Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengukir prestasi di Moto3 Malaysia 2026. Rider berusia 17 tahun itu finis di posisi kedua setelah melewati pertarungan sengit pada balapan di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).
Veda Ega harus bekerja keras untuk mengamankan podium. Persaingan ketat mewarnai empat lap terakhir ketika pebalap Honda Team Asia itu bersaing dengan Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pebalap Aspar Team, Maximo Quiles, tampil sebagai pemenang. Dia menuntaskan 15 lap dengan catatan waktu 33 menit 7,634 detik.
Veda Ega menyentuh garis finis di posisi kedua dengan selisih 3,734 detik dari Quiles. Alvaro Carpe melengkapi podium Moto3 Malaysia 2026 setelah finis di urutan ketiga.
Momen krusial terjadi menjelang garis finis. Veda Ega melancarkan manuver untuk menyalip Carpe dan merebut posisi kedua. Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu berhasil mempertahankan posisinya hingga balapan berakhir.
Hasil di Sepang sekaligus menambah koleksi podium Veda Ega di kelas Moto3. Sebelumnya, dia juga meraih podium ketiga saat tampil di Moto3 Brasil.
Veda Ega Ucapkan Terima Kasih kepada Malaysia
Dukungan keluarga, sahabat, dan para suporter yang hadir langsung di Sirkuit Sepang membuat pencapaian tersebut terasa semakin istimewa bagi Veda Ega.
Melalui akun Instagram resminya, Veda Ega mengungkapkan kebahagiaannya setelah mengamankan podium kedua. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim yang terus bekerja keras mendukung kiprahnya.
"P2 di Sepang. Akhir pekan yang luar biasa! Senang ada keluarga saya, teman, dan fans ada di sini," kata Veda Ega di Instagram resminya.
"Terima kasih untuk tim atas kerja keras seperti biasa. Terima kasih, Malaysia!" kata Veda Ega menambahkan.
Jadwal Moto3 Berikutnya Masih Dibayangi Ketidakpastian
Setelah balapan di Malaysia, rangkaian Moto3 dijadwalkan berlanjut pada akhir pekan ini melalui Grand Prix Qatar. Namun, penyelenggaraan balapan di Sirkuit Lusail masih diragukan.
Ketidakpastian tersebut muncul di tengah konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Situasi keamanan menjadi perhatian para pebalap, termasuk rider MotoGP yang dikabarkan melancarkan aksi mogok sebagai bentuk kekhawatiran terhadap keselamatan mereka.
Kondisi tersebut membuat kelanjutan agenda balap di Qatar masih menunggu kepastian.
Baca berita selengkapnya di detikSport.























































