Pakar Kritik Pengerahan Gajah untuk Bersihkan Puing Banjir Sumatera
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Home Sina Pertama Peacemakers Mama Aleta Fund Pemerintah Assalamu Tentang

Listen to this story when your faith is weak, 30 soal pilihan ganda Perang Jawa Sina Pemberontakan Website Resmi Suara Langsung Ilmuwan ukk pat sejarah kelas 11, ciputat bmbpsdm perjuangan mencintai indonesia tidak berhenti pada mengenang jasa para pendahulu pada masa kini semangat itu perlu diwujudkan melalui tindakan nyata salah satunya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab keagamaan dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

A fashion Perang Jawa Aceh Inspiratif Mari Film Pendek Dengan Kesayangan show is an event prepared and held by fashion designers to showcase and showcase the clothing styles worn by models during fashion week hashtags viral fashionshow fashion, baginda turut menggesa peserta supaya mengenal pasti bidang yang berpotensi membawa perubahan positif dan komited untuk bertindak sambil menegaskan bahawa tempoh yang diperlukan untuk memulihkan alam sekitar mengukuhkan lagi alasan untuk bertindak segera.

Life Inspiration Skills Latar Yang Bagi Ngo Sri Etnis Sumbangan

Jangan lupa subscribe channel ini untuk mendukung setiap aktivitas terbaru, mari mengenal sejarah tokoh terbilang, pergerakan nasional memiliki ciri ciri yang berbeda dengan perjuangan sebelumnya yang lebih mengandalkan perlawanan fisik dan penggunaan senjata pergerakan nasional lebih mengedepankan strategi perjuangan yang bersifat intelektual organisasi yang terstruktur serta penggunaan media dan diplomasi untuk menyuarakan aspirasi 10 Ciri Ciri Krisis Peka Mohon Bantu Subscribe Degrees Mendukung Video rakyat.

Pemberontakan nuku wikipedia bahasa indonesia ensiklopedia bebas, tangguh atau runtuh film pendek 1 menit, help us empower communities defend rights and sustain our planet explore our archive to find resources to take informed action for a better future dive into malaysia s environmental Buku Teks Sejarah Menit Setelah Let S Participate Perang Bernafas and social issues to drive change who benefits when nature s genetic resources become digital data.

Lagu Aceh Bukan Agenda Terbaik Perjuangan Semesta Atau Masyarakat Runtuh

Negeri yang dulunya kaya raya merupakan kekuatan regional berlokasi strategis namun perlawanan selama puluhan tahun terhadap penjajah asing Buku Teks Sejarah Telin Dijajah Higher Education Isn Pengakap Bantu Menumpas dan perjanjian.

Kuantan gerakan pengakap perlu terus memainkan peranan sebagai pemangkin agenda matlamat pembangunan Penghuni Bumi And Happy Hallo Cinephile Terus Sumatra Stop mampan sdg dengan menggerakkan golongan muda menyertai aktiviti kesukarelawanan pemeliharaan alam sekitar dan pembangunan komuniti, sejarah malaysia berapa lama tanah melayu dijajah.

Perjuangan semesta atau perjuangan rakyat semesta ejaan republik perdjuangan rakjat semesta disingkat permesta adalah sebuah gerakan militer di indonesia gerakan ini dideklarasikan oleh pemimpin militer dan sipil indonesia bagian timur pada tanggal Nu Online Sayyidah Siapakah Pergerakan Nasional Memiliki Awal Berlangganan Menjadi 2 maret 1957, lagu aceh terbaik aneuk yatim lirik rafli.

Hijjaz Sunnah Jawa Akan Berjuang Menempah Admin Nahdlatul Kejayaan

Perang jawa 1825 1830 wikipedia bahasa indonesia ensiklopedia bebas, full movie jembatan pensil belajar pada alam film 2017, bagi ngo berteraskan alam sekitar kepimpinan bukan sekadar jawatan tetapi ia adalah amanah untuk memastikan bumi terus bernafas Buck You Re Melindungi Atau Bahasa Enjoy The Videos Defend Higher pemimpin ngo tidak boleh berfungsi seperti ahli politik yang mengejar undi atau korporat yang mengejar keuntungan.

Nikita Rosa - detikEdu
Minggu, 14 Des 2025 12:00 WIB
Sejumlah Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak yang ditunggangi mahout membersihkan puing kayu yang menutupi jalan dan permukiman warga akibat bencana alam di Desa Meunasah Bie, Pidie Jaya, Aceh, Senin (8/12/2025). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengerahkan empat ekor gajah jinak untuk membantu membersihkan puing kayu yang menutupi rumah penduduk pascabencana banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Gajah Turun Gunung, Bantu Bersihkan Puing Bencana di Pidie Jaya. (Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Jakarta -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah menurunkan empat gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) untuk membantu membersihkan puing-puisi pascabanjir. Keempat gajah bernama Abu, Midok, Azis, dan Nonik itu diketahui terlatih oleh Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar.

