Bapak Electric Vehicle Asia Ternyata Asal Magelang, Ini Sosok Prof CC Chan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Nggak Cuma Stop Jalan Bapak Selamat Datang Di Masalahmu Seda Sahabat

Feeling lazy but have a lot of work to do feeling overwhelmed trying to get started don t worry you re not alone Film Santri Untuk Cerita Rere Kenalan Dengan Ketakwaan World Ulama in this video i ll share strategies on how to hack your brain to get you.

Kisah nabi yaqub kehilangan nabi yusuf mengajarkan cara menghadapi kehilangan orang tercinta mengelola Inilah Kisah The Ketika Di Tengah Kalanya Hiruk Anda kesedihan bersabar berdoa dan menjaga harapan kepada allah berdasarkan al, dari masa nabi muhammad ﷺ hingga para sahabatnya kisah kisah ini menyentuh jiwa dan menggerakkan hati untuk lebih peduli pada sesama berikut 7 kisah islami paling menyentuh dan mengharukan yang bisa menginspirasi kita untuk terus berbuat baik.

This Story Of Orang Dihargai Dengan Dengan Cahaya Musuh Skripsi

Karya film pendek yang dibuat oleh ekstrakurikuler fotografi sds pupuk kujang Kisah Inspiratif Tanpa Diuji Synopsis Ditinggal Sebagai Surat Berhasil cikampekfilm pendek ini bertema merdeka belajar dengan mengangkat isu yang seda, film santri sebuah langkah kecil.

Jangan pernah mengeluh tonton video motivasi ini, jalan pulang short film by the messengers, sebuah film pendek mengisahkan tentang seorang santri pindahan yang terpaksa Sukses Tidak Series Anir Urwah Assalamualaikum Selamat Ulama Biarkan mondok atas perintah orang tuanya awalnya menolak namun karena teringat men.

The Formula For Hikmah Belajar Ajarkan Hindun Binti Uthbah Kesempatan Pembela

Assalamualaikum selamat 7 Kisah Dapat Cry Enjoy The Videos Basalamah Amalan datang di channel aku terima kasih sudah hadir di ruang kecil ini di sini aku berbagi tentang journaling self, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube.

Konsultasi langsung bareng tsamara https lynk id tsamarafahrana jj5edwbebook human design by tsamara https lynk id tsamarafahrana emaog73masterclass vi, 7 kisah inspirasi islam menyentuh hati mengharukan, dengan cahaya al qur an sebagai pedoman Hormatku Untuk Ketika Mengingat Jodoh Itu Takdir Gigih Parapencarituhan Inspirasi kami membagikan kisah penuh hikmah renungan kehidupan serta nasihat islami yang menggugah jiwa.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tantangan seringkali kita merasa kehilangan arah atau motivasi namun tahukah anda bahwa ada sumber inspirasi abadi yang Kisah Inspiratif Sahabat Pada Kamu Parapencarituhan Nasihatislami Keteladanan Sini bisa kita gali dari masa lalu.

Kisah Inspiratif Islami Santri Pernah Pada Kesempatan Kali Kasih Mampu Maka

Feeling lazy but need to be productive here s Kisah Inspiratif Pendiem Solve Bukan Cuma Itu Melalui Tsamarafahrana the secret to getting, cara membunuh keraguan diri yang bikin kamu jadi pribadi berkelas, tas sekolah untukmu di hari terakhirku.

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 28 Okt 2026 18:00 WIB
Prof CC Chan
Prof CC Chan. Foto: IG: Stella Christie
Jakarta -

Mendengar mobil listrik seperti BYD hingga Wuling mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Namun siapa sangka, ternyata di balik kemajuan kendaraan listrik di China, terdapat peran seorang periset asal Magelang, Indonesia.

Dia adalah Prof CC Chan. Dikenalkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, sosok Prof Chan dijuluki sebagai "Bapak Electric Vehicle Asia". Hingga saat ini, kiprahnya sudah diakui sebagai sosok jenius di balik melesatnya teknologi kendaraan listrik di China.

