Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah terkendali. Sementara, di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih berpotensi ditemukan satu hingga dua titik api.
"Ya katakanlah sekarang ini sudah selesai lah, kalau Muba saya menjadi saksi dan membuktikan bahwa nol (tidak ada) kemarin (Rabu). Ini OKI sepertinya mungkin masih ada 1-2 firespot atau hotspot tapi tentu ini tidak besar lagi. Mudah-mudahan kita kembali normal dan berupaya untuk mencegah," katanya, Kamis (29/10/2026).
Deru menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak boleh berhenti ketika hujan mulai turun atau kondisi kebakaran mereda. Menurutnya, pencegahan harus terus dilakukan agar kejadian serupa tidak berulang setiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sering bilang, apa sih penyakit utama yang sering terjadi, kok berulang ini. Penyakitnya satu, ketika sudah hujan lupa bicara tentang penanganan pencegahan karhutla ini, maka saya minta teman-teman wartawan untuk terus mengawal ini agar semua tataran pemerintahan dari Desa, Kecamatan, Kabupaten, Kota, dan Provinsi, bahkan Nasional selalu ingat," katanya.
Dia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga nasional, tetap mengingat pentingnya pencegahan karhutla meskipun kondisi cuaca sudah membaik.
Menurutnya, konsistensi dalam melakukan pencegahan menjadi salah satu kunci untuk menekan kejadian karhutla di Sumsel. Dengan begitu, kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang setiap kali memasuki musim kemarau.
"Jangan kita terus berhadapan dengan situasi yang sama, padahal kalau kita cegah, insyaAllah ini bisa minimal berkurang," ujarnya.



























