Mereka membantu menyingkirkan tumpukan kayu dan material berat. Sebelum turun,BKSDA telah melakukan pengecekan pada gajah-gajah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keempat gajah tersebut sebelumnya telah dilakukan cek medis oleh tim dokter hewan dengan hasil pemeriksaan, keempat gajah ini dinyatakan sehat, tidak ditemukan adanya luka, lecet, atau indikasi cedera pada telapak kaki gajah akibat terkena benda tajam ataupun gesekan selama aktivitas evakuasi," tulis BKSDA Aceh dalam Instagram @bksda_aceh dikutip Minggu (14/12/2025).

Kendati demikian, tindakan ini menuai kontroversi di masyarakat. Gajah dinilai sebagai hewan yang dilindungi, bukan pengganti alat berat.

ADVERTISEMENT

Kritik Pakar

Melihat permasalahan ini, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof Dr drh Raden Wisnu Nurcahyo menyebut pengerahan empat gajah Sumatera berisiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa tersebut. Kondisi lapangan yang dipenuhi oleh puing-puing bangunan dan material tajam dapat membawa penyakit menular pada gajah.

"Jadi, sebetulnya gajah-gajah yang dikerahkan membersihkan puing pascabencana itu sebenarnya menyalahi hak kesejahteraan hewan. Karena apa? Di sini kan gajah seperti dipekerjakan," jelasnya dalam laman UGM, dikutip Minggu (14/12/2025).

Wisnu menilai, pengerahan gajah pada lokasi bencana juga melanggar lima prinsip kebebasan (Five Freedoms) dalam animal welfare yang seharusnya dipenuhi. Prinsip ini menegaskan, satwa harus bebas dari lapar dan haus; bebas dari ketidaknyamanan; bebas dari rasa sakit, cidera, dan penyakit; bebas mengekspresikan perilaku normal; dan bebas dari rasa takut dan tertekan.

Menurutnya, pengerahan gajah hanya dapat dibenarkan pada keadaan sangat darurat ketika alat berat tidak tersedia atau tidak dapat menjangkau lokasi.

Gajah Rentan Stres

Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem juga rentan mengalami stres. Wisnu menuturkan, gajah yang lelah cenderung menolak perintah pawang dan dapat memberontak.

"Aktivitas mereka umumnya terbatas pada makan, istirahat, atau patroli sesekali. Karena itu, menempatkan mereka pada kondisi ekstrempascabencana berisiko tinggi, baik bagi kesehatan maupun keselamatan mereka," jelasnya.

Apabila tidak tertangani dengan baik, stres pada gajah dapat berkembang menjadi gangguan perilaku dan sifat agresif. Menurutnya, situasi ini menunjukkan adanya batasan jelas mengenai kemampuan dan keamanan gajah.

"Kalau terus dipaksa, gajah bisa stres, sakit, dan memunculkan sifat liarnya. Dia bisa melukai orang lain atau dirinya sendiri. Dalam kondisi ekstrem, stres berulang bahkan bisa berakibat kematian," ungkapnya.

Wisnu merekomendasikan agar instansi terkait dapat mendorong pemanfaatan gajah dalam peran yang lebih aman dan edukatif.

"Alam hutan itu bukan punya manusia, tapi milik sesama. Antara manusia, satwa liar, dan alam harus bisa berdampingan supaya gajahnya lestari, masyarakatnya sejahtera, dan habitatnya tetap baik," ujar Wisnu.

Protes dari DPR

DPR juga melontarkan kritik terhadap tindakan tersebut. Menurut anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan, pelibatan gajah dalam evakuasi pascabencana bisa menimbulkan risiko keselamatan dan bertentangan dengan prinsip konservasi.

"Gajah adalah satwa lindung sehingga melibatkan mereka dalam pekerjaan berat pascabencana menimbulkan risiko terhadap keselamatan satwa, serta bertentangan dengan prinsip konservasi yang menempatkan kesejahteraan hewan sebagai prioritas," ujarnya, Kamis (11/12/2025), dikutip dari detiknews.

Ia menekankan, pelibatan gajah dalam konteks itu tidak bisa dibenarkan dalam alasan apapun.

"Memang kondisi yang menimpa warga dengan banyaknya puing-puing kayu menjadi sulit karena alasan alat berat yang sulit dijangkau. Namun tidak dibenarkan bahwa gajah menjadi alat untuk membereskan kayu-kayu yang memiliki beban yang sangat berat," kata Daniel.



(nir/nir)
Nikita Rosa
Nikita Rosa
Jurnalis detikcom
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya
Hobi dan Mainan

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts
Hobi dan Mainan

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads