Xiaomi mulai menyiapkan mobil listrik dengan konfigurasi setir kanan. Hal tersebut menjadi sinyal kuat mereka akan melakukan ekspansi bisnis ke pasar global, termasuk Indonesia.
Dilansir dari Carnewschina, Jumat (6/11), Xiaomi mulai merekrut karyawan di Australia. Perusahaan asal China itu membuka dua lowongan kerja (loker) untuk penempatan di Sydney. Posisi yang dibutuhkan adalah Senior Legal Counsel (Automotive) dan Product Manager, International Instalment Finance.
Baca juga: Mobil Listrik Xiaomi Bakal Masuk Indonesia! |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senior Legal Counsel akan menangani urusan hukum bisnis otomotif Xiaomi di Australia. Tugasnya mencakup penjualan mobil, layanan purnajual, kontrak, hingga urusan regulasi.
Sementara itu, Product Manager bertanggung jawab mengembangkan layanan pembiayaan kendaraan di kawasan Asia Pasifik. Posisi ini juga akan mengurus kerja sama dengan bank dan perusahaan leasing.
Mobil listrik Xiaomi SU7 dan YU7 Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.com |
Langkah tersebut sejalan dengan rencana ekspansi mobil Xiaomi ke pasar internasional. Presiden Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya mengatakan perusahaan akan mulai menjual mobil di Eropa pada paruh kedua 2027.
Setelah itu, Xiaomi akan menyasar negara-negara dengan konfigurasi setir kanan pada paruh pertama 2028. Rencana tersebut disampaikan Lu dalam Investor Day pada April 2026.
Mengembangkan mobil setir kanan bukan perkara memindahkan posisi setir saja. Xiaomi perlu menyesuaikan sistem kemudi, pedal, dasbor, kabel kelistrikan, hingga komponen keselamatan agar sesuai dengan kebutuhan dan regulasi masing-masing negara.
Sinyal Kuat Masuk Indonesia
Indonesia berpeluang menjadi salah satu pasar yang dibidik Xiaomi. Sebab, mobil di Indonesia juga menggunakan setir kanan. Selain Indonesia, negara lain yang menggunakan konfigurasi serupa antara lain Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru.
Meski begitu, Xiaomi belum mengumumkan negara mana saja yang akan menjadi tujuan ekspansinya. Belum ada pula kepastian kapan mobil listrik Xiaomi akan dijual di Indonesia.
Diberitakan detikOto sebelumnya, Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng mengatakan, pihaknya pasti akan menjual mobil listrik di Indonesia. Bahkan, kata dia, probabilitasnya sampai 100 persen!
"Jadi untuk pertanyaan ini (mobil listrik Xiaomi masuk Indonesia), 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu," kata Michael dalam konferensi pers usai peluncuran Redmi Note 17 Series di Jakarta, September lalu.
Xiaomi masih ingin melihat respons pasar terhadap ekspansi global sebelum memperluas penjualan ke negara lain. Meski waktunya belum diumumkan, Michael memastikan Indonesia masuk dalam rencana ekspansi mobil listrik Xiaomi.
"Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir," kata dia.























































