Para peneliti di McAfee menemukan lonjakan perangkat lunak mencurigakan yang menyamar sebagai layanan resmi yang sangat populer, seperti CapCut, Roblox, Zelle, PayPal, Netflix, Xbox Game Pass, Siri, dan iMessage. Taktik ini bertujuan untuk menjebak pengguna agar mengeklik tombol instal.
Masalah ini cukup serius. Tim Mobile Research di McAfee menyatakan telah mengidentifikasi lebih dari 1.900 aplikasi yang terkait dengan kampanye ini, yang tersebar di lebih dari 500.000 perangkat di lebih dari 190 negara.
"Berdasarkan pola publikasi, kami memperkirakan bahwa para pelaku merilis sekitar 20 hingga 25 aplikasi baru setiap harinya, yang masing-masing menggunakan tema, merek, serta target peniruan yang berbeda-beda," ujar McAfee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi kamu (atau bisa ingatkan orang tuamu), perlu ditanamkan kebiasaan berpikir dua kali sebelum memasang perangkat lunak baru. Untuk membantu agar tidak menjadi korban, McAfee telah memberikan sejumlah kiat penting yang patut diikuti. Berikut ini rinciannya dikutip detikINET dari Mirror, Jumat (6/11/2026).
- Unduh aplikasi keuangan hanya melalui situs web resmi bank milikmu atau tautan yang terverifikasi
- Curigai aplikasi yang dideskripsikan sebagai panduan, tutorial, alat bantu, atau tips untuk produk yang sudah kamu gunakan. Layanan yang resmi seharusnya tidak memerlukan aplikasi terpisah untuk menjelaskan cara kerjanya.
- Cek nama pengembang, alih-alih hanya memercayai merek, logo, atau judul aplikasi tersebut. Perangkat lunak resmi semestinya diterbitkan oleh perusahaan yang menyediakan layanan tersebut.
- Perlu diingat pula bahwa beberapa produk memang tidak tersedia di Android. Tidak ada aplikasi resmi untuk Apple Pay, Siri, atau iMessage di platform seluler Google.
- Jangan berasumsi bahwa suatu aplikasi aman hanya karena jumlah unduhannya banyak. Menurut McAfee, beberapa aplikasi mencurigakan yang ditemukan ternyata telah diinstal oleh puluhan ribu pengguna.
- Terakhir, pertimbangkan untuk memasang perangkat lunak keamanan seluler yang tepercaya.
"Keamanan seluler benar-benar telah meningkat," kata McAfee.
Menurut McAfee, penyerang beralih ke satu bagian sistem yang tidak dapat ditambal yakni penilaian orang yang memegang ponsel itu sendiri. Mereka menerapkan tekanan tepat di tempat penilaian itu paling lemah seperti logo yang familiar, toko resmi, nama yang sesuai dengan apa yang orang cari.
"Dikarenakan pelaku ancaman terus mengeksploitasi kepercayaan daripada kerentanan perangkat lunak, McAfee tetap berkomitmen untuk melindungi pengguna, meningkatkan kesadaran, dan berkolaborasi di seluruh industri untuk memastikan bahwa aplikasi yang tampaknya tidak berbahaya tidak berkembang menjadi operasi penipuan skala besar," tandas McAfee.

















































