Alphard bekas eks taksi bisa jadi opsi kalau ingin punya mobil mewah tapi budget lebih ramah. Penasaran nggak berapa pajak tahunan yang harus dibayarkan kalau punya Alphard?
Soal harga, Daniel Setiawan, SPV Marketing Bluebird Pool Narogong mengungkapkan unit yang dijajakan merupakan Alphard tipe X rakitan 2019.
Dia menyebut Alphard eks taksi Bluebird bisa dimiliki dengan banderolan yang kompetitif. Menilik marketplace Facebook, Alphard 2019 itu masih dibanderol di atas Rp 400 juta. Lantas berapa harga Alphard eks taksi lansiran 2019 ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk harganya tipe X di range Rp 390 juta," kata Daniel.
Selain versi standar, Daniel menyediakan opsi Alphard dengan tampilan bergaya Modellista.
"Perubahan dari basic 2019 X menjadi Modellista terbaru pakai aftermarket khusus, desainnya hampir 1:1," jelas Daniel.
Tak cuma eksterior, bagian dalam mobil pun mendapat peremajaan premium. "Malah lebih unggul karena kita pakai jok VIP Seat yang ada fitur pijatnya," tambahnya.
Menyoal harga, Alphard Modellista itu dijual lebih mahal dari versi standar. Memang Alphard bekas lansiran 2024 ke atas itu masih dijual di atas Rp 1 miliar.
"Alphard Modellista kita jual di harga Rp 460 juta, dan juga ada 480 juta untuk warna putihnya," jelas dia.
"Bisa dibilang selisihnya Rp 1 miliar (dibandingkan Alphard Modellista)," kata dia.
Untuk perawatan pascapembelian, konsumen dapat memanfaatkan jaringan bengkel khusus purnajual Bluebird, yakni BirdMobil yang tersebar di wilayah BSD, Mampang, dan Kramat Jati.
Mengenai legalitas, unit dijual dengan dokumen lengkap (BPKB, STNK, Faktur) dan pelat nomor berwarna putih.
Daniel menambahkan, pembeli diwajibkan melakukan proses balik nama dari atas nama PT menjadi kepemilikan pribadi, di mana prosesnya dapat diurus sendiri atau dibantu oleh pihak Bluebird melalui surat pelepasan hak.
Terkait kewajiban pajak tahunan, besarannya masih tergolong wajar untuk ukuran kendaraan MPV premium.
"Basic tipe X itu Rp 12 juta masih nama PT, tapi kalau sudah balik nama nanti tergantung pembelinya progresif ada atau tidak, bisa Rp 15 juta, bisa lebih," pungkas Daniel.





















































