Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunah yang dianjurkan bagi umat Islam. Setelah menunaikannya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT.
Melansir buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah, sholat tahajud adalah sholat sunah yang dikerjakan setelah tidur pada malam hari, mulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Adapun waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah sepertiga malam terakhir.
Sholat tahajud juga memiliki keistimewaan tersendiri karena perintah untuk melaksanakannya disebutkan secara langsung dalam Al-Qur'an. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 79 berikut:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
"Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (QS al-Isra [17]: 79)
Doa Setelah Sholat Tahajud
Berikut doa yang dibaca setelah sholat Tahajud sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih Bukhari.
Rasulullah Saw bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ يَقُوْلُ مَنْ يَدْعُوْنِي فَأَسْتَجِيْبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْيَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
"Rabb kita turun pada setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman, 'Siapa saja yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Siapa saja yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan siapa saja yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya." (HR al-Bukhari)
Berikut adalah bacaan doa setelah sholat Tahajud:
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيْمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ انْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنَى اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا.
Arab Latin:
Allâhumma lakal hamdu anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa'dukal haqqu, wa liqâʻuka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannâru haqqun, wan nabiyyûna haqqun, wa muhammadun shallallahu 'alaihi wasallama haqqun was saatu haqqun. Allâhumma laka aslamtu, wa bika âmantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khâshamtu, wa ilaika hâkamtu, faghfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akh-khartu, wa mâ asrartu, wa mâ a'lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu, wa antal mu'akh-khiru, lâ ilaha illâ anta, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh. Rabbi adkhilnî mudkhala shidqin waʻakhrijnî mukhraja shidqin waj'al lî min ladunka sulthânan nashîrâ.
Artinya:
"Ya Allah, milik-Mulah segala puji. Engkaulah Penegak dan Pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mulah segala puji. Engkaulah Penguasa (Raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mulah segala puji.
Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mulah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar), janji-Mulah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw. itu benar, dan Hari Kiamat itu benar (ada). Ya Allah, hanya kepada-Mulah aku berserah diri, hanya kepada-Mulah aku beriman, hanya kepada-Mulah aku bertawakal hanya kepada-Mulah aku kembali, hanya dehgan-Mulah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mulah aku berhukum. Oleh karena itu, ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. Tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Ya Tuhanku, masukkanlah aku melalui tempat yang benar, dan keluarkanlah aku melalui tempat keluar yang benar pula. Dan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu penguasa yang menolong."
Dzikir dan Wirid Setelah Sholat Tahajud
Agar amalan semakin sempurna, maka setelah selesai sholat tahajud dilanjutkan dengan membaca bacaan dzikir dan wirid seperti berikut:
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Lâ ilaha illâ anta subhânaka innî kuntu minadzh dzhâlimîn.
"Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, ya Allah, sesungguhnya aku ini termasuk orang-orang yang menganiaya diri sendiri (selalu berbuat dosa)." (Dapat
dibaca: 7, 11, 41, atau 100 kali)
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lâ ilaha illallahu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyî wa yumîtu wa huwa 'alâ kulli syaiʻin qadir.
"Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Sendirian dan tidak punya sekutu. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia menghidupkan dan mematikan. Di tangan-Nya ada kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (Dapat dibaca: 7, 11 dan atau 41 kali)
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Subhanallâhi wal hamdu lillâhi wa lâ ilaha illallâhu wallâhu akbar, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh.
"Mahasuci Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang pantas dan berhak disembah selain Allah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah." (Dapat dibaca: 7, 11 dan atau 41 kali)
Tata Cara Sholat Tahajud dan Surah yang Dibaca
Sebelum melaksanakan sholat tahajud, umat Islam perlu memastikan diri dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Selain itu, badan, pakaian, dan tempat sholat harus bersih dari najis, aurat tertutup, serta menghadap kiblat.
Dalam Fiqh as-Sunnah, Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk berniat bangun malam guna melaksanakan sholat tahajud sebelum tidur. Niat tersebut menjadi bentuk kesungguhan dalam beribadah. Jika seseorang telah berniat, tetapi tidak terbangun hingga waktu tahajud terlewat, ia tetap diharapkan memperoleh pahala atas niatnya.
Sementara itu, Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Adillatuhu menyebutkan bahwa sebelum melaksanakan sholat tahajud, umat Islam disunahkan bersiwak. Sholat malam juga dianjurkan untuk diawali dengan dua rakaat ringan.
Adapun tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunah lainnya. Sholat ini dilaksanakan dua rakaat dalam satu salam. Jika ingin mengerjakan empat rakaat atau lebih, sholat dilakukan dengan salam setiap dua rakaat.
Hal ini sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim bahwa seorang laki-laki berdiri di depan Nabi Saw. dan bertanya, "Wahai Nabi, bagaimana cara salat malam?" Beliau menjawab, "Salat malam itu dua (rakaat) dua (rakaat)."
Adapun surah yang dibaca yakni:
Pada rakaat pertama setelah membaca surah al-Fatihah: membaca surah al-Baqarah (2) ayat 284-286, dan pada rakaat kedua setelah membaca surah al-Fatihah: membaca surah Ali 'Imran (3) ayat 18 dan 26-27. Apabila ayat-ayat di atas tidak dihafal, boleh pada rakaat pertama setelah membaca surah al-Fatihah: membaca surah al-Ikhlash.
Khasiat dan Keutamaan Sholat Tahajud
- Mendapatkan kedudukan terpuji
- Kunci masuk surga
- Sholat sunnah paling utama
- Mendapatkan kemuliaan dan kewibawaan
- Doanya dikabulkan
- Kebiasaan orang salah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Penghapus dan pencegah dosa
- Menolak penyakit dan meninggalkan kekebalan tubuh
- Mendapatkan cinta Allah SWT
- Memperoleh berbagai kemuliaan
- Menjauhkan diri dari kelalaian hati
- Meringankan lamanya berdiri pada Hari Kiamat
- Muka tampak berkilau dan bercahaya
- Dapat melancarkan aliran darah
- Penyelamat dari siksa neraka
- Tanda takwanya terlihat di muka dan jiwanya menjadi baik
Itulah doa setelah sholat Tahajud lengkap dengan bacaan Dzikir dan witir hingga keutamaan sholat Tahajud. Semoga bermanfaat ya, detikers!































































