Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur (Jatim) resmi mengeluarkan imbauan kepada DMI 38 kabupaten/kota se Jatim untuk menggelar salat Istiska. Salat Istiska akan dilakukan pada Hari Jumat mendatang dengan harapan diturunkan hujan.
"DMI Jatim telah mengirimkan surat imbauan ke 38 kabupaten/kota terkait salat Istisqa'," kata Ketua DMI Jatim KH Sudjak kepada detikJatim, Selasa (22/9/2026).
"Imbauan DMI Jatim itu juga ditujukan untuk pimpinan cabang takmir masjid se-Jatim," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudjak mengatakan salat Istiska rencananya akan digelar serentak di semua kabupaten/kota pada hari Jumat (25/9) mendatang.
"Waktunya Jumat 25 September sebelum atau sesudah Salat Jumat," katanya.
Sudjak mengatakan apabila salat Istiska dilakukan setelah Jumatan, disarankan saat khotbah tidak terlalu panjang dan fokus memperbanyak istighfar.
"Jika dilaksanakan setelah sholat Jumat, hendaknya dengan khotbah singkat dan fokus istighfar, hamdalah, ajakan taqwa, taubat dan berdoa Istisqa'," bebernya.
"Dilaksanakan secara serentak, untuk tempat di dalam Masjid atau halaman Masjid masing-masing penyelenggara," tambahnya.
Sudjak berharap dengan pelaksanaan Salat Istiska di mana jemaah akan memanjatkan doa dan harapan, wilayah Jatim yang sedang dilanda kekeringan di 24 kabupaten/kota akan dianugerahi Allah SWT dengan turunnya hujan.
"Imbauan salat Istisqa' ini menyikapi kondisi cuaca dan fenomena kemarau panjang yang saat ini melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau DMI se-Jatim menggelar salat Istiska untuk memohon turun hujan di tengah situasi di mana hampir semua wilayah di Jatim dilanda kekeringan cukup parah.























































