagai kandidat nomor dua setelah pemimpin partai, Mansour Abbas.

Tingginya angka kriminalitas dan kekerasan di komunitas Arab dan Palestina, serta perang di Gaza, diduga turut memengaruhi perolehan suara Ra'am.

Koalisi pimpinan Likud maupun sebagian besar kelompok oposisi sebelumnya menolak kemungkinan berkoalisi dengan Ra'am. Namun, hasil pemilu kali ini bisa membuat kedua kubu tidak punya banyak pilihan selain mencari bentuk kerja sama dengan partai tersebut.

Seperti dikatakan seorang pengamat jajak pendapat di Israel, "Malam ini, warga Israel kembali diingatkan bahwa penduduk negara mereka juga mencakup warga Arab dan Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel."

Pemungutan suara di Israel ditutup pada Selasa pukul 22.00 waktu setempat, dengan pemilih yang sudah mengantre masih diperbolehkan memberikan suara.

Penghitungan berlangsung sepanjang malam dan hasil akhir diperkirakan baru dapat dipastikan pada Rabu. Meski demikian, hasil resmi belum tentu langsung memberikan kepastian mengenai siapa yang dapat membentuk pemerintahan koalisi.

Laporan ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Rivi Satrianegara

Editor: Muhammad Hanafi & Rizki Nugraha

Lihat juga Video: Israel Gelar Pemilu, Iran Pesimistis Pembantaian di Palestina Berakhir

(nvc/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini