Aktivitas para nelayan jaring arad di Pantai Timur Pangandaran menjadi daya tarik wisatawan yang sedang berlibur. Pantauan pada Senin (2/11/2026) sore, sejumlah nelayan mulai menarik jaring yang telah ditebar sejak siang ini.
Mereka secara berkelompok bekerja sama menarik jaring yang ditebar dengan jarak 1 mil ke laut. Adapun aktivitas yang mereka lakukan beragam, tugasnya sekelompok pergi ke laut, ada yang memegang tali untuk menarik jaring arad, sementara nelayan perempuan menunggu hasil tangkapan di tepi pantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian perempuan lainnya memanfaatkan momen tersebut untuk menjual ikan-ikan kecil hasil tangkapan.
Di atas tembok pembatas pantai, ikan segar ditawarkan kepada warga yang datang untuk mencari lauk dengan harga terjangkau.
Meski hasil tangkapan ikan berukuran besar tidak banyak, para nelayan tetap bersemangat. Jaring arad mereka justru lebih banyak menjaring ikan-ikan kecil, seperti pepetek, teri, layur berukuran kecil, cumi-cumi, dan jenis ikan lainnya.
Seorang nelayan Pangandaran, Karnyo (53), mengatakan dirinya sudah dua kali menarik jaring pada hari ini. Meski hasilnya didominasi ikan kecil, ia tetap bersyukur masih mendapatkan tangkapan.
Menurutnya, ikan pepetek dan pongge menjadi satu jenis ikan yang cukup banyak terperangkap dalam jaring. Sementara itu, ikan berukuran besar hanya diperoleh dalam jumlah sedikit. "Kalau ikan yang besar, hanya sedikit," kata Karnyo saat berbincang, Senin (2/11/2026).
Karnyo menyebut, kondisi cuaca saat ini memang cukup mendukung aktivitas nelayan jaring arad. Ombak yang tidak terlalu besar membuat mereka bisa menjalankan aktivitas penangkapan ikan dengan relatif lebih leluasa.
Namun, di balik rutinitas itu, perjuangan nelayan tetap bergantung pada kondisi laut dan hasil tangkapan yang tidak selalu menentu. "Alhamdulillah sekarang lagi banyak, kebetulan ini musim adanya ikan pongge dan pepetek," ucapnya.
Berapa pun ikan yang didapat, hasilnya menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. "Bagaimana pun walaupun ikan-ikan kecil yang didapatkan pasti kita jual dan bagi bersama. Setidaknya 10 orang ini pun dapat ikan untuk dibawa pulang," katanya.
Aktivitas nelayan ini juga menjadi kesempatan bagi warga dan wisatawan untuk mendapatkan ikan segar dengan harga lebih murah dibandingkan harus membeli di tempat lain.
"Kalau pingin ikan saya biasa ke sini, harganya murah. Ikan pepetek saja harganya cuma Rp12.500 per kilogram," ucap salah seorang wisatawan Herni.
Ia mengatakan selain nonton, wisatawan bisa mendapatkan ikan segar dengan harga yang terjangkau. "Kalo ambil dari sini bisa lebih murah cuman untuk ikan-ikan kecil," katanya.
Simak Video "Melihat Kemeriahan Night Karnaval di Pangandaran"
[Gambas:Video 20detik](mso/mso)























































