Ada sebuah tragedi kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di Kinshasa, Zaire, yang sekarang Republik Demokratik Kongo. Kecelakaan pada 1996 memakan banyak korban jiwa karena pesawat menabrak kerumunan orang di pasar.
Dilansir Radio France Internationale (RFI), kecelakaan Air Africa Antonov An-32 di Kinshasa terjadi pada Senin, 8 Januari 1996, sekitar pukul 12.43 waktu setempat.
Awalnya, pesawat berusaha lepas landas tetapi hanya berhasil terangkat beberapa meter dari permukaan tanah sebelum hilang kendali. Pesawat menimpa sebuah pasar yang terdiri dari kios-kios kayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat meluncur sejauh kurang lebih 100 yard (sekitar 90 meter) di sepanjang jalanan pasar, lalu meledak dan terbakar.
Akibat kecelakaan ini, diperkirakan sedikitnya 250 orang tewas (217 ditemukan di lokasi pasar dan 32 di kamar mayat rumah sakit), dengan mayoritas korban merupakan wanita dan anak-anak. Puluhan warga lainnya mengalami luka-luka.
Banyak korban mengalami luka bakar atau tubuhnya terpotong-potong akibat kecelakaan tersebut. Di tengah kekacauan yang terjadi setelahnya, beberapa orang yang selamat berupaya menolong korban luka
Smentara yang lain justru ada yang menjarah pasar, melucuti perhiasan dari jenazah, bahkan mengambil perhiasan dari potongan anggota tubuh korban.
Namun, empat awak pesawat yang berkebangsaan Rusia berhasil keluar sebelum pesawat terbakar. Mereka langsung diamankan pihak kepolisian agar tidak menjadi objek amukan massa.
Usai peristiwa ini, pejabat Angkatan Udara setempat menyebutkan pesawat diduga mengalami kelebihan muatan (overloaded). Peristiwa ini juga diduga akibat kurangnya regulasi penerbangan sipil serta menjamurnya maskapai swasta di Zaire akibat rusaknya jaringan transportasi darat dan kondisi ekonomi negara.
(rdp/imk)




















