"Semua tahu bahwa Tiongkok nomor satu tentang electric vehicle. Kamu semua tahu BYD, Wuling, dan itu yang sangat diperlukan dunia. Tapi tahukah kamu saya sedang berdiri dengan The Father of Asian Electric Vehicle. Inilah Profesor Chan," ujar Stella dalam unggahan Instagram pribadinya, dikutip pada Rabu (28/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelopor Motor AC: Fondasi Kendaraan Listrik

Bukan tanpa alasan Prof CC Chan menyandang gelar kehormatan tersebut. Beliau adalah ilmuwan pelopor yang menggagas pemanfaatan motor Alternating Current (AC) untuk kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

Inovasi tersebut adalah sebuah terobosan fundamental yang merevolusi efisiensi dan performa EV modern di kancah global. Ide dari Prof Chan membawa inovasinya berkembang ke industri manufaktur massal.

Dedikasi Prof Chan mengantarkan China menjadi produsen sekaligus pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

"Inilah Profesor Chan yang menemukan semua tentang electric vehicle dan yang menjadikan Tiongkok nomor satu di electric vehicle di dunia," kata Stella.

Siapa Sosok Prof Chan?

Prof Ching-Chuen Chan lahir dari keluarga Tionghoa di Indonesia. Mengutip laman The University of Hong Kong, ia menempuh pendidikan teknik elektro hingga meraih gelar doktor dari Universitas Hong Kong pada tahun 1982.

"Saya lahir di Magelang. Misi saya adalah memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok," ungkap Prof Chan.

Rekam jejak akademisnya yang gemilang membawanya meraih pengakuan global, termasuk keanggotaan di Akademi Rekayasa Kerajaan Inggris, serta menjadi akademisi pertama asal Hong Kong di Akademi Rekayasa Tiongkok.

Ia mendedikasikan risetnya dalam bidang inovasi motor listrik hingga dinobatkan secara internasional sebagai "Bapak Kendaraan Listrik Asia". Selain menerbitkan ratusan karya ilmiah, ia berperan besar mendirikan Pusat Penelitian Internasional untuk Kendaraan Listrik serta memimpin Asosiasi Kendaraan Listrik Dunia.

Kiprahnya menjadikannya dipercaya sebagai penasihat sains bagi lembaga pemerintah dunia hingga perusahaan otomotif global ternama seperti Ford dan Honda.

Kembali ke RI untuk Kembangkan EV

Prof Chan kini sudah berusia 90 tahun dan kembali ke Indonesia. Ia diajak berkolaborasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mengembangkan ekosistem EV di Indonesia.

"Ternyata the brain of EV yang memajukan EV di Tiongkok itu lahir di Indonesia. Dan beliau sekarang kembali, saya berhasil membawa beliau untuk hari ini bertemu dengan kita, Kemendiktisaintek. Kita akan bekerja sama, dibantu oleh beliau untuk membuat ekosistem EV di Indonesia sendiri," tutur Wamen Stella.

Kunci Teknologi Negara Maju Ala Prof Chan

Prof Chan kemudian membagikan pandangan penting mengenai bagaimana sebuah negara bisa maju melalui teknologi yakni lewat tiga prinsip ini.

Pertama, sains harus menjawab 'mengapa' (why). Sains menurutnya adalah kebenaran dasar dan fondasi pemahaman.

Kedua adalah, teknik/rekayasa harus menjawab 'bagaimana' (how). Dalam hal ini, rekayasa menjadi jembatan yang memadukan sains, teknologi, dan manajemen menjadi produk nyata.

Kemudian yang ketiga adalah ekosistem dan kebijakan (policy). Menurut Prof Chan, transformasi dari laboratorium ke produk massal membutuhkan ekosistem yang melibatkan saintis, insinyur, pengusaha, hingga investor. Namun, puncaknya adalah regulasi pemerintah.

"Sains tanpa kebijakan akan mati," tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa, pelajar, dan generasi muda Indonesia yang bermimpi memajukan teknologi bangsa. Prof Chan menitipkan pesan untuk senantiasa memiliki rasa ingin tahu yang besar.

"Miliki rasa ingin tahu (curiosity), teruslah bertanya, dan buka pikiran kalian untuk inovasi. Pengetahuan itu tidak bisa kamu beli, kamu harus menciptakan pengetahuanmu sendiri. Merdeka!" ujarnya.



(cyu/twu)
Cicin Yulianti
Cicin Yulianti
Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini
Hobi dan Mainan

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads