Satu video yang menampilkan seorang warga mengaku kecewa terhadap layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan viral di media sosial. Menanggapi hal itu Wali Kota Rico Waas berjanji akan melakukan evaluasi.
Dalam video yang beredar, warga disebut tengah mengurus akta kelahiran sang ibu. Namun warga itu justru mendapatkan penjelasan dengan cara yang tidak ramah dari petugas.
"Semua kalau menjelaskan gak pernah bisa melayani publik tau kelen. Kak, kalau kerja senyum ya kak," sebut seorang wanita yang merekam video di kantor Disdukcapil Medan Jalan Iskandar Muda, dilihat detikSumut, Rabu (4/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video itu, warga tersebut juga turut merekam wajah-wajah petugas yang dinilai tidak ramah.
"Nih kelen kalau mau ngurus apa-apa di sini Disdukcapil kota Medan hati-hati, nanti bakalan kutarok nanti mukak-mukaknya," katanya.
Terkait hal ini, Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan warga yang ada dalam video viral tersebut. Rico berjanji akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan.
"Ya jadi intinya, kami berterima kasih adanya laporan-laporan tentang bagaimana pelayanan-pelayanan publik yang ada di Kota Medan. Kami sudah tindak lanjuti untuk memanggil yang bersangkutan untuk memahami kronologis yang terjadi. Apa yang terjadi sehingga kami bisa mengevaluasi problem-problem tersebut sehingga pelayanannya akan bisa ditingkatkan," ujar Rico saat diwawancarai di gedung Warrenhuis Medan, Rabu (4/11/2026).
Rico mengaku dirinya akan mengevaluasi pelayanan publik di seluruh dinas, tidak hanya Disdukcapil.
"Semuanya (dievaluasi) tidak hanya Dukcapil. Karena masyarakat yang datang untuk melaporkan ada yang ke Perkim, ada yang ke Dukcapil, ada yang ke MPP, ada yang ke kecamatan, ada yang ke kelurahan, kami menerima semuanya," imbuhnya.
Menurtu Rico, pelayanan petugas di loket-loket utama (frontliner) harus dapat berkomunikasi dengan baik. Ia juga menekankan sopan santun kepada warga yang membutuhkan pelayanan.
"Kita akan lakukan evaluasi terus bagaimana frontliner itu bisa berkomunikasi dengan baik. Ramah, senyumnya cukup, dengan sapaan yang baik, santun ini memang harus. Jadi harus ada evaluasi, kami sudah sampaikan kepada Kepala Dinas dan kami minta itu dipanggil, diperiksa apa problem yang terjadi pada hari ini," pungkasnya.



























































