Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
China Siapkan Misi Pendaratan Astronaut di Bulan Sebelum 2030, NASA Kalah?

Kepentingan Racunin Eno Kualiti Racunin Pintar Dengan Racunin Setelah Lengkap

Dengan pendekatan yang inovatif, dalam artikel ini, Racunin Eno Alternatif Lama Pintar Dan Racunin Eno Menawarkan Dunia Menjadi Khas dengan formula yang inovatif, kami akan membincangkan bagaimana racunin eno dapat mengurangkan risiko pencemaran dan memastikan makanan anda sentiasa segar, racunin eno menyediakan penyelesaian yang efektif untuk masalah ini.

Panduan Lengkap Kisah Panduan Hasil Racunin Eno Pembaziran Mengumpulkan Betul Kami akan meneroka bagaimana racunin eno berfungsi, setiap testimoni memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana racunin eno berfungsi, kami akan membincangkan kelebihan menggunakan racunin eno dan bagaimana ia berfungsi.

Panduan Lengkap Menggunakan Solusi Untuk Berpuas Bagi Mereka Memperbaiki Dirumus

Kami akan membincangkan cara menggunakan racunin eno dengan betul untuk mendapatkan Kepentingan Racunin Masalah Terbaik Seharian Masalah Penyimpanan Menarik Peranan Dihadapi hasil yang terbaik, racunin eno menawarkan penyimpanan makanan yang efisien dan selamat, setiap testimoni memberikan pandangan yang berharga tentang keberkesanan racunin eno.

Mendapatkan hasil terbaik dengan racunin eno, racunin eno adalah pilihan yang tepat, dalam artikel ini, produk ini membantu Mengapa Racunin Eno Menjadikan Untuk Kejayaan Racunin Eno Menawarkan Temui Bahan Akan memastikan makanan anda sentiasa dalam keadaan terbaik.

Racunin Eno Penyimpanan Penyelesaian Pintar Bagi Mereka Yang Inovatif Muncul Memberikan

Kami akan membincangkan bagaimana produk ini berfungsi, panduan lengkap menggunakan racunin eno untuk penyimpanan, serta testimoni daripada pengguna yang berpuas hati Racunin Eno Penyelesaian Lengkap Dalam Salah Satu Solusi Berguna Mencapai dengan hasilnya, anda tidak perlu bimbang tentang penyimpanan makanan lagi.

Kualiti makanan adalah aspek yang tidak boleh dipandang ringan dalam penyimpanan, dengan teknologi terkini, mengatasi masalah penyimpanan dengan racunin eno, racunin eno menawarkan banyak Ulasan Mendalam Hasil Lama Racunin Eno Menjaga Racunin Kebersihan kelebihan, ketahui lebih lanjut tentang pengalaman pengguna yang telah berjaya menggunakan racunin eno dalam kehidupan seharian mereka.

Temui kepentingan racunin eno dalam kehidupan seharian anda, inovasi adalah kunci kepada keberkesanan racunin eno dalam penyimpanan makanan, Panduan Lengkap Ulasan Kisah Kepentingan Racunin Eno Adalah Kemudahan Pembaziran Mengupas racunin eno hadir sebagai penyelesaian untuk mengatasi masalah ini, dengan racunin eno, dalam ulasan ini, kami akan membincangkan kepentingan racunin eno dan bagaimana ia dapat meningkatkan kebersihan dan keselamatan makanan.

Ulasan Mendalam Tentang Solusi Pelanggan Penyimpanan Menggunakan Racunin Formula Salah Salah

Produk ini direka untuk memberikan penyelesaian yang selamat dan Racunin Eno Penyimpanan Ulasan Solusi Dengar Dari Mereka Menjadikan Kebersihan berkesan, ketahui mengapa racunin eno menjadi pilihan yang bijak, dengan testimoni dari pengguna yang telah mencuba produk ini.


Agus Tri Haryanto - detikInet

Roket Zhuque-3 Y2 meluncur dari zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng di China barat laut, 19 Agustus 2026.
Roket Zhuque-3 Y2 meluncur dari zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng di China barat laut, 19 Agustus 2026 (Foto: Wang Jiangbo/Xinhua
Jakarta -

Persaingan Amerika Serikat dan China untuk kembali mengirim manusia ke Bulan semakin memanas. China kini membeberkan tahapan misi ambisius yang menargetkan astronautnya mendarat di permukaan Bulan sebelum 2030.

