Pernah merasa sudah berbaring lama di tempat tidur, tetapi mata masih saja sulit terpejam? Kondisi ini cukup mengganggu, apalagi kalau besoknya harus bangun pagi untuk beraktivitas. Akibatnya, tubuh terasa kurang segar dan konsentrasi pun bisa ikut menurun.
Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang sulit tidur, mulai dari pikiran yang terlalu ramai, kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur, hingga jadwal istirahat yang tidak teratur. Selain memperbaiki kebiasaan tersebut, memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga bisa menjadi salah satu langkah untuk mendukung kualitas tidur.
Menariknya, beberapa jenis buah memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi membantu tubuh lebih rileks dan mendukung pola tidur yang sehat. Buah-buahan ini bisa dijadikan camilan pada sore atau malam hari. Meski begitu, buah bukan obat tidur dan efeknya bisa berbeda pada setiap orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pisang
Pisang bisa menjadi pilihan camilan malam yang praktis untuk kamu yang ingin menjaga pola tidur. Buah ini mengandung kalium dan magnesium yang berperan dalam fungsi otot dan saraf. Pisang juga mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh menjalankan berbagai proses metabolisme, termasuk yang berkaitan dengan pembentukan neurotransmiter.
2. Ceri
Ceri, terutama jenis tart cherry atau ceri asam, menarik perhatian karena mengandung melatonin, yaitu hormon yang berperan mengatur siklus tidur dan bangun. Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi ceri asam berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur pada sebagian orang. Namun, hasil penelitian masih beragam sehingga buah ini tidak bisa dianggap sebagai solusi pasti untuk mengatasi susah tidur.
3. Kiwi
Kiwi memiliki kandungan vitamin C, serat, dan berbagai senyawa yang baik untuk tubuh. Buah ini juga cukup sering dibahas dalam penelitian mengenai makanan yang berpotensi mendukung kualitas tidur. Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mengonsumsi kiwi secara rutin sebelum tidur mungkin membantu seseorang tidur lebih cepat dan lebih lama, meskipun penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan manfaatnya.
4. Anggur
Anggur termasuk buah yang mengandung berbagai antioksidan dan, pada jenis tertentu, melatonin dalam jumlah yang bervariasi. Kandungan tersebut membuat anggur menarik untuk dibahas dalam kaitannya dengan pola tidur. Kamu bisa mengonsumsinya sebagai camilan dalam porsi wajar, tetapi perlu diingat bahwa anggur tidak secara langsung membuat semua orang mengantuk.
5. Alpukat
Kalau biasanya alpukat dijadikan jus atau campuran makanan, buah ini juga bisa menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Alpukat mengandung lemak tak jenuh, kalium, dan magnesium yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Meski tidak terbukti secara pasti dapat mengatasi insomnia, asupan nutrisi yang seimbang tetap penting untuk menjaga kondisi tubuh dan mendukung istirahat yang baik.
6. Nanas
Nanas dikenal dengan rasa manis dan sedikit asam yang menyegarkan. Buah ini mengandung vitamin C, mangan, serta berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh. Nanas juga termasuk buah yang pernah diteliti dalam kaitannya dengan kandungan melatonin pada makanan, tetapi bukti bahwa mengonsumsi nanas secara langsung dapat membuat seseorang lebih cepat tidur masih terbatas.
7. Pepaya
Pepaya bisa menjadi pilihan camilan malam karena teksturnya lembut dan mudah dinikmati. Buah ini mengandung serat, vitamin C, serta nutrisi lain yang mendukung kesehatan tubuh. Mengonsumsi pepaya dalam porsi wajar dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang, meskipun belum ada bukti kuat bahwa pepaya memiliki efek langsung untuk mengatasi gangguan tidur.
8. Jeruk
Jeruk dikenal sebagai sumber vitamin C yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Buah ini juga mengandung air dan serat sehingga cocok dijadikan bagian dari menu sehari-hari. Walaupun jeruk termasuk buah yang dibahas dalam beberapa sumber mengenai kandungan melatonin alami, manfaatnya terhadap kualitas tidur belum dapat dipastikan. Jika kamu mudah mengalami asam lambung naik, sebaiknya perhatikan waktu mengonsumsinya agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman saat berbaring.
Mengonsumsi buah pada sore atau malam hari bisa menjadi pilihan camilan yang lebih bernutrisi. Kamu dapat memilih buah segar dengan porsi secukupnya, misalnya satu buah kiwi, pisang berukuran kecil, atau beberapa potong pepaya. Tidak ada waktu khusus yang terbukti paling efektif untuk semua orang, jadi sesuaikan dengan kebiasaan dan kenyamanan tubuh mu.
Selain memperhatikan makanan, jangan lupa membangun kebiasaan tidur yang teratur. Cobalah tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, kurangi penggunaan ponsel menjelang tidur, serta hindari minuman berkafein pada sore dan malam hari.
Artikel ini ditulis Nency Siagian, Mahasiwa Unimed Praktik Kerja Lapangan di detikSumut.



























































