Selebgram Larissa Chou, akhirnya angkat bicara secara terbuka mengenai keputusan menyudahi biduk rumah tangga untuk kedua kalinya. Setelah sebelumnya berpisah dari Alvin Faiz dan kemudian bercerai dari Ikram Rosadi.
Ibu dua anak Itu menegaskan, tidak ada seorang perempuan pun yang bercita-cita mengakhiri ikatan pernikahan. Menurutnya, keputusan untuk kembali sendiri diambil demi mencari ketenangan dan kebahagiaan hidup.
"Kalau boleh jujur, gak ada perempuan yang ingin hidup sendiri. Jadi ketika kita memutuskan untuk memilih hidup sendiri, berarti sebenarnya jauh lebih bahagia saat sendiri sepertinya," kata Larissa Chou dalam podcast di channel YouTube Oki Setiana Dewi dikutip detikcom, Sabtu (31/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larissa Chou menyatakan, setiap orang memiliki hak untuk memperoleh perlakuan yang baik serta dihargai dalam sebuah ikatan rumah tangga. Ia memegang prinsip perjuangan dalam pernikahan semestinya berjalan dua arah.
"Karena menurut Rissa, hidup hanya satu kali, Rissa layak untuk dicintai dengan baik, dibahagiakan, diperjuangkan, dan diusahakan karena Rissa juga melakukan hal itu," tuturnya.
Keputusan berpisah akhirnya diambil setelah melalui berbagai pertimbangan batin. Larissa Chou merasa, kelangsungan rumah tangganya kala itu sudah berada di titik yang tidak lagi membawa kebaikan bersama.
"Jadi saat Rissa merasa ini sudah tidak baik, lebih banyak air matanya dan takutnya malah lebih banyak mudaratnya, jadinya tidak berkah, karena Rissa pengin kan rumah tangga yang sama-sama berjuang. Jadi saat Rissa merasa sepertinya Rissa sudah tidak kuat, Rissa enggak mau lebih menyakiti diri sendiri," terangnya.
Alih-alih terus memaksakan diri bertahan dalam situasi yang penuh kesedihan, Larissa Chou memilih untuk menyelamatkan kondisi emosionalnya. Baginya, mencintai pasangan tidak boleh sampai mengorbankan keutuhan diri sendiri.
"Karena ketika kita mencintai seseorang, bukan berarti harus mengorbankan diri sendiri. Jadi Rissa ngerasa Rissa akan lebih memilih diri Rissa sendiri walaupun Rissa harus sakit, tapi setidaknya tidak berkepanjangan," tegasnya.





















































