Viral seekor beruang di Kalimantan Tengah dilaporkan tertabrak mobil. Kondisi dan keberadaan si beruang disebut mengkhawatirkan.
Beruang itu tertabrak mobil di kawasan Pangkalan Lima, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Rabu (4/11) malam. Setelah kejadian tersebut, beruang dilaporkan langsung melarikan diri, sementara mobil yang menabraknya berhenti.
Peristiwa itu terekam lewat kamera oleh seseorang yang berada di dalam mobil. Rekaman video tersebut memperlihatkan beruang yang diduga tertabrak mobil, kemudian berlari meninggalkan lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi mengenai kejadian itu disampaikan Rara, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi. Ia mengatakan, kendaraan yang terlibat merupakan mobil milik salah satu tetangganya.
Menurut Rara, kejadian tersebut berlangsung sekitar waktu magrib. Warga yang mengetahui peristiwa itu kemudian merasa khawatir dengan keberadaan beruang tersebut.
"Kejadiannya petang. Itu mobil salah satu tetangga di dekat tempat kami. Dalam rekaman terlihat beruangnya kabur, sementara mobilnya berhenti," kata Rara saat dikonfirmasi.
Ia menyebut kekhawatiran warga bukan hanya terkait kondisi beruang setelah tertabrak, tetapi juga kemungkinan satwa tersebut masih berada di sekitar permukiman.
"Yang kami takutkan beruang itu berkeliaran di BTN tempat kami tinggal," ujarnya.
Kekhawatiran tersebut muncul karena beruang yang melarikan diri setelah kejadian belum diketahui keberadaannya. Warga berharap satwa tersebut tidak masuk ke kawasan permukiman dan tidak membahayakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka., mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.
"Belum ada laporan. Besok kami bersama anggota akan ke lokasi," kata Handi saat dikonfirmasi.
Ia berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan beruang tersebut segera menyampaikan informasi kepada petugas KSDA agar dapat ditindaklanjuti.
Handi juga mengimbau warga agar tidak mendekati, mengejar, ataupun berusaha menangkap beruang tersebut secara mandiri. Terlebih, kondisi satwa setelah diduga tertabrak belum diketahui.
"Apabila menemukan keberadaan beruang, masyarakat diminta tetap menjaga jarak aman dan segera melaporkannya kepada petugas melalui layanan penyelamatan satwa liar Balai KSDA Kalimantan Tengah di nomor 0811-5218-500," pungkasnya.
---------
Artikel telah naik di detikKalimantan.



























