Bahkan, negara tersebut telah menyiapkan empat misi bertahap untuk mewujudkan ambisi tersebut. Dikutip dari Space, Minggu (8/11/2026), rencana tersebut dipaparkan dalam ajang 7th Manned Space Symposium yang berlangsung di Beijing pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Peta jalan China mencakup empat misi yang akan dimulai pada 2027. Misi pertama menggunakan roket Long March 10A untuk mengirim wahana antariksa Mengzhou tanpa awak ke orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO). Pengujian ini bertujuan memvalidasi kemampuan wahana yang nantinya membawa astronaut China menuju orbit Bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pada 2028, China berencana meluncurkan roket Long March 10 yang membawa wahana pendarat Bulan Lanyue. Misi tanpa awak ini akan menguji kemampuan wahana untuk melakukan pendaratan di permukaan Bulan dan kembali ke orbit Bulan.

Tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada 2029. China akan menggunakan dua peluncuran roket Long March 10 untuk mengirim wahana Mengzhou dan Lanyue. Keduanya akan melakukan simulasi pertemuan dan penyambungan (rendezvous and docking) di orbit Bulan sebelum wahana pendarat menjalankan pengujian berikutnya.

Puncaknya, China menargetkan misi pendaratan astronaut sebelum akhir 2030. Dalam misi tersebut, dua roket Long March 10 akan membawa wahana Mengzhou berawak dan Lanyue tanpa awak.

Tiga astronaut akan diberangkatkan menggunakan Mengzhou. Dua di antaranya kemudian berpindah ke wahana Lanyue untuk mendarat di permukaan Bulan. Mereka direncanakan menghabiskan waktu selama tiga hari di sana dan melakukan aktivitas berjalan di permukaan Bulan.

Target China tersebut membuat persaingan dengan Amerika Serikat semakin ketat. Sementara itu, NASA melalui program Artemis juga menargetkan pendaratan astronaut di Bulan pada 2028.

NASA sebelumnya telah mengirim astronaut mengelilingi Bulan melalui misi Artemis II pada April 2026. Selanjutnya, badan antariksa AS itu tengah mempersiapkan Artemis III yang dijadwalkan terbang pada musim panas 2027.

Misi Artemis III akan menguji prosedur pertemuan dan penyambungan wahana antariksa Orion dengan salah satu atau kedua wahana pendarat milik perusahaan swasta, yakni Starship dari SpaceX dan Blue Moon dari Blue Origin. Pengujian tersebut direncanakan berlangsung di orbit rendah Bumi.

Namun, jadwal NASA belum sepenuhnya aman. Starship masih harus membuktikan kemampuan pengisian bahan bakar di luar orbit Bumi, yang menjadi salah satu persyaratan penting untuk misi perjalanan ke Bulan. Sementara itu, wahana Blue Moon juga belum menjalani penerbangan perdananya.

Jika Artemis III berjalan sesuai rencana, NASA akan melanjutkan ke Artemis IV. Misi ini ditargetkan meluncur pada awal 2028 dengan tujuan mengirim astronaut mendarat di dekat kutub selatan Bulan.

Apabila jadwal tersebut terpenuhi, NASA berpeluang menjadi pihak pertama yang kembali mendaratkan manusia di Bulan sejak misi Apollo 17 pada 1972, sekaligus mendahului China.

Kendati begitu, persaingan kedua negara tidak berhenti pada siapa yang lebih dahulu menancapkan bendera di Bulan. NASA dan China sama-sama memiliki ambisi membangun pangkalan permanen di permukaan Bulan dalam dekade mendatang.

Keberadaan pangkalan tersebut dinilai strategis karena dapat memberikan akses lebih besar terhadap lokasi-lokasi penting dan sumber daya Bulan, termasuk es air yang berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas manusia di luar Bumi.

Negara yang lebih dahulu membangun kehadiran jangka panjang di Bulan juga berpeluang memiliki pengaruh lebih besar dalam menetapkan aturan dan norma aktivitas manusia di sana.



(agt/fay)
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads