Seorang pengemudi travel mengalami aksi pengeroyokan di Underpass Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Aksi penganiayaan ini viral dan kini dalam penanganan pihak kepolisian setempat.
"Langsung kami tindaklanjuti. Saksi korban hari ini dimintai keterangannya terkait kejadian pengeroyokan sopir di underpass Prupuk," kata Kapolsek Margasari, Iptu Ida Bagus Nyoman Laksana saat dihubungi, Kamis (5/11/2026).
"Sopir sudah melapor, dan hari ini sopir dimintai keterangan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi premanisme itu yerjadi pada Rabu (4/11) pukul 17.50 WIB dan terekam kamera warganet. Video berdurasi 36 detik yang viral menampilkan sejumlah pria menganiaya sopir travel tersebut. Aksi ini pun membuat para penumpang mobil takut dan berteriak histeris minta tolong.
Ida Bagus menyebutkan peristiwa bermula saat mobil travel yang dikemudikan M Budiman (36) warga Kabupatan Pangandaran melintas di kawasan Underpass Prupuk. Kebetulan, di tempat itu sedang ada proyek perbaikan jalan sehingga kendaraan harus antre secara buka tutup.
"Kejadiannya di underpass, kebetulan ada proyek jalan sehingga kendaraan harus antre. Di situ ada beberapa pemuda yang mengatur jalan secara buka tutup bergantian," kata Kapolsek Margasari.
Kemudian saat melewati jalan itu, sopir ditegur oleh seorang pemuda yang sedang mengatur jalan. Dia tersinggung karena sopir dianggap melototi para pemuda tersebut hingga terjadi cekcok dan penganiayaan.
"Sopir ditegur, katanya mecicil (melotot) ke mereka. Terjadi cekcok sampai pengeroyokan," jelasnya.
Usai kejadian ini, lanjut Iptu Ida Bagus, polisi langsung menindaklanjuti dengan memeriksa saksi termasuk sopir (korban). Kasus ini, tegas Kapolsek Margasari, akan diusut sampai tuntas.
"Kita akan usut tuntas," tegasnya.

































































