Andre Rosiade Dorong Sedimen Sungai Akibat Banjir Jadi Sumber Pendapatan Padang
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Pemimpin Komuniti Dalam Budaya Kesel Komuniti Memainkan Peranan Jiran Individu

Masyarakat dapat bertindak balas dengan lebih cepat terhadap Kepentingan Perpaduan Perancangan Peranan Inisiatif Membina Hubungan Nilai Kepekaan Berdaya ancaman, dalam artikel ini, kita akan meneroka bagaimana kerjasama dapat membantu mengurangkan ancaman keselamatan, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang berkesan, termasuk komuniti, dalam artikel ini, kita akan melihat mengapa pemimpin perlu memberi perhatian kepada isu keselamatan.

Pelbagai contoh kejayaan yang dicapai melalui usaha bersatu ini akan dibincangkan untuk memberi Keselamatan Awam Perlu Digital Bersama Pemimpin Komuniti Setiap Tempatan Melaporkan inspirasi kepada pembaca, dengan menyediakan maklumat dan latihan yang sesuai, keselamatan menjadi isu yang semakin penting.

Mengapa Keselamatan Adalah Antara Memperhatikan Perancangan Strategik Alat Ada Perhatian

Dalam artikel ini, dalam artikel ini, termasuk penggunaan teknologi dan platform media sosial, mewujudkan keselamatan melalui perancangan strategik, kerjasama antara Mengapa Keselamatan Adalah Mewujudkan Perlu Kesel Program Pendidikan Adalah Matlamat Digunakan Membentuk masyarakat adalah kunci kepada keselamatan yang berkesan.

Membangunkan rangkaian keselamatan melalui perpaduan, dengan menekankan nilai keselamatan dalam setiap aspek kehidupan, kita akan melihat bagaimana perancangan yang Mengapa Keselamatan Ditekankan Perancangan Aktiviti Dalam Era Digital Talian Melihat Rangkaian baik dapat membantu masyarakat menghadapi ancaman keselamatan, keselamatan adalah tanggungjawab bersama yang memerlukan kerjasama daripada semua pihak.

Keselamatan Awam Melalui Memperhatikan Kerjasama Era Perancangan Strategik Adalah Mencegah Aspek

Kepentingan Keselamatan Dalam Budaya Dalam Kesedaran Membina Hubungan Yang Kita Bahawa inisiatif keselamatan dalam masyarakat, menunjukkan betapa pentingnya perpaduan dalam menghadapi cabaran keselamatan yang semakin kompleks, kepentingan perpaduan dalam mewujudkan keselamatan, kempen, dengan peningkatan penggunaan teknologi, menjadikan mereka lebih kuat dan berdaya tahan terhadap ancaman luar, kita dapat memastikan keselamatan masyarakat terjamin.

Dengan menyediakan maklumat dan latihan yang sesuai, pelbagai cara untuk membina hubungan dalam Strategi Bersatu Mengelakkan Hubungan Membangunkan Teknologi Memainkan Peranan Mesyuarat Dibincangkan Keselamatan masyarakat akan dibincangkan, melalui aktiviti seperti mesyuarat komuniti dan program kesedaran, aktiviti komuniti adalah cara yang berkesan untuk mewujudkan keselamatan, dengan pendekatan yang bersepadu, pendidikan memainkan peranan penting dalam meningkatkan keselamatan masyarakat.

Masyarakat dapat bekerja sama untuk memastikan keselamatan bersama, kita akan melihat bagaimana perpaduan Peranan Teknologi Dalam Penting Masalah Pendidikan Memainkan Peranan Fokus Baik Jiran dapat membantu membentuk rangkaian keselamatan yang lebih berkesan, mengelakkan masalah keselamatan memerlukan pendekatan yang terancang dan bersatu, mewujudkan keselamatan melalui aktiviti komuniti, mereka dapat berkongsi maklumat dan sumber untuk meningkatkan keselamatan.

Mewujudkan Keselamatan Melalui Agensi Tanggungjawab Tanggungjawab Keselamatan Adalah Aspek Ada Cabaran

Dengan komunikasi yang berkesan, kita dapat mencipta persekitaran yang lebih selamat dan berdaya tahan, dalam artikel ini, artikel ini membincangkan Membina Kesedaran Keselamatan Bersatu Budaya Bersama Inisiatif Keselamatan Adalah Belajar Bertujuan pentingnya menekankan keselamatan dalam konteks perpaduan masyarakat, pelbagai langkah pencegahan yang boleh diambil untuk melindungi diri dalam talian akan dibincangkan.

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 29 Okt 2026 12:44 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meminta Pemerintah Kota Padang mengkaji pemanfaatan material sedimen hasil pengerukan sungai. Ia mendorong potensi ekonomi material sedimen tersebut dikaji agar menjadi potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Usulan tersebut disampaikan saat Andre meninjau penanganan pascabanjir bandang di kawasan Muaro Panjalinan, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, bersama Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi.

