Gelandang Manchester United Bruno Fernandes akhirnya buka suara soal keputusannya mengkritik taktik Michael Carrick. Ia mengakui keputusan sang manajer mencadangkannya setelah kekalahan dari Como merupakan langkah yang tepat.
Fernandes membuktikan kualitasnya saat Manchester United menaklukkan AS Roma dengan skor 3-2 dalam laga Liga Champions, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Ia mencetak satu gol dan menyumbang satu assist untuk membawa Setan Merah bangkit setelah tertinggal dua gol lebih dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan tersebut menjadi salah satu aksi terbaik Fernandes musim ini. Kontribusinya juga membantu MU mengakhiri rentetan sembilan laga tanpa kemenangan. Hasil itu sekaligus menegaskan kembali peran penting Fernandes di tengah hubungannya dengan Carrick yang sempat memanas.
Perselisihan keduanya bermula setelah MU dihajar Como dengan skor 1-4 pada 21 Oktober 2026. Saat itu, Fernandes melontarkan kritik terhadap taktik Carrick.
Dampaknya, Fernandes harus menghuni bangku cadangan ketika MU kembali menelan kekalahan 0-3 dari Bournemouth pada 25 Oktober. Ia baru kembali merumput saat Setan Merah kalah 0-2 dari Chelsea pada 31 Oktober, sebelum akhirnya tampil sebagai salah satu pemain kunci ketika menghadapi Roma.
Menanggapi keputusannya mencadangkan Fernandes, Carrick mendapat pembelaan dari sang gelandang. Fernandes menilai manajernya memiliki kewenangan penuh untuk menentukan pemain yang tampil.
"Itu situasi yang sulit, banyak spekulasi di media," katanya kepada Amazon Prime, dikutip ESPN.
"Ada banyak kebohongan seputar banyak hal yang terjadi antara saya dan manajer, bahwa kami telah menyelesaikan masalah ini, lalu setelah itu manajer mengambil keputusan untuk mencadangkan saya karena saya tidak tampil bagus," ucapnya.
"Semua orang mengira itu adalah hukuman atas kata-kata yang saya ucapkan. Jika memang demikian, maka itu sudah tepat. Manajerlah yang membuat keputusan. (Namun) itu tak mengubah kepercayaan saya pada manajer, staf, dan setiap pemain di klub ini," lanjut dia.
"Dan itu tidak mengubah tujuan saya untuk memenangkan setiap pertandingan yang ada di depan saya," tegas Fernandes.
Kini, Manchester United harus menjaga momentum kebangkitan setelah mengalahkan AS Roma. Setan Merah sudah ditunggu Aston Villa dalam lanjutan Premier League pada akhir pekan nanti.
Pertandingan tersebut menjadi agenda terakhir MU sebelum kompetisi memasuki jeda internasional. Fernandes dan rekan-rekannya tentu ingin menutup rangkaian laga dengan hasil positif.
Baca berita selengkapnya di detikSport.
(adp/sud)






















































