Pria penjaga sekolah berinisial KY (46) ditemukan tewas bersimbah darah di Merauke, Papua Selatan. Korban diduga dibunuh dengan kaki kiri putus akibat senjata tajam.
"(Korban diduga) dibunuh, kaki dipotong," kata Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Gema Brajaksono kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Korban ditemukan di halaman SMP YPPGI Geradus Adi, Jalan Jati-Jati, Kelurahan Rimba Jaya, Rabu (4/11) sekitar pukul 06.00 WIT. Dua jam sebelum ditemukan, seorang saksi berinisial YN (21) sempat mendengar keributan di sekitar lingkungan sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, saksi tidak berani mendatangi lokasi karena merasa takut. Selang beberapa waktu, saksi melihat kondisi sekolah sudah ramai.
"Dan kemudian mengetahui bahwa penjaga sekolah telah ditemukan meninggal dunia," imbuhnya.
Tim Unit Identifikasi Polres Merauke tiba pun tiba melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi kejadian juga dipasangi garis polisi.
"Dalam kegiatan olah TKP tersebut, petugas menemukan dan mengamankan satu bilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut," paparnya.
Jenazah dievakuasi menuju kamar jenazah untuk menjalani pemeriksaan medis oleh dokter. Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.
"Korban diduga kuat meninggal dunia akibat luka yang disebabkan oleh senjata tajam," ucap Gema.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Penyidik kepolisian saat ini masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan saksi.
"Guna mengungkap secara jelas kronologi serta penyebab peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga terus mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut," jelasnya.































































