Sejumlah wilayah di Jawa Timur mulai diguyur hujan. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan tentang modifikasi cuaca hingga hujan yang turun berkat doa dan Salat Istiska warga Jawa Timur.
Terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jatim, Khofifah menyebut bahwa pelaksanaannya melihat dari pergerakan awan oleh BMKG.
"Kita itu baru akan melakukan OMC kalau ada tanda-tanda pergerakan awan dari BMKG yang menginformasikan ke kita. Jadi tidak ada operasi modifikasi cuaca tanpa backup data dari BMKG yang melihat pergerakan awan," ujar Khofifah kepada wartawan di RSUD dr Soetomo, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, biasanya ketika operasi modifikasi cuaca dilakukan, hujan turun tapi intensitas cenderung ringan hingga sedang dengan cakupan yang sangat lokal.
"Kalau ini sudah hampir merata se-Jawa Timur, sudah ada hujan dengan intensitas cukup bagus, cukup tinggi," katanya.
Karena itu Khofifah menjelaskan bahwa hujan yang mengguyur sejumlah kabupaten/kota di Jatim juga merupakan bagian dari doa dari warga Jatim yang diijabah usai Salat Istiska.
"Insyaallah itu karena doa semua masyarakat Jawa Timur yang kami menyampaikan Salat Istiska, dan mereka memunjatkan doa supaya Allah segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan manfaat," jelasnya.
"Kenapa surat itu kami terbitkan? Karena semula BMKG itu memprediksi puncak dari kemarau ini September, Oktober sudah mulai hujan. Tiba-tiba kemudian ada update bahwa ini kemarau kemungkinan sampai November, hujan kemungkinan turun di bulan Desember, Januari, Februari. Hanya 3 bulan," tambahnya.
Khofifah menyebut, dirinya hampir setiap hari keliling dropping air, mencari sumber-sumber yang bisa diakses, dibangun jaringan pipanisasi, lalu membuat sumur-sumur bor yang dimungkinkan. Pihaknya menyiapkan langkah yang lebih komprehensif.
"Jadi ada OMC yang tadi saya sampaikan, itu kita menunggu informasi dari BMKG. Waktu itu BMKG menyampaikan pergerakan awan kemungkinan bisa ditemukan di akhir Oktober di Jawa Timur bagian selatan, akhir Oktober," ujarnya.
"Dan alhamdulillah kita bersyukur bahwa hujan dengan intensitas yang cukup tinggi hampir merata di seluruh kabupaten/kota. Dan itu tentu kita semua, kita semua menyampaikan terima kasih ke seluruh masyarakat yang sudah bersama-sama berdoa dan Salat Istiska mohon hujan yang membawa rahmat dan manfaat," pungkasnya.























