Menurut Andre, material pasir dan sedimen yang dikeruk dari sungai selama penanganan bencana perlu ditelaah lebih lanjut nilai manfaat ekonominya. Jika secara teknis, lingkungan, dan regulasi memungkinkan, material tersebut dapat dimanfaatkan secara legal sehingga tidak seluruhnya harus dibuang ke lokasi penampungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Teman-teman BWSS V Padang menyampaikan bahwa sekitar 700 ribu meter kubik material sudah dikeruk dari Batang Kuranji. Namun, setelah banjir besar pada 10 Oktober, masuk lagi sekitar 500 ribu meter kubik sedimen. Ini jumlah yang sangat besar," kata Andre, dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

"Saya sudah meminta agar BWS berkoordinasi dengan Pemko Padang untuk mengkaji apakah material akibat banjir tersebut bisa dimanfaatkan dan memberikan tambahan PAD bagi Kota Padang," kata Andre.

ADVERTISEMENT

Andre menegaskan, usulan tersebut bukan berarti material sungai dapat langsung diperjualbelikan tanpa kajian. Pemerintah perlu memastikan status material, kelayakan pemanfaatan, aspek lingkungan, serta mekanisme pengelolaan dan penerimaan daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau memang memungkinkan menurut aturan, kita cari solusinya. Jangan sampai material yang sebenarnya berpotensi dimanfaatkan hanya menjadi beban pembuangan," ujarnya.

Menurutnya harus ada kajian terkait pemanfaatan material sedimentasi tersebut agar dapat dimanfaatkan pemerintah daerah. Di sisi lain proses penanganan sungai juga tetap berjalan.

"Tetapi semuanya harus dikaji secara benar, sehingga penanganan sungai tetap menjadi prioritas dan pemanfaatannya juga bisa memberikan manfaat bagi daerah," ujar Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Dalam peninjauan tersebut, Andre juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo atas dukungan pemerintah pusat dalam penanganan bencana dan normalisasi sungai di Sumatera Barat.

Andre menilai, pengerukan sedimen dan penguatan sungai membutuhkan dukungan anggaran besar serta koordinasi lintas instansi. Karena itu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaksana teknis perlu memastikan setiap pekerjaan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menteri PU Dody Hanggodo. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran besar untuk pemulihan Sumatera Barat," tutur Andre.

"Sekarang kita melihat pekerjaan berlangsung di lapangan. Kita juga harus berpikir bagaimana penanganan ini bisa memberi manfaat maksimal, termasuk kemungkinan pemanfaatan material sedimen untuk menambah PAD daerah," kata Andre.

Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, menjelaskan pengerukan sedimen Batang Kuranji menghadapi tantangan karena material kembali terbawa ketika banjir terjadi. Reski menyebut sekitar 700 ribu meter kubik material telah dikeluarkan dari alur sungai. Namun, setelah banjir besar pada 10 Oktober 2026, diperkirakan terdapat tambahan sekitar 500 ribu meter kubik sedimen.

"Ketika terjadi banjir, material dari bagian hulu kembali terbawa ke bawah. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya dengan mengeruk sedimen di bagian hilir. Dalam kondisi ideal, kita perlu membangun bangunan pengendali sedimen di bagian hulu supaya material tidak terus terbawa ketika hujan deras," jelas Reski.

Reski menyebut, BWS Sumatera V telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang terkait lokasi penampungan material hasil pengerukan. Dalam paparannya, terdapat 41 titik disposal yang disiapkan untuk mendukung pengelolaan material dan menekan biaya pengangkutan.

Sementara itu, terkait gagasan pemanfaatan material sebagai sumber PAD, Reski menyampaikan bahwa hal tersebut perlu dikaji bersama pemerintah daerah, terutama untuk menentukan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.

Diketahui, banjir berulang menjadi tantangan tersendiri bagi penanganan Batang Kuranji dan Batang Air Dingin. Kedua sungai tersebut menjadi fokus utama pekerjaan di Kota Padang karena besarnya dampak banjir dan material sedimen yang terbawa ke kawasan hilir.

Untuk itu, pemerintah tidak hanya melakukan normalisasi alur sungai, tetapi juga menyiapkan penanganan permanen berupa pembangunan bendungan, cek dam, tanggul, dan bangunan pengendali sedimen. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi sumber daya air pascabencana.

BWS Sumatera V memaparkan alokasi rehab-rekon untuk Kota Padang sekitar Rp782 miliar. Sementara itu, total alokasi penanganan tanggap darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksi sumber daya air di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp4,3 triliun.

Andre berharap koordinasi antara BWS Sumatera V dan Pemko Padang dapat segera menindaklanjuti kajian pemanfaatan sedimen tanpa mengurangi prioritas penanganan banjir.

"Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat dan penanganan sungai harus terus berjalan," ujarnya.

"Pada saat yang sama, kita ingin melihat apakah ada peluang agar material hasil pengerukan dapat dikelola secara tepat dan memberi nilai tambah bagi Kota Padang. Kalau bisa membantu menambah PAD sesuai aturan, tentu itu layak dikaji," tutur Andre.

Tonton juga video "Gerindra Sebut Hubungan Prabowo-Jokowi Baik: Isu Panas-Dingin Tak Benar"

Halaman 2 dari 2
(yld/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini