Benda diduga mortir meledak di gudang barang bekas di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Akibatnya, pemilik rumah bernama Sapi'i (29) meninggal dunia.
Korban menghembuskan nafas terakhirnya, pada Minggu (25/10) malam, usai menjalani perawatan intensif di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.
Sapi'i dilarikan ke rumah sakit setelah rumahnya di Jalan Padat Karya I, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, meledak pada Minggu, pukul 15.35 WIB.
"Untuk (korban) ledakan kemarin (Minggu) pukul 22.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia," kata Kapolres Belitung Satria Darma kepada wartawan di Mapolres, Senin (26/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darma menjelaskan, korban sehari-hari berprofesi sebagai pengumpul barang bekas di wilayah Belitung. Pihaknya belum menyebut jenis mortir yang meledak di kediaman korban.
"Pekerjaan korban ini mengumpulkan barang-barang bekas, sebagian ini (di TKP) memang besi-besi tua," tegasnya.
"Kemudian dari situ (tumpukan barang bekas) ada diduga benda besi tua yang dikumpulkan dia, dan dilakukan mungkin penimbangan ataupun pemotongan sehingga terjadi ledakan," sambungnya.
Saat ini, kata Kapolres, jenazah Safi'i telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Jalan Kerjan Desa Air Merbau, Belitung.
"Dimakamkan tadi pagi, pukul 10.00 di TPU Puring," sebutnya.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ledakan tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait kejadian.
"Itu masih kita selidiki ya dari mana (asal usulnya). Tentunya penyelidikan ini tidak berhenti disini saja. Dari keterangan saksi maupun dari oleh TKP, terus kita kembangkan. Dari mana asalnya sehingga nanti setiap perkembangan akan kita sampaikan," tutupnya.



























































