Setelah 'tebar pesona' di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026, Hyundai Neira dipastikan meluncur di Tanah Air akhir bulan ini. Benarkah kendaraan yang 'sangat Indonesia' itu akan dibanderol di bawah Rp 400 juta?
Peluncuran Hyundai Neira akan digelar di pameran Gaikindo Auto Week atau GAW 2026. Mobil itu bukan hanya dikenalkan, melainkan langsung bisa dipesan di ajang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan memperkenalkan Neira, SUV listrik tujuh penumpang terbaru Hyundai yang menjadi babak berikutnya dalam perjalanan terbaru Hyundai di Indonesia," ujar Kenny Lee selaku Presiden Direktur (Presdir) Hyundai Motors Indonesia (HMID) di SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (5/11).
Kami bertanya ke Chief Operating Officer (COO) HMID, Fransiscus Soerjopranoto soal bocoran harga Hyundai Neira di Indonesia. Sayangnya, dia tak mau mengungkapnya. Ketika kami tembak pertanyaan 'benarkah di bawah Rp 400 juta'? Dia tak mengiyakan maupun membantah.
"Bocoran harganya nanti dibocorin pas di GJAW 2026. Tadi sudah ditanya juga, harganya akan kami buat menarik. Teman-teman sudah pada tahu lah kisarannya berapa," tuturnya.
"(Soal rentang harga Rp 350-400 juta) nanti kita buktikan angka itu di GJAW 2026," tambahnya.
Sebelumnya, Hyundai Neira muncul di GIIAS 2026 dalam bentuk prototipe. Kendaraan listrik tersebut mengusung gaya SUV dengan konfigurasi tujuh penumpang.
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai spesifikasi Neira di Indonesia. Meski demikian, PT HMID memberikan sedikit bocoran melalui presentasi singkat. Kabarnya, mobil nonemisi tersebut akan punya ground clearance tinggi yang sesuai kontur jalanan di Indonesia, Bluelink, Blindspot Monitor dan Easy Access ke baris ketiga.
Hyundai Neira akan diproduksi secara lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Bukan hanya untuk domestik, kendaraan tersebut akan dikirim juga ke berbagai pasar di luar negeri.






















































